<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5152849839925182464</id><updated>2012-01-15T23:56:10.535-08:00</updated><category term='Kalam Kata'/><category term='Jurnalisme'/><category term='Sajak'/><category term='Harakat Hari'/><title type='text'>Ruang Huruf</title><subtitle type='html'>Batas bahasaku adalah batas duniaku</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://syahranni.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syahranni.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>syahranny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00165064793382180466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/TPz1fPbQ-wI/AAAAAAAAADY/O5T1cZ6d-vQ/S220/72524_1440494264835_1607411690_30932271_7342771_n.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>42</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5152849839925182464.post-3483546171644977461</id><published>2011-02-17T05:40:00.000-08:00</published><updated>2011-02-17T05:44:57.432-08:00</updated><title type='text'>Berdikari Sebagai Wanita.</title><content type='html'>Jangan tuduh saya sebagai feminis ketika menulis ini.   Hanya ingin menulis.  Tidak lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada hal yang sedikit menganggu pikiran ketika ada seorang lelaki membilang kepadaku, bahwa sifat toleransi ku lemah.  Jangan sama kan semua perempuan memiliki kekuatan seperti yang kamu punya, ujarnya. Tidak semua perempuan dianugerahi pemikiran seperti itu.  Cobalah ada pada posisi mereka yang lemah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia benar.  Sangat benar.  Sifat toleransiku memang rendah.  Tuhan sangat baik hati terhadapku. Memberiku sedikit sifat lelaki, memberi kadar feminim dan maskulin yang prosentasenya sangat pas menurutku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dahulu aku menganggap mereka, perempuan perempuan itu yang kukira begitu lemahnya, tersakiti karena mereka memang menyediakan diri untuk disakiti.  Kalau aku, pasti akan aku lawan.  Dahulu aku tidak mengerti kenapa mereka tidak bisa melawan ketika suami mereka bertindak sewenang wenang terhadap badan dan kehormatannya sebagai wanita.   Aku tidak bisa memahami kenapa mereka hanya pasrah saja diperlakukan demikian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku juga tidak mengerti kenapa harus ada paham feminisme, kenapa harus ada kata kata belum sejajarnya perempuan dengan lelaki, bias gender dan lain lain.  Karena yang aku tahu, selama hidup aku diperlakukan sama saja oleh lingkunganku.  Tidak pernah dibeda bedakan apakah aku perempuan ataupun lelaki.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku dihormati lingkunganku bukan karena aku lelaki ataupun perempuan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku merasa diperlakukan sewajarnya.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena aku memposisikan diri sebagai perempuan yang memang sejajar dengan lelaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi aku lupa, tidak semua manusia, perempuan pada khususnya, bisa seragam dalam berpikir, terlebih lagi dalam bertindak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah usia kian bertambah, pengalaman hidup pun tentu bertambah.  Mata dan batin semakin kaya.  Semakin banyak melihat kenyataan di luar sana, bahwa perempuan banyak yg menjadi marjinal.  Tentunya bukan keinginan mereka untuk menjadi seperti itu.  Entah kenapa, mungkin rasa sayang mereka kepada pasangan, kepada anak anak yang mereka lahirkan, yang membuat mereka seperti ini.   Atau karena mereka tidak mampu berdikari?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdikari sebagai perempuan.  &lt;br /&gt;Bukan berarti meremehkan kodrat lelaki sebagai pemimpin keluarga.  Bukan berarti mengecilkan peran lelaki sebagai pasangan jiwa, ataupun mengecilkan  peran mereka sebagai pencari nafkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan, bukan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdikari sebagai perempuan, menurutku adalah kekuatan dari kita sebagai perempuan untuk berhak lepas dari perasaan tersakiti.  Fisik maupun batin.  Menjadi mandiri.  Menjadi perempuan kuat, perempuan tangguh.  Tidak banyak mengeluh ketika banyak hal yg tidak sesuai dengan keinginan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdikari.&lt;br /&gt;Berdiri diatas kaki sendiri, kata Soekarno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahwa kita mampu.  Mampu melawan.  Mampu berkata tidak.  Adalah hak kita untuk merasa bahagia.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katakan tidak ketika pasanganmu melecehkan mu secara seksual atas nama cinta.  Adalah hak kamu untuk mendapatkan pasangan yang baik, dan setia.  Dan lelaki yg tidak menggunakan tangannya untuk menyelesaikan masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau memang naluri mereka seperti itu, lakukan preventing. Pintar pintar nya kamu untuk mengelola pasanganmu. Yang pasti, jangan pernah menyediakan diri untuk menjadi perempuan yang mau untuk disakiti.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan pernah tergantung kepada sesuatu, kepada seseorang, selain kepada Tuhan.  Jangan pernah berharap lebih kepada manusia.  Agar kamu tidak banyak kecewa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5152849839925182464-3483546171644977461?l=syahranni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syahranni.blogspot.com/feeds/3483546171644977461/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5152849839925182464&amp;postID=3483546171644977461' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/3483546171644977461'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/3483546171644977461'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syahranni.blogspot.com/2011/02/berdikari-sebagai-wanita.html' title='Berdikari Sebagai Wanita.'/><author><name>syahranny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00165064793382180466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/TPz1fPbQ-wI/AAAAAAAAADY/O5T1cZ6d-vQ/S220/72524_1440494264835_1607411690_30932271_7342771_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5152849839925182464.post-13976952886884948</id><published>2010-12-06T23:06:00.000-08:00</published><updated>2010-12-06T23:08:50.684-08:00</updated><title type='text'>Saya Bangga jadi Orang Indonesia</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Saya bangga jadi orang Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebangga saya menjadi diri saya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski banyak yang bilang Indonesia adalah Negara yang kurang disiplin, kotor, korup, tidak maju dan bla bla bla lainnya. Maaf, itu Indonesia yang mana? Mungkin malah anda sendiri yang tidak disiplin, kotor dan tidak terencana dengan baik itu .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut saya, labeling dalam ilmu psikologi juga banyak berlaku dalam hal ini. Justru karena sudah beranggapan dan memberi label bahwa bangsa ini adalah bangsa yang seperti itu, maka jadi seperti itulah Indonesia. Saya yakin kalo banyak yang melakukan hal hal yang konkret, tidak malah banyak omong, Indonesia bisa menjadi negara yang mana setiap orang bisa dengan lantang membilang ia bangga akan bangsanya. Sebelumnya, ubah mindset anda. Berpikiran positif, bahwa bangsa ini bisa berubah ke arah yang lebih baik, ubah keseharian anda, ubah lingkungan anda. Bayangkan jika satu orang bisa merubah lima orang dalam lingkungannya. Tidak usah bermimpi banyak dahulu.&lt;br /&gt;Banyak orang bermimpi Negara ini bisa seperti Singapore, yang bersih, terencana dengan baik, disiplin dan sebagainya. Andai mengatur orang banyak itu mudah, itu bukan mimpi. Tapi? Tapi seolah kita lupa, satu hal saja misalnya : luas, jumlah penduduk dan pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya kalau dipikir pikir, sangat amat menyenangkan tinggal di negara ini. Majemuk. Satu keluarga saja tidak mampu disamakan jalan pikirannya, apalagi Indonesia. Sangat beragam. Beragam tapi tidak bisa diseragamkan. Tidak bisa rumah rumah kumuh di pinggiran Jakarta itu, yang menurut kita kumuh, bisa seragam dengan pikiran penghuninya. Rumah yang sehari hari mereka geluti tak mungkin dianggap kumuh oleh mereka sendiri, bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbicara tentang Jakarta, sebenarnya bukan masalah rumah kumuh, menganggu tata letak kota dan sebagainya. Tapi ada hal lain yang lebih penting. Bahwa Jakarta bukan kota yang ramah untuk pencari mimpi yang cuma punya modal mimpi sedikit. Ini menurut saya pribadi. Kaum kaum urban yang akhirnya saling bertabrakan antara sang kaya dan sang kumuh. Sang kumuh dipersalahkan atas ketidakteraturan Jakarta, yang akhirnya terlihat sebagai Indonesia kecil yang bobrok secara penglihatan fisik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, justru ketidakteraturan itulah yang akhirnya menggambarkan hal yang krusial : bahwa manusia tidak bisa diseragamkan. Dan mengubah orang adalah hal yang tidak mudah dilakukan. Setidaknya, jika tidak banyak yang bisa dilakukan, diamlah. Terkadang muak melihat orang yang melabeli bangsa ini dengan hal hal buruk, tanpa ada hal nyata yang dilakukan. Bangsa ini sudah terlalu penuh dengan orang orang seperti itu. Jika anda bilang itu kritik, kritik terlebih dahulu diri anda sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi, saya bangga jadi bagian dari bangsa ini.&lt;br /&gt;Bangsa besar yang founding father kita punya impian besar yang akhirnya nyata. Yang impian besar mereka terhempas oleh ketidakmampuan manusia Indonesia sekarang untuk meneruskan mimpi mimpi besar mereka. Keheranan bagaimana bisa bangsa aceh, suku batak, orang manado, masyarakat banda dan orang flores yang dari pulau berbeda, bahasa berbeda dan kebudayaan berbeda bisa menjadi satu. Bagaimana mereka bisa mengenyampingkan ego nya. Sementara sekarang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wajar kalau orang yang mengeluh tentang Indonesia itu bukan orang seperti saya. Yang sangat menyukai dan banyak bersyukur hidup di Indonesia. Yang ketinggian gunung dan kedalaman lautnya adalah salah satu hal besar yang mengubah pandangan saya mengenai Indonesia. Sebuah keindahan hakiki yang mungkin tidak semua orang diberi kesempatan oleh tuhan untuk mencicipinya. Sebuah kebersyukuran tinggal di negara berjudul Indonesia. Yang cahaya bintang dibeberapa pulau kecil yang pernah saya kunjungi mungkin tidak bisa ditemukan ditempat lain, yang pemandangan bawah lautnya begitu kaya, begitu meng`imajinasi. Yang bisa melihat enam gunung disamping nya ketika berada dipuncak salah satu gunung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekayaan berupa banyaknya suku, bahasa, pemikiran, agama, keindahan pantai, laut, puncak gunung.. kalau dipikir pikir, sesungguhnya yang membuat bangsa ini kaya adalah keberagaman.. keberagaman itu bisa berupa perbedaan pola pikir dalam memandang sesuatu. Dan sekali lagi, tidak semua bisa diseragamkan. Kita bukan bangsa robot. Kita bukan bangsa tetangga yang bisa mendisiplinkan sesuatu yang terkadang manusia adalah sebuah mesin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita membayangkan, jika kita hidup di arab. Harus pakai baju yang tertutup, perempuan tidak bebas berdikari. Kalau saya, jelas akan merasa terkekang. Tapi bayangkan juga kalau kita hidup di eropa atau freestyle country named United States. Orang mabuk seenaknya, ML seenaknya, pakai pakaian sangat amat seenaknya. Mau? Atau mau di Singapore yang orang cuma ngomongin belanja, belanja dan belanja serta bisnis aja?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau macet, banjir atau menjenuhkannya Jakarta, sebenarnya itu adalah pilihan mereka yang mau tinggal di Jakarta. Tidak bisa anda menyamakan Jakarta dengan Indonesia. Sudah berani memutuskan untuk tinggal di kota itu adalah sebuah kedewasaan. Berarti anda sudah berani memikul tanggung jawab untuk tidak mengeluh hidup disana. Termasuk tidak mengeluhkan manusia manusia yang tidak seragam pikirannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya yang tidak disiplin itu bukan bangsa Indonesia, tetapi mereka yang cuma banyak omong tetapi tidak mau merubah kebiasaan itu secara nyata. Percayalah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan ngaku Indonesia hanya ketika kamu merasa batik udah direbut, dibilang Indon sama negara tetangga. Jangan merasa terinjak injak harga dirinya ketika banyak TKW dibunuh, disiksa. Keseharian kamu menunjukkan siapa kamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memperbaiki diri dari hari ke hari, adalah salah satu sikap nasionalis, menurut aku. Tidak tahu menurut kamu.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5152849839925182464-13976952886884948?l=syahranni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syahranni.blogspot.com/feeds/13976952886884948/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5152849839925182464&amp;postID=13976952886884948' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/13976952886884948'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/13976952886884948'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syahranni.blogspot.com/2010/12/saya-bangga-jadi-orang-indonesia.html' title='Saya Bangga jadi Orang Indonesia'/><author><name>syahranny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00165064793382180466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/TPz1fPbQ-wI/AAAAAAAAADY/O5T1cZ6d-vQ/S220/72524_1440494264835_1607411690_30932271_7342771_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5152849839925182464.post-7577472051106144029</id><published>2010-12-06T23:00:00.000-08:00</published><updated>2010-12-06T23:06:08.713-08:00</updated><title type='text'>Tantangan dari Saya, untuk Anda.</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Karena aku punya NIP alias Nomor Induk Pegawai. Jadi aku pengen nulis tentang PNS alias Pegawai Ngerrii.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah aku masuk di dalamnya, baru aku tahu benar bagaimana dan bagaimana serta bagaimana PNS itu. Ada sebagian yang salah, dan sebagian benar dari banyak orang awam katakan mengenai profesi ini. Sayangnya banyak dari mereka yang cuma berkoar-koar, yang kubilang tidak melakukan hal yang begitu konkret. Tidak banyak membantu. Tidak banyak merubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merubah sistem ada dua cara. Dari luar dan dari dalam. Kalo semua orang merubah sistem itu dari luar semua, sama aja bohong. Hampir semuanya melakukan hal tersebut sekarang ini. Bicara di forum dunia nyata maupun dunia maya, dan cuma ngomong ngalor ngidul tidak ada tindakan nyata. Apakah ada perubahan yang signifikan? Tidak, kubilang. Dunia per-PNS-an masih seperti ini. Masih sama, baik anda ngomong, ataupun anda diam. Perkecualian, salah dua hal konkret yang dilakukan dari luar adalah demonstrasi dan jurnalisme. Kedua hal itu agak membantu menurutku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara kedua merubah sistem yang sudah mengakar kuat adalah dengan cara merubahnya dari dalam. Tentunya harus ada proses `kedalam` terlebih dahulu, bukan? Alias menjadi PNS itu sendiri. Gak usah muluk muluk, mau mengubah bangsa ini bebas korupsi, bebas dari pegawai malas, bebas dari ketidakdisiplinan. Cukup ubah lingkungan anda dahulu, tetapi sebelumnya, ubah mental anda, si pelakon cerita, terlebih dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa aku membilang : mental anda? Karena anda akan memasuki kotak aman. Yang kalo terbawa arus dalam kotak itu, idealisme anda yang akan jadi taruhannya. Ingat, Akbar T*njung dulu nya adalah ketua HMI. Sedangkan anda?? Setiap orang yang diluar PNS pasti mudah saja bilang ini itu, tetapi aku gak yakin mereka bisa ngomong kayak gitu kalau udah jadi PNS. Banyak yang terbuai dengan kotak nyaman mereka masing masing. Pasti.&lt;br /&gt;Aku masih ingat ketika ada seorang kawan membilang, PNS? Kayak nggak ada kerjaan lain aja, ujarnya. Kubilang sih, pikirannya sedikit picik. Terus terang, kelebihan menjadi PNS secara individu, bagi perempuan seperti saya yang masih agak kuno, tentulah mengenai waktu kerja yang relatif agak manusiawi dibanding perusahaan swasta. Apalagi aku, seorang perempuan yang nantinya mempunyai pekerjaan tetap lain dan lebih utama, sebagai ibu rumah tangga.&lt;br /&gt;Tidak sedikit yang malah berpikiran buruk, salah satu ciri orang pesimis, menganggap semua yang masuk jadi pegawai negeri membutuhkan ratusan juta rupiah, lobby orang dalam dan lain lain. Menurutku, kadang mereka yang menganggapku masuk dgn cara yg tidak baik malah lebih tidak baik lagi dari mereka yg benar benar memang masuk dg cara yang tidak baik. Aku tidak akan mengadaikan akhiratku dg hal seperti itu, insyaallah. Coba dipikir, kalau masuknya saja tidak halal, bagaimana dengan uang gajinya, yang kelak akan dimakan dirinya, keluarga dan anak anaknya? Makan uang haram seumur hidup?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada sebuah kelakar, punya NIP itu bukan Nomor Induk Pegawai tapi Nrimo Ing Pandum. Alias puas sajalah dapat gaji kecil. hehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ujian masuk PNS kebanyakan yang tersaring adalah orang yang cerdas secara ilmu pasti. Padahal diperlukan orang orang yg menurut diri mereka, mereka adalah orang orang yang kritis, yang idealis. Semoga ini cuma pikiran sempit ku, sepenglihatan ku, yang jd PNS kok kebanyakan mereka yang diam, rajin, pintar secara akademis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari coba dibayangkan, kalau yang masuk PNS itu adalah manusia manusia macam Munir, macam anda misalnya, pasti akan lain jalan ceritanya. Apalagi kalau di dunia per`PNS`an menjamur paham idealisme dan manusia manusia idealis. Pasti menarik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku yakin!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5152849839925182464-7577472051106144029?l=syahranni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syahranni.blogspot.com/feeds/7577472051106144029/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5152849839925182464&amp;postID=7577472051106144029' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/7577472051106144029'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/7577472051106144029'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syahranni.blogspot.com/2010/12/tantangan-dari-saya-untuk-anda.html' title='Tantangan dari Saya, untuk Anda.'/><author><name>syahranny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00165064793382180466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/TPz1fPbQ-wI/AAAAAAAAADY/O5T1cZ6d-vQ/S220/72524_1440494264835_1607411690_30932271_7342771_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5152849839925182464.post-8281495456682404468</id><published>2010-12-06T22:56:00.000-08:00</published><updated>2010-12-06T23:10:41.197-08:00</updated><title type='text'>Hidup Baru</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#663333;"&gt;Aku cantik saat aku berada di depan laptop dan menulis sesuatu..&lt;br /&gt;Haha, Amien..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, aku punya keinginan untuk menulis lagi. Tiga tahun sudah aku tidak melakukan ritual menulis, kecuali di buku diary. Buku diary? Yap. Sedari umur delapan tahun aku sudah punya buku diary, jadwal kegiatan sehari hari dan daftar resolusi. Tiga hal yang kubutuhkan sesuai dengan piramida Maslow. Sampai sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagiku, tulisan adalah tempat refleksi. Tempat dimana kita bisa mempelajari diri kita sendiri. Tempat dimana sebuah kedalaman yang tidak semua orang mampu untuk menyelaminya. Sesuatu yang aku sebut sebagai : Rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak menyesal mempunyai pekerjaan seperti saat ini. Walau keinginan terbesarku dulu adalah menjadi seorang jurnalis merangkap penulis lepas. Tetapi sekarang aku mempunyai lebih banyak waktu untuk menjadi seorang pembelajar. Menjadi pembaca yang baik, dan dengan bekalku sebagai pembelajar dan pembaca itulah, aku yakin aku mampu menjadi seorang penulis. Kenapa harus menjadi seorang penulis? Karena manusia yang paling baik adalah manusia yang bermanfaat bagi orang lain. Salah satunya adalah dengan merubah. Ingat kata kata `agent of change`? merubah, serta saling mengingatkan. Karena sebenarnya verbal yang kupunyai sangat buruk, maka aku pilih jalan menulis. Jangan dikira aku manusia suci karena berniat merubah dan mengingatkan. Sudah kubilang tadi, tulisanku adalah salah satu hal dimana aku bisa merefleksikan diriku sendiri dan belajar pada kata kata yang kutulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ketika aku mati kelak, setidaknya ada hal yang tertinggal dariku selain kuburan. Selain juga ingatan kalian tentang aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat menikmati kopi kalian dan tulisanku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5152849839925182464-8281495456682404468?l=syahranni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syahranni.blogspot.com/feeds/8281495456682404468/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5152849839925182464&amp;postID=8281495456682404468' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/8281495456682404468'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/8281495456682404468'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syahranni.blogspot.com/2010/12/hidup-baru.html' title='Hidup Baru'/><author><name>syahranny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00165064793382180466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/TPz1fPbQ-wI/AAAAAAAAADY/O5T1cZ6d-vQ/S220/72524_1440494264835_1607411690_30932271_7342771_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5152849839925182464.post-6752582046220141058</id><published>2008-03-15T01:28:00.000-07:00</published><updated>2008-03-15T01:29:38.191-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Harakat Hari'/><title type='text'>Filosofi Pencarian</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Entah mengapa tiba-tiba saja aku tertarik untuk menulisnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Mungkin karena aku tak juga beringsut dari keakuanku.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Atau karena aku tak berani melangkah menjauh dari Ranny yang me-Ranny.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jika aku berkata demikian, pasti kalian ingat Ahmad Wahib bukan?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Jam belum genap merambat angka duabelas.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ah, mengapa malam ini terasa sendu sekali.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Satu pertanyaan yang dari dulu mengiringiku adalah, sebenarnya apa yang aku cari.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan sebenarnya layak atau tidak untuk aku hidup.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sekali lagi, ini pertanyaan filsafat yang paling mendasar.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Aku benar-benar menyukai pertanyaan ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dan terkadang aku tak mampu untuk menjawabnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Pada hari kemarin sempat aku melontarkan sebuah ucapan kepada seorang teman.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bahwa masa-masa pencarian jati diri (pencarian keakuan?)-ku bukanlah masa SMA seperti orang bilang.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Waktu mencari adalah adalah sepanjang apa nafas masih mengimbangi pikiran.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jadi, selama aku bisa hidup, mungkin selama itu pula ritme masa pencarian keakuan-ku akan berjalan secara dinamis, semoga.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Terkadang aku sangat benci untuk mengintimi enam huruf yang bersatu menjadi kata : proses.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Aku benci untuk berpura-pura aku menghormati proses sebagai bagian dari tujuan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Aku malu untuk mengakui bahwa aku produk masa kini yang ingin semua serba instant, serba praktis.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dan inilah filosofi pencarian.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Yang masing-masing dari kita terkadang tak mampu menjabarkannya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Terlebih aku.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Yang adab kebebasan berpikir ku pegang erat.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bahkan aku juga membenci kata definisi dan deskripsi, yang memenjara keragaman pikir.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Biarlah orang belajar ketidaksamaan mereka atas segala sesuatu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Termasuk dalam bertuhan kukira.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Pencarian dan tujuan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dua hal yang tak terpisahkan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Untuk mencari tuhan kita rela ber-ritual, untuk mencari kehidupan yang nyaman, kita rela mengadai diri dengan idealisme pikir.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan, untuk memperoleh ijazah aku rela disebut mahasiswi yang ‘menuntut ilmu’.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Hari kemarin, ada lelaki yang berani berbohong dan bersumpah demi Tuhan untuk mencari kepuasan seksualitas.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan pertanyaan berlanjut.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sebenarnya ada berapa tingkatan dalam pencarian?&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Pencarian dan eksistensi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Juga tak bisa terlepas begitu saja.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dari dulu frame otakku sering membentuk pola mengenai eksistensi, kaitannya dengan self esteem-nya Maslow.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tujuan dari apa yang kita cari sangat erat dengan eksistensi diri.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Aku tak memungkirinya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mencari pasangan, mencari pekerjaan, pencarian kebutuhan untuk dihargai orang lain, mencari kehidupan yang lebih baik misalnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan tak jarang kita mencari celah kebohongan agar bisa disebut exsist. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Aku ingat ucapan seorang lelaki, ia membilang, Ran, aku cuma ingin pacaran sama cewek-cewek cantik karena dengan begitu orang-orang tak akan meremehkanku sebab cewekku cantik.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Inilah eksistensi, yang orang bisa saja menjadi hewan untuk bisa disebut exist.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Jadi, apa sebenarnya yang kita cari?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5152849839925182464-6752582046220141058?l=syahranni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syahranni.blogspot.com/feeds/6752582046220141058/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5152849839925182464&amp;postID=6752582046220141058' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/6752582046220141058'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/6752582046220141058'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syahranni.blogspot.com/2008/03/filosofi-pencarian.html' title='Filosofi Pencarian'/><author><name>syahranny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00165064793382180466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/TPz1fPbQ-wI/AAAAAAAAADY/O5T1cZ6d-vQ/S220/72524_1440494264835_1607411690_30932271_7342771_n.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5152849839925182464.post-5895410834383226911</id><published>2008-02-29T16:22:00.000-08:00</published><updated>2008-02-29T16:24:51.314-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Harakat Hari'/><title type='text'>Perihal Mati</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Aku mengimani kalimat ini, &lt;i style=""&gt;yang paling dekat dengan kita adalah Kematian&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Setelah beberapa sahabat purna dengan tugas mereka di dunia, ada hal yang sedikit asing &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;mengelitik di sudut harmoni.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Antara mati dan sebuah totalitas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Aku sungguh-sungguh tak ingin mati muda.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tetapi kalau tuhan menilaiku tak layak lagi mendiami bumi ini, lantas apa kuasaku?&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hari kemarin aku begitu terperangah melihat dua kawan yang terbiasa kupanggil : seorang baik, meninggal di usia yang relatif muda.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Yang terbersit pertama kali adalah : Ah, lelucon macam apa ini?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Kemudian nalar membawaku pada sebuah kedalaman pikir.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bahwa mati muda, mati tua itu bukanlah urusanku sebagai sesuatu yang bertitel manusia.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Yang menjadi masalah adalah, apakah totalitas menjadi temanku selama ini?&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;apakah kemanfaatanku sebagai bagian dari kehidupan sosial adalah sebuah realitas, bukannya sekedar wacana?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Tersebut ia Elly.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Teman satu kampus yang beberapa hari lalu meninggal.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tak genap satu bulan ia wisuda, ku-terakan padanya label mati muda.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;23 Tahun.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Umur yang sama denganku.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tetapi aku melihat pada dirinya sebuah keberartian.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Yang mungkin fase itu belum bisa kumiliki.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Mati tua tapi tak memperoleh apa2, atau mati muda tetapi dalam hidupnya ia begitu mengenal dirinya sendiri dan mengerti apa yang akan apa yang dimaui-nya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Itulah yang kusebut keberartian.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mengisi dengan padat hidup yang singkat dan memetakannya menjadi alur yang berisi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sekali lagi, bukan masalah rentang waktu!!&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Tetapi kalau boleh berharap, aku masih ingin mati tua.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Rasanya dingin sekali menunggu kiamat di lubang lahat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5152849839925182464-5895410834383226911?l=syahranni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syahranni.blogspot.com/feeds/5895410834383226911/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5152849839925182464&amp;postID=5895410834383226911' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/5895410834383226911'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/5895410834383226911'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syahranni.blogspot.com/2008/02/perihal-mati.html' title='Perihal Mati'/><author><name>syahranny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00165064793382180466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/TPz1fPbQ-wI/AAAAAAAAADY/O5T1cZ6d-vQ/S220/72524_1440494264835_1607411690_30932271_7342771_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5152849839925182464.post-4709164427632815680</id><published>2008-02-10T22:24:00.000-08:00</published><updated>2008-02-10T22:26:00.370-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Harakat Hari'/><title type='text'>Lantas Latah Menjadi Islam</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Maaf sebelumnya, karena mengumbar kecintaan pada Tuhan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Menulis juga karena ingin bercermin dari tulisan-tulisan sendiri.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Saya bukan penganut Muhammadiyah, NU ataupun Ahmadiyah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bukan Sunni pun Syiah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tidak Islam kiri dan Islam kanan. Bukan abangan, bukan pula putihan. Bukan golongan liberal atau golongan radikal.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Saya bukan apa-apa.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mudah-mudahan inilah yang disebut Islam.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kalaupun termasuk golongan Ahlus Sunnah, biarlah Tuhan yang memasukkan kedalamnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tidak ada keberanian untuk meng-klaim diri seorang Ahlus Sunah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Memangnya siapa saya?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Sebagai manusia yang selalu bergerak dalam mencari Ada; Deo; Tuhan; Allah, saya ingin mengimaninya (semoga) secara berkesadaran.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ingin ber-islam bukan hanya karena warisan buangan, melainkan benar-benar berkesadaran sebagai islam.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Menerima mentah-mentah ajaran islam untuk kemudian mengkajinya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dari sini, jangan sekali-kali menghakimi : bahwa langkah itu terbalik.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sungguh, saya merasa mempunyai aturan sendiri yang mungkin tidak terpahami oleh orang lain.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kalau seorang kawan men-klonklusikan : saya seorang eksistensialis, saya akui.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Berbicara tentang eksistensialisme, sekarang sedang tertarik dengan tiga paham yang melandasi pemikiran Ali Syari`ati. Mistisisme, Sosialisme, Eksistensialisme.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pada mulanya agak kurang tertarik dengan Syari`ati.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Eksistensialisme Syari`ati sangat berbeda dengan Sartre, saya juga sedang belajar mengenainya,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Syariati lebih condong &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;pada ketuhanan, sedang Sartre tidak. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Memandang agama sebagai jalan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Biarlah disebut konvensional bahkan feodal.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Maaf, saya juga bukan seorang sekuler.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hanya bisa memahami agama sejauh yang diketahui.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Entah mengapa, tuhan membelajari saya melalui dua hal: sikap dan buku.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Awalnya adalah sikap orang tua dalam beragama.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mereka tidak sekalipun mendikte mengenai agama.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mereka ingin saya berkesadaran.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sungguh, mereka guru agama yang mengajari tanpa doktrin, tanpa kata.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan kegemaran ayah ibu terhadap bacaan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Dua buah pijakan yang kuat untuk melangkah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Melalui buku pula saya semakin merasa ber-Islam.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Terlebih saat masa SMA, buku-buku intelektual&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Muslim Mesir dan Iran selalu ada di tas.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Agak kurang tertarik dengan cendikiawan Arab, Irak, pun Indonesia.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hasan al Banna dengan Ikhwanul Musliminnya juga sedikit banyak telah mematri di otak.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hingga saat ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Saya memandang dia sebagai manusia yang tahu kata : keberimbangan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Antara hablumminaallah dan hablumminannas.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Vertikal dan horisontal.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tak melulu melaksanakan ritual penyembahan, Islam bukan hanya sekedar itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Mengapa secara berkesadaran memilih Islam sebagai agama yang tertera-kan di KTP?&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Semoga bukan hanya kebetulan karena berayah-beribu muslim, sehingga lantas latah menjadi Islam.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sungguh, saya ingin banyak mengenal agama lain.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sayangnya, sampai saat ini belum mempunyai kawan seorang Yahudi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sedikit ingin mengetahui langsung agama ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mencoba mengenal agama lain dengan berteman dekat dengan kawan yang beda agama, membaca ajaran mereka seolah-olah itu adalah sebuah kebenaran, memahami kalau seandainya saya adalah mereka, adalah beberapa cara belajar agama lain.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Walau jalan berteman itu adakalanya tidak merefleksikan keseluruhan agama, menyangkut subyek individunya sendiri.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Mungkin Tuhan tahu benar bahwa saya lebih baik hidup di Jawa, yang mayoritas Islam.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sepuluh hari di Bali, benar-benar tinggal di kost anak Bali yang beragama Hindu, aduh, benar-benar tidak kuat.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Makan harus berhati-hati halal atau haramnya, masalah najis dan kebersihan, tempat ibadah dan rasa tertekan menjadi minoritas sangat terasa di Bali.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Membayangkan, bilamana menjadi minoritas di Jawa.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sungguh sangat tidak menyenangkan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Saya selalu ingin menempatkan diri pada posisi orang lain dalam memperlakukan orang, termasuk mengandaikan diri menjadi minoritas.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pluralisme dengan batasan merupakan satu titik pencapaian.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Mengartikan Islam bukan hal yang mudah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bagi saya, sampai saat ini, Islam adalah yang dirasa paling dapat mengakomodasi kebutuhan pencarian terhadap entitas bernama : Ada. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Berani ber-Islam adalah berani mengimani keseluruhan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bukan hanya sebagian.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Walaupun fase hidup pernah mengantar pada keadaan menjadi seorang jilbaber, dan sekarang berpakaian yang memperlihatkan sebagian kulit, tidak ada penyangkalan bahwa jilbab diperlukan sebagai pelindung.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Penyangkalan akan lebih mementahkan keagamaan seseorang dengan melakukan pembenaran dan pencarian alibi, ini menurut ilmu psikologi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tapi inilah bukti kesempurnaan manusia, ada nafsu untuk membangkang.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan jika orang lain tidak setuju akan poligami, saya tidak masalah dengan hal ini, dengan banyak catatan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jadi, buat apa mengakui Muhammad sebagai Utusan Tuhan kalau mengingkari poligaminya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Menganggap poligami sebagai ‘hanya patut dilakukan Muhammad karena ia bisa mewujudkan bagaimana itu adil dengan dekat’.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Muhammad masih manusia toh?&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan kita juga manusia.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Saya malah memandang poligami Muhammad sebagai sebuah kesempurnaan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bukankah manusia itu selalu punya dua sisi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ah, kalau Muhammad juga dianggap Tuhan seperti Isa dianggap sebagai Tuhan, bilamana jadinya ya? Tidak bisa membayangkan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Berbicara mengenai Muhammad, saya sedang dalam fase mencoba untuk lebih dapat mengenalnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Entah mengapa, kecintaaan terhadapnya masih terasa amat sangat kurang. Selama ini, hanya doktrin guru-guru agama yang mencoba masuk di pikiran.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sabda Muhammad sedikit banyak telah dipelajari.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tapi frekuensinya tidak sebanyak seperti saat membelajari ketauhidan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Semoga kita yang mengaku beragama, merasa betul mempunyai agama.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sehingga pilihan atas ke-beragama-an kita bisa dipertanggungjawabkan sebagai sebuah bentuk kedewasaan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Saya ingin mementahkan pendapat bahwa seorang atheis adalah yang paling banyak memikirkan tuhan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tidak hanya atheis, seorang theis juga.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Semua orang sebenarnya banyak memikirkan tuhan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dengan cara yang berlainan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pemabuk saat memegang vodka, pelacur saat bersenggama, misalnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan inilah cara saya, dengan kesederhanaan saya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Semoga makna keberimbangan betul-betul bisa dimaknai di dataran teoritis, untuk kemudian dilaksanakan pada ranah praksis.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5152849839925182464-4709164427632815680?l=syahranni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syahranni.blogspot.com/feeds/4709164427632815680/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5152849839925182464&amp;postID=4709164427632815680' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/4709164427632815680'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/4709164427632815680'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syahranni.blogspot.com/2008/02/lantas-latah-menjadi-islam.html' title='Lantas Latah Menjadi Islam'/><author><name>syahranny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00165064793382180466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/TPz1fPbQ-wI/AAAAAAAAADY/O5T1cZ6d-vQ/S220/72524_1440494264835_1607411690_30932271_7342771_n.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5152849839925182464.post-1105661996742992094</id><published>2007-12-18T15:50:00.000-08:00</published><updated>2007-12-18T15:51:22.268-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Harakat Hari'/><title type='text'>ML itu mudah.</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;Hari kemarin saya berdiskusi dengan seorang lelaki yang, kebetulan saja, belum pernah ML.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kami bersepandangan dalam hal ML.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jika nanti kami bertemu dengan orang yang kami cinta secara nothing to lose, kami akan ML dengan pasangan kami dan berjanji akan tetap setia.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sampai saat ini, ia masih pada prinsip itu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;Sedangkan saya?&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Setelah bertemu dengan orang yang sangat amat diingini dalam hidup, toh tetap saja saya tidak ingin bersenggama dengannya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Saya pun mencari kembali kehakikian prinsip yang saya pegang pada hari lalu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;Dan pada akhirnya, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;Memang benar adanya, seks adalah sebuah kebutuhan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Saya menemukan sebuah frasa yang pada intinya mengemukakan sebuah opini kawan saya itu, bahwa jika kita tidak bisa menahan diri untuk tidak melakukan seks, lakukan aja itu sama pasangan resmi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Benar pula, dan saya setuju, saya tidak menghambakan diri pada keperawanan dan saya masih sependapat dengannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;Tetapi selama ini saya juga berpikir, melakukan seks itu mudah, tinggal ngangkang, buka paha lebar-lebar.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mau pilih tipe lelaki-lelaki yang manapun bisa, tinggal tunjuk jari dari mereka2 yang ngedeketin saya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sekali lagi, nge-seks itu mudah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tetapi tidak dengan ekor yang melingkupinya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Resiko yang menghadang.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bukan cuma resiko hamil.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tetapi lebih ke faktor psikis-nya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Coba bayangkan, jika suatu saat nanti pasangan kita yang dalam aspek seks sepandangan dengan kita, dia udah sering ML dengan mantan2nya, setelah menikah dengan kita, lantas membandingkan kita dengan mantan2nya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan ternyata, dia tidak puas dengan seksualitas kita.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Apa yang didapat?&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Yap, benar, kekecewaan dua belah pihak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;Saya suka sekali tantangan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Apapun itu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bagi saya, sekarang, mengendalikan diri adalah hal sulit yang harus saya kuasai.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Nahan diri untuk nggak ML, itu jelas nggak mudah buat saya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Apalagi sex appeal yang saya punya sangat tinggi saya kira (haha...).&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;saya tegaskan sekali lagi, buat saya, ML itu mudah, dan mengendalikan diri itu tidak mudah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan karena saya berbeda dari orang lain dan terkesan cukup aneh pemikirannya, saya pilih jalan yang tidak mudah itu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Meskipun beberapa lelaki yang pernah ingin mencobai-saya, mungkin semakin penasaran karena penolakan saya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;Terserah kamu mau ML apa nggak, toh kamu sudah merasa dewasa.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Terserah kamu mau melakukan ketidakbenaran versi apapun, asal kamu nggak ngajak2 dan tidak merugikan orang lain, seperti mau ML suka sama suka, minum AP, nggak ibadah atau kriteria lainnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Yang tau diri kamu kan kamu sendiri, yang bisa ngukur kan kamu sendiri, -kecuali Tuhan mungkin-, yang rugi –misal itu merugikan- kan kamu sendiri.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sudah hapal benar mungkin kamu dengan kata-kata ‘yang baik dan yang tidak baik’.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5152849839925182464-1105661996742992094?l=syahranni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syahranni.blogspot.com/feeds/1105661996742992094/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5152849839925182464&amp;postID=1105661996742992094' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/1105661996742992094'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/1105661996742992094'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syahranni.blogspot.com/2007/12/ml-itu-mudah.html' title='ML itu mudah.'/><author><name>syahranny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00165064793382180466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/TPz1fPbQ-wI/AAAAAAAAADY/O5T1cZ6d-vQ/S220/72524_1440494264835_1607411690_30932271_7342771_n.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5152849839925182464.post-8392953736061413556</id><published>2007-09-07T20:36:00.000-07:00</published><updated>2007-09-07T20:37:51.182-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Harakat Hari'/><title type='text'>Kidung Lelah buat Kamu..</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Ya, begitulah adanya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Aku sudah lelah dengan perasaan yang telah aku bentuk sendiri.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Baiklah, jika pesan-pesan pendek itu belum menjelaskan semuanya, mari bantu aku menjabarkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;            Bahkan aku binggung harus mulai dari mana.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;            Sejujurnya, aku pernah mempunyai obsesi menjinakkan lelaki bangsat sepertimu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jangan dikira pertama kali melihatmu, aku tak bisa membacamu. Aku menyukaimu, &lt;i style=""&gt;in esentia&lt;/i&gt;. Bukan secara eksistensia. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Malam itu, malam kau ingin mempersenggamai-ku silam, kau membilang padaku, bahwa kau mempunyai sebuah labolatorium-mu sendiri kena kehidupan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pun aku. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Pun aku tentunya, A. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Aku adalah kelinci percobaanmu yang gagal untuk kau cobai.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan kau?&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bagiku, kau hanyalah orang yang berada di tempat dan waktu yang salah sehingga secara tak sadar aku telah menyeretmu kedalam labolatorium esensia dan eksistensiaku.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Aku tak berbakat menjadi penjabar, mungkin pula tulisan ini nanti tak akan memuaskanmu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Apa yang kau inginkan dari-ku?&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;, ujarmu dari pesan yang kau kirim.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ah, memangnya apa yang kau punya?&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Aku hanya butuh esensi yang kau miliki.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Aku butuh penggambaran.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sudah berulang ku kata kepadamu, bahwa semua yang terlaku berpijak pada ketidakberharapan apa-apa.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Dan salah kalau kau menginginkan sesuatu dariku.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Kau benar, amarah itu belum mereda.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Aku sudah terlalu jauh bermain-main dengan hatiku sendiri.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Seperti sudah keasyikan sendiri.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sebenarnya aku tak ingin mengikutsertakanmu dalam permainan ini, A.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Aku ingin bermain sendiri.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kau sendiri yang lantas memainkan serta peranmu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kau laki-laki, mudah tergoda.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Semua ini terjadi hanya karena aku terlalu menghayati sebuah pemaknaan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kalaulah boleh jujur, aku sendiri pun ragu, apakah pernah perempuan lindap satu ini menyukai seorang lelaki.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Aku ragu, apakah semua yang kulakukan padamu memang hanya sebuah kamuflase murahan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Kau tahu, A.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Semua yang terkata kepadamu dari mulutku, beberapa diantaranya adalah siratan kata.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan rupanya kau tak mampu menterjemahkannya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kau memang bodoh rupanya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sekali lagi A, kau harus berhati-hati terhadap wanita sepertiku.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mungkin, akulah mautmu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bisa jadi pula, aku jalan pulangmu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Ah, penismu terlalu kecil rupanya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sehingga kau pun harus mengesek otot itu pada setiap lubang garba.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bukankah otot akan membesar jika sering dipergunakan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Toleh ke tangan kanan dan tangan kirimu, A.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kau tak kidal, jadi tangan kananmu lebih besar daripada yang kiri.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pembelajaran otot ini yang kau terapkan untuk membesarkan penismu yang kecil itu, A.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ini amarahku.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ini lelahku.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Wajar kalau aku berkata seperti ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Boleh kutanya, siapa wanita yang paling memuaskanmu secara seksualitas?&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Aku suka lelaki yang bermasalah seperti kau.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dengan pikiranmu yang me-rumit.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tetapi rupanya kau terlalu berpusat pada dirimu sendiri.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kau banyak membaca tapi sebenarnya tak mengerti apa-apa yang telah kau baca.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Aku menghakimimu?&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sudah kubilang, malam terakhir kita mengirim pesan itu, baru aku bisa menilaimu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;A, aku memanggilmu dengan sebutan bangsat tampan dan cah elek.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kau tau mengapa?&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sebab ada dua sisi darimu yang aku ingin ketahui.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kau sadar bahwa dirimu menarik secara fisik, dan itulah kelemahanmu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Walaupun kau kalah jauh tampan dengan lelaki-lelaki yang kupunyai sebelumnya, A, tetapi aku suka senyum bangsat dan matamu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bahkan mas Fahri bilang, seleraku rendah dan levelku turun dengan mengharapmu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Justru karena itu, aku tak mau lagi dekat dengan lelaki-lelaki putih dan rupawan yang tak memuaskanku.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Aku sudah terlalu bosan dengan lelaki jenis ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Lembek, tidak liat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Sudah setahun aku mempetualangimu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sudah setahun aku kesakitan atas perbuatanku sendiri.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sudah terlalu jauh pula catatan tentangmu melampaui batas kertas yang kupersiapkan untuk fase aku menyukaimu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sudah saatnya aku mengganti dengan lelaki lain, yang tentunya A, &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;tidak sebangsat kamu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Ada sebagian kecil bahwa kau juga telah kupermainkan dengan kata-kata&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang terlontar.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kau bilang kau belajar bermetafora dariku.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan kau sendiri, adalah bahan pembelajaranku.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Seharusnya kau bisa mengeja apa yang kukata.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kau harus belajar banyak tentang hidup.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ingin sekali kuteriakkan ini dikepalamu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Biar sekalian saja meledak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Perubahan sikap yang ada saat ini, mungkin kau telah marah karena tak bisa menjinakkanku perempuan bangsat satu ini yang mungkin sama pula sebangsat kau.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Aku satu-satunya wanita yang menolak untuk kau setubuhi kah?&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hahaha.., bersetubuh memang mudah, tapi tidak dengan ekornya yang akan terus melingkupi jika aku melakukannya. Sebab pula, dalam hidup, &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;pelajaran yang baru kupelajari adalah bagian pengendalian diri, A.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Seharusnya kau tahu itu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sekali lagi, kau masih harus banyak belajar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Kini, tak akan ada lagi yang akan mencemoohku karena menyukaimu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mereka kini telah bisa menepuk dada mereka dengan jumawa sebab dikiranya aku bisa menjauhimu karena pengaruh mereka.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tak mudah bagiku melupakan lelaki yang paling aku sukai dalam hidup.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tetapi roda harus tetap berjalan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tuhan selalu memberi apa yang aku pinta.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tetapi tidak untuk kali ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tidak untuk memberimu kepadaku.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Kau sudah berselingkuh denganku, A.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kau tidak bisa memungkirinya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan kau bilang perempuanmu tidak mengetahui semua yang telah kau lakukan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ah, aku ingat, kau masih berhutang padaku, untuk memperkenalkan perempuan itu padaku.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Katamu, biar aku bisa mengejeknya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mungkin &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;karena kau lebih memilih pulang ke perempuanmu daripada memilihku.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Baiklah, pada akhirnya aku bisa membilang, bahwa kau-lah lelaki yang paling kusuka selama ini dalam hidupku.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kau ingat kau pernah menanya hal ini padaku kan?&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ini jawabanku. Aku akui.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Aku tak pernah menyesal melakukan semua hal yang telah kuperbuat terhadapmu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kau lelaki indah dengan banyak kekuranganmu itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Kini aku sudah menekuk lututku.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tanda aku tak mampu meneruskan perjalanan ini..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5152849839925182464-8392953736061413556?l=syahranni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syahranni.blogspot.com/feeds/8392953736061413556/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5152849839925182464&amp;postID=8392953736061413556' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/8392953736061413556'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/8392953736061413556'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syahranni.blogspot.com/2007/09/kidung-lelah-buat-kamu.html' title='Kidung Lelah buat Kamu..'/><author><name>syahranny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00165064793382180466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/TPz1fPbQ-wI/AAAAAAAAADY/O5T1cZ6d-vQ/S220/72524_1440494264835_1607411690_30932271_7342771_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5152849839925182464.post-805647572779967573</id><published>2007-09-07T20:35:00.000-07:00</published><updated>2007-09-07T20:36:03.373-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Harakat Hari'/><title type='text'>Kini, Saya Seorang Buruh!!!</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Banyak orang yang mengaku sebagai bagian dari apa yang dirasakan oleh para buruh di negara antah-berantah berjudul Indonesia ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan sekarang, saya bisa bangga membilang, saya tahu pasti apa yang mereka jalani.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tentu tak bisa begitu saja berkata banyak, jika belum mencoba.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Jadi, alhasil sekarang saya menjadi seorang buruh.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Benar-benar terjun menjadi buruh pabrik di tempat saya kerja praktek.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sebenarnya bisa saja saya hanya sok mengamati dan sok keminter dengan hanya di labolatorium produksinya saja.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tetapi tentu saja itu bukan Ranni muda yang saya kenal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Hari pertama, sudah mengeluh dengan rasa kelu di kaki karena berdiri tiga jam.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hari-hari selanjutnya berjam-jam kontinyu menjadi buruh, alias operator bahasa jamaknya di dunia Industri.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Memasukkan pintalan benang di mesin auto winding, membersihkan mesin spinning, memeriksa kualitas Ne di labolatorium, mengetahui seluk beluk mesin-mesin lain semisal drawing dan carding, dan menangani re-use waste.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Kesimpulan yang didapat : banyak pabrik di Indonesia tidak memanusiakan para buruh!!!&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kebetulan saya kuliah di teknik industri sehingga sedikit banyak mengetahui mengenai ergonomi dan standar kenyamanan kerja.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Di pabrik tempat saya kerja praktek, kebetulan BUMN, tidak bisa dibilang ideal untuk kondisi pabrik yang baik.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Cecurut masih saja nyelonong saat pemberian materi di ruang senior supervisor.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kantor disana terkesan kotor karena mungkin sudah berpuluh tahun tidak diperbaharukan segala sesuatunya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Debu yang beterbangan, AC mati, kebisingan yang mungkin sangat amat melebihi batas desible yang diharuskan, getaran lantai produksi yang diluar batas, kelembaban yang tinggi dan masih banyak lagi yang bikin anda serasa tidak menjadi manusia didalamnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Standar kenyamanan kerja tidak diterapkan lagi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Para buruh disini sudah terbiasa dengan keadaan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Atau mungkin menurut saya, memaksa diri untuk memperbiasakan keadaan itu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Secara teori, mereka harus menggunakan penutup telinga dan wearpack serta AC dan penyedot debu harus selalu dinyalakan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Alasan direksi, mereka harus menghemat biaya listrik dan biaya produksi agar perusahaan tidak selalu merugi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Di pabrik ini, komputer hanya ada satu dua.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bahkan bagian produksi tidak ada komputer.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Para supervisor produksi pasti membawa kalkulator di saku celana atau baju mereka.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Menghitung kecepatan spindle, kerugian dan urusan mesin yang harus selalu dihitung semisal ada kerusakan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Masih manual.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Bahkan saya sering heran melihat orang-orang labolatorium yang setiap hari harus mencatat, menghitung, menganalisa kualitas dan kecacatan produk hanya dengan pena, kertas dan kalkulator.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Setiap hari.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Coba hubungkan hal ini dengan absurditasnya Camus.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Pak Mar, sang senior supervisor berseloroh melihat saya dan kawan-kawan sudah tewas berdiri beberapa jam.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;Lha operator itu bekerja delapan jam sehari hanya istirahat setengah jam saja mereka tidak berdiri&lt;/i&gt;, paparnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hah? Padahal mereka harus mondar-mandir dari pojok mesin satu ke pojok yang lain.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bahkan para supervisor dan senior supervisor juga harus berkeliling berjam-jam pula. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Penyakit yang timbul akibat tidak memenuhi standar keselamatan dan kenyamanan kerja ini, tidak main-main.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Telinga pekak dan asma merupakan contohnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Upah mereka? Jangan ditanya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Semua sudah mengetahui rahasia ketidakadilan ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;inilah mungkin yang menjadi dilema saya dan beberapa anak teknik industri.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Satu sisi kita dituntut untuk menurunkan biaya produksi dan mengoptimalkan hasil produksi, disisi lain, tentu kita masih banyak membaca buku-buku mengenai sistem perburuhan di Indonesia yang memberat sebelah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Jadi, bagaimana idealisme tak membentur kenyataan, inilah tantangan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5152849839925182464-805647572779967573?l=syahranni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syahranni.blogspot.com/feeds/805647572779967573/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5152849839925182464&amp;postID=805647572779967573' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/805647572779967573'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/805647572779967573'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syahranni.blogspot.com/2007/09/kini-saya-seorang-buruh.html' title='Kini, Saya Seorang Buruh!!!'/><author><name>syahranny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00165064793382180466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/TPz1fPbQ-wI/AAAAAAAAADY/O5T1cZ6d-vQ/S220/72524_1440494264835_1607411690_30932271_7342771_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5152849839925182464.post-3154532181628278554</id><published>2007-09-07T20:32:00.000-07:00</published><updated>2007-09-07T20:33:59.469-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Harakat Hari'/><title type='text'>Dan Budaya yang Menghukum Perempuan Dari Penampilannya</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Ada yang mengelitik di sebuah buku yang baru saja saya baca.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bahwa kelak, perempuan akan terangsang jika melihat tubuh perempuan lainnya ataupun tubuh dirinya sendiri.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sebenarnya penyebab hal tersebut bisa dikata sepele bagi sebagian orang.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Banyaknya ekspos media, individu dan oknum lain terhadap tubuh perempuan yang sangat berlebihan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jadi anda kaum lelaki, jikalau nanti bersetubuh dengan istri anda kelak, mungkin anda harus membawa poster besar aktris porno kegemaran anda.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tubuh anda mungkin tak lagi mempan membuat para perempuan menoleh.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Takutnya, ini berimbas pada semakin banyaknya lesbian.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Atau banyaknya lelaki yang beralih menjadi gay karena bosan melihat tubuh perempuan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Terserah sih, menjadi lesbian, &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;gay atau tidak keduanya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Toh itu sebuah pilihan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Sebagian besar perempuan kini jarang mengalami orgasme saat berhubungan badan dengan lelaki.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mereka lebih puas saat mereka masturbasi dengan mengesekkan tangannya ke klitorisnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Apakah ini semacam narsime model baru?&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ah banyak opini mengenainya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Yang pasti, dari banyak sumber yang saya baca, perempuan terangsang dengan sentuhan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Berbeda dengan lelaki yang mungkin adalah seorang makhluk visual.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Iya sih, kadang jenuh sendiri, kenapa harus foto-foto perempuan telanjang terus yang sering menjadi obyek.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Itu kan hanya memuaskan lelaki.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Saya tanya sekarang, apakah lingkup dunia ini hanya untuk memanjakan lelaki?&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bolehlah saya memprotes dengan cara saya ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kalau perempuan lain menuntut persamaan, kini saya minta persamaan dalam masalah pertelanjangan ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mari para pengiklan, anda ciptakan iklan oli mobil dengan lelaki yang hanya memakai cawat saja, bukan perempuan dengan belahan dada yang membuat jakun lelaki naik turun.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kan lebih dekat hubungannya dibanding dengan bintang iklan cewek.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Atau, mari membuat baliho besar dengan Christian Sugiono sedang memakai celana boxer makan mi instant.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Karena tubuh perempuan indah?&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ah, alasan apa pula itu. Sangat tidak masuk akal.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tubuh lelaki indah juga kok.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Semua itu kan dari sudut pandang mana kita melihat.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dalam sebuah acara Oprah, pernah disebutkan anak-anak perempuan yang merasa jelek karena ibu-ibu mereka merasa dirinya jelek dan mengutuki keadaan mereka.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Media dan para pengiklan makin gencar mengkampanyekan sebuah tubuh yang ideal menurut penggambaran mereka.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Yang ujung tujuannya adalah, tentunya : kapitalisme. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Inilah budaya yang menghukum perempuan dari penampilannya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Teori darwin berlaku dalam hal ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Anda jelek dan tidak menarik, silahkan mengasingkan diri kedalam dunia manusia aneh. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Bahkan banyak perempuan yang dipecat karena masalah penampilan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kelebihan dua kilogram pun bisa menjadi alasan seorang atasan untuk memecat bawahan perempuan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Jadi? Silahkan anda berkesimpulan sendiri. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Keep Thinking.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5152849839925182464-3154532181628278554?l=syahranni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syahranni.blogspot.com/feeds/3154532181628278554/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5152849839925182464&amp;postID=3154532181628278554' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/3154532181628278554'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/3154532181628278554'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syahranni.blogspot.com/2007/09/dan-budaya-yang-menghukum-perempuan.html' title='Dan Budaya yang Menghukum Perempuan Dari Penampilannya'/><author><name>syahranny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00165064793382180466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/TPz1fPbQ-wI/AAAAAAAAADY/O5T1cZ6d-vQ/S220/72524_1440494264835_1607411690_30932271_7342771_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5152849839925182464.post-7985271167810488901</id><published>2007-09-07T20:23:00.000-07:00</published><updated>2007-09-07T20:30:44.364-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Harakat Hari'/><title type='text'>Tahu Apa Kau Tentang Aku.</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;“Sudah nggak jaman jadi idealis, mati aja kalo hanya makan idealisme”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Lantas percakapan kita mengarah pada kesimpulan satu arahmu : aku terlalu idealis.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Idealis yang mana? Aku masih makan American Favourite Cheesy Bites kegemaranku, aku masih suka memakai krim perawatan salon kecantikan padahal aku sudah berulang membaca mitos kecantikannya Naomi Wolf, bahkan aku masih saja menghambur-hamburkan uang orangtua untuk sebuah kegemaran hedo.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Yang mana?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Kau tahu lelaki, bahkan aku menjuluki diriku sebagai seorang realis sejati.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Idealismeku berawal dari kehidupan riil yang nampak olehku.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sebab itu apa yang aku lakukan, semua pada ranah yang nyata, masih membumi, yang berarti: tidak melangit.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Wajar bukan, kalau aku keberatan dengan penghakimanmu itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Baiklah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Aku tahu kau berpendapat begitu karena sebuah pilihan yang nyana telah aku pilih.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ihwal sebab aku memutuskan untuk tidak berpacaran, bukan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ah, kau terlalu dangkal kali ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Salahkah jika yang aku ambil jalan itu?&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Aku lebih realis daripada dirimu, yang masih saja terpekur melihat perempuanmu pergi bersama lelaki-lelaki lain di depan matamu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bukankah lebih banyak alasan mengapa aku memang belum seharusnya berpacaran daripada alasan mengapa aku harus berpacaran?&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Minta dijabarkan?&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sebab aku tak ingin bersetubuh di luar nikah, sebab aku ingin menjaga diriku untuk suamiku nanti, sebab aku konvensional, sebab sudah seharusnya aku belajar dari teman-temanku yang diperkosa lelakinya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Itu belum menjelaskan semuanya memang.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Aku malas, kalau pun sudah dijelaskan, lantas apa pula pedulimu?&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Aku ingat pernah membilang kepadamu, mengenai seorang kekasih pada waktu awal kuliah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Aku tak bohong tentangnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hanya saja, aku lupa menambahkan, ia kudapat karena taruhan dengan kakakku.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jangan menghakimi aku perempuan brengsek karena mempermainkan kaummu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ia tahu, dan ia menerima keadaan itu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ah, hubungan lima hari, sore ini aku mengingatnya lagi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan aku tak pernah menganggap ini sebagai sebuah relationship per-kekasihan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ini hanya sebuah kekhilafan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Mungkin kau juga heran, aku juga tak pernah mau berpacaran dengan lelaki-lelaki yang kusuka.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dua orang itu mempunyai kekisah yang berbeda.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Yang satu menyatakan kecintaannya yang sangat amat, tetapi berpegang pada ke-realisme-anku, aku tak mau.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Yang kedua, jauh-jauh sebelumnya aku sudah membilang pada sahabat-sahabat kaum adam, kalaupun dia memutus pacarnya dan beralih padaku, aku nggak bakalan mau.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tetapi yang kedua ini hanya ingin memperkosaku.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;Monyet goreng&lt;/i&gt;, umpatku.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ya, waktu malam itu aku sms kepadamu mengenai persetubuhan yang kutolak itu mengenai lelaki satu ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan kau pun melarang aku melakukannya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Apakah itu bukti rasa memilikimu terhadap aku?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Kau ingin aku menjaga “itu”.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Katamu, kau juga ingin memiliki perempuan sepertiku sebagai istrimu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Padahal kau seenaknya saja bermain-main dengan garba perempuanmu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Egois sekali.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tapi aku suka itu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kalau kau tak main-main dengan kelaminmu, aku takut kau bukan lelaki normal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Tadi malam kau mengirim pesan kepadaku.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan kita pun larut dengan masa lalu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Aku ingat, kedekatan kita berawal di Bandung dua tahun lalu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ada hal lain yang kuutarakan padamu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Aku tak sabar menjadi seorang istri.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Aku tak main-main, lelaki.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Aku ingin kawin.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Entah dengan siapa.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Aku ingat, seorang kawan pernah berkata padaku, &lt;i style=""&gt;Jeng, cepatlah cari pacar.&lt;/i&gt; &lt;i style=""&gt;Jangan cuma tebar pesona terus.&lt;/i&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hahaha.. ia bisa bilang begitu karena mungkin ia korban tepe-tepeku.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;Jangan pula, ttm-an.&lt;/i&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;Yang rugi kan kamu sendiri, dipeluk-peluk, dicium-cium&lt;/i&gt;, imbuhnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tawaku kemudian makin meledak dengan hebatnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mana ada lelaki yang berani seperti itu kecuali si monyet goreng.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Nggak hanya ingin memeluk dan mencium tapi minta mendaratkan gatoloco-nya di garba-ku.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan kawanku itu, seperti kamu. Korban mainanku. Aku ingat pada sebuah pesanmu tadi malam, kau membilang, aku yang bikin ge-er kamu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Katamu, nanti jika kamu masuk nominasi suamiku, sampai grand final kamu disuruh pulang lagi &lt;i style=""&gt;(seperti dulu?)&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;Kenapa malam ini kita hanya membicarakan hal-hal yang nggak bermutu ya&lt;/i&gt;, tanyamu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ah, kukira kita rindu masa lalu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mungkin kamu kangen suasana jam sebelas malam kita. Mungkin pula aku rindu bualanmu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Atau, bisa jadi, aku kangen diam-mu, dan kamu kangen suara treble-ku. Toh, sepertinya tidak mungkin lagi kita seperti dulu lagi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Setelah pertengkaran yang menghebat silam, aku tak yakin kita saling mencintai seperti ucapmu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Lelaki, sekarang mari kita tuntaskan terlebih dahulu ketakutan kita akan kematian.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mari sama-sama menguatkan hati untuk menghadapi meja operasi dan seringai sayat pisaunya. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Penyakit kita memang tidak main-main.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Yang kupikirkan sekarang adalah, kenapa kau kembali meng-intimiku? Kenapa harus aku?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5152849839925182464-7985271167810488901?l=syahranni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syahranni.blogspot.com/feeds/7985271167810488901/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5152849839925182464&amp;postID=7985271167810488901' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/7985271167810488901'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/7985271167810488901'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syahranni.blogspot.com/2007/09/tahu-apa-kau-tentang-aku.html' title='Tahu Apa Kau Tentang Aku.'/><author><name>syahranny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00165064793382180466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/TPz1fPbQ-wI/AAAAAAAAADY/O5T1cZ6d-vQ/S220/72524_1440494264835_1607411690_30932271_7342771_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5152849839925182464.post-6698806816328782438</id><published>2007-08-24T04:22:00.000-07:00</published><updated>2007-08-24T04:24:55.382-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Harakat Hari'/><title type='text'>Bang Uyunk, Your Spirit Carries on.</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(51, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(51, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(51, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;“&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Neng, kamu itu itu seperti orang yang bingung mencari kebahagiaan kemana-mana.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Padahal kamu itu seperti ikan di laut.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Air laut itu kebahagiaanmu”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(51, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;(seperti yang dikatakan Bang Uyunk pada saya, satu tahun silam..)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(51, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;            Beberapa waktu lalu saya menulis ini pada sebuah pesan untuk seorang kawan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dua hari setelahnya, saya akan benar-benar mengingat kata-kata bang Uyunk ini dalam hidup.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(51, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Sekira sudah lama tak bertemu, saya bersua kembali dengannya malam itu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dengan ruh dan badan yang tidak menyatu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dengan tubuh yang membujur kaku di ruang pemulasaran jenasah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tinggi badannya terlampau tinggi hingga tempatnya berbaring tak cukup menampung sebagian kakinya. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Kawan-kawannya sudah banyak berdatangan di rumah sakit tempatnya bersemayam.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sebagian yang saya kenal adalah orang-orang teater dan orang musik.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kebanyakan sebaya dengan saya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Istrinya, mbak Umi, sedang dijemput mas Pandu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Rasanya tidak akan kuat melihat kedatangan istrinya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(51, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Sengaja saya duduk di dekat jenasahnya bersama Indiah, karena sebagian sedang termanggu di pelataran rumah sakit.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jenasah harus ditunggui, tukas Indiah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hanya bisa termenung dan mata air yang ditahan-tahan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;Sudah, sedih jangan diperturutkan&lt;/i&gt;, ujar kawan saya yang lain.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Melihat mata sembab bang Uyunk ketika kain penutup dibuka, saya teringat Lazu, si anak semata wayang.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Saya tahu betul, abang adalah jenis ayah yang sangat protektif, paranoid dan panikan terhadap anak.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mbak Ella, si artis lokal penyiar Geronimo kemudian bergabung di kursi panjang tempat kami duduk.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Manusia yang satu ini memang nggak bisa diam.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Di kesempatan itu, bahkan ia sempat bilang, &lt;i style=""&gt;gimana kalau jenasahnya tiba-tiba bangun, whuaaaa...&lt;/i&gt;, ujarnya dengan mimik muka tak berdosa.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan akhirnya saya pun tertawa kecut karena juga melihat posisi kaki bang Uyunk yang berubah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(51, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Ada sesuatu yang menampar saya telak hingga terjerembab melihat apa yang dibawa istrinya pada kedatangannya yang kami tunggu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ia terlihat maskulin malam itu dengan jas kulit panjang warna cokelat, &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;nampak cantik, pikirku.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Saya pikir saya akan melihat drama penuh tangis dan berdarah-darah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tetapi ia hanya membawa senyum.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ya, senyum yang paling sejuk yang pernah saya lihat.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Senyum berlabel ikhlas di dalamnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Legawa atas kematian suaminya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Seharusnya saat menghadapi kematian orang yang disayang, kita memang harus menyingkirkan sifat egois kita.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Seharusnya yang ditinggal tidak boleh menambah beban yang meninggal dengan kesedihan yang berlebihan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kita sedih karena kita ditinggal, bukan? &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Ini kondisi ideal buat saya, namun, pada ranah praksisnya, belum mampu diaplikasikan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Saya mungkin akan belajar banyak pada senyum istrinya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Walaupun begitu, ia tampak erat memegangi baju Firman ketika melihat raga suaminya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Membisikkan beberapa patah kata, dan kemudian memeluk tubuh abang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(51, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Pertama kali saya mengenal Bang Uyunk ketika menonton pertunjukkan teater di sebuah perguruan tinggi di Jokja.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Gondrong, terkesan dekil, dan wajah yang selalu tersenyum, itulah kesan pertama yang muncul saat berkenalan dengannya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Itu pula yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;terlihat pada kepulangannya menuju baka.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Beberapa hari kemudian ia diundang HIMMAH pada aksi Tragedi Mei 1998, tahun 2005, bersama Tim Nota Kosong-nya untuk main teater di perempatan Gramedia.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kenapa dinamai Tim Nota Kosong, sebab sering anggota teater ini dibayar dengan nota kosong alias gratis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="color: rgb(51, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;If I die tomorrow, I'd be all right&lt;br /&gt;Because I believe, That after we're gone&lt;br /&gt;The spirit carries on&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(51, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;          Lagu Dream Theatre mengalun dari komputer mengiringi ketikan tangan ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ya, berharap abang disana akan baik-baik saja.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sengaja saya tidak ikut pemakamannya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Badan rasanya berontak ingin istirahat.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Penyakitku muncul saat yang tak tepat.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Di tidur siang itu, abang hanya mati suri dan bangun kembali seperti apa yang dikatakan mbak Ella.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dia membilang pada saya, di alam sana ia bahagia, ia senang bertemu Allah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Semoga mimpi itu terwujud.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(51, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Berharap juga semangatnya akan terus menghidupi orang-orang di lingkarannya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Seingat saya, Ia getol sekali mengajari anak-anak muda yang berhasrat dengan dunia teater dan musik.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ia berjuang dengan caranya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tanpa banyak cakap.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Saat meninggal pun ia sedang bermain band di sekitaran jalan Solo.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mencari nafkah untuk keluarga kecilnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Saya pernah mendengar ceritanya tentang bagaimana ia pernah menjadi tukang bangunan, dan terakhir yang ia bilang pada saya, ia sedang kerja siang jadi pelayan di Kindai, jalan Gejayan dekat jembatan merah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Yang belum saya mengerti adalah pilihannya tentang hidup.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Berasal dari keluarga kyai yang mapan di Kalimantan, tetapi ia memutuskan memilih sendiri kehidupan dan penghidupannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(51, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;“Neng, kok cuma disenggol hp-nya?”, ujarnya melalui pesan pendek ketika saya hanya &lt;i style=""&gt;me-missed call&lt;/i&gt; ponselnya pada suatu malam.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kami pun ber-sms ria, pada malam terakhir kami berhubungan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ia menanyakan alamat kost yang baru, pengen maen, katanya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ah, abang.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ini pula yang pertama kali membuat saya menangis mendengar kabar kematianmu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Saya menyesal.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Bang Uyunk selalu merangkul anak-anak muda untuk lebih memaknai hidup.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dengan berbagai cara. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Begitu pula dengan apa yang saya rasakan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Ia sering mampir ke kost, untuk menyambung tali perkawanan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;Tapi aku sering kecele, kamu jarang di kost&lt;/i&gt;, katanya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pernah ia datang bertiga dengan mas Aan dan si kecil Lazu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dengan vespa kuningnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mungkin anak-anak kost ngeri liat ada dua orang yang tinggi-tinggi, kurus, gondrong pula.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Begitulah, inilah keegoisan saya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Saya terlalu asyik dengan dunia yang saya ciptakan sendiri.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Terhitung, hanya sekali saya menyambangi rumah kecilnya yang asri.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Berwarna cerah, kuning.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Panorama didepan sangat indah, gunung Merapi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Saat itu diajak mbak Weka latihan musik dirumah abang.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mbak weka memegang biola, mas pandu piano, abang jambe, mas aan gitar kalau tidak salah, masih ada juga Awan dan satu orang lagi yang tidak saya kenal.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Saya sendiri cuma bengong.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Di rumahnya banyak sekali kasur.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kawan-kawan abang memang sering menginap dirumahnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Saya ingat, bang uyunk juga sering mengajak mancing.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ya, memancing adalah kegemarannya yang lain.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Seperti biasa, ajakannya hanya bisa saya iya-iyakan saja.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(51, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Kadang saya sering &lt;i style=""&gt;wadul &lt;/i&gt;dan &lt;i style=""&gt;sambat &lt;/i&gt;kalau si Lazu mulai mengata-ngatai saya dengan kejam.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dengan bijak pula bang Uyunk memarahi Lazu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Oya, oleh Lazu, saya di panggilnya bibi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Teman-teman lain juga dipanggilnya demikian.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pada bang uyunk saya pernah protes karenanya, ia kemudian berkata, &lt;i style=""&gt;masa mbak, apalagi tante&lt;/i&gt;? Ternyata itu bentuk penghormatannya dan Lazu untuk kawan-kawan abang.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ia tahu bagaimana menempatkan diri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(51, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Move on, be brave, Don't weep at my grave&lt;br /&gt;Because I am no longer here&lt;br /&gt;But please never let&lt;br /&gt;Your memory of me disappear&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(51, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;M&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;ungkin kira-kira itulah yang ingin disampaikan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan orang-orang yang merasa ditinggalkan memang tidak seharusnya meratap atas sebuah keberpulangan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tetapi ruh dan semangat bang uyunk mungkin akan menghidupi yang ditinggalkan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Inilah bedanya orang baik dan orang yang tidak baik (dimata saya).&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Orang baik, saat meninggal pun masih memberikan sebuah inspirasi bagi yang tertinggal.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Seperti almarhum Taufik Savalas misalnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Begitu pula abang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(51, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Terakhir kali bertemu dengannya, saat HIMMAH mengadakan pembukaan pameran foto di Toga Mas, ia diundang untuk mengisi acara tersebut.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tetapi ia sendiri hanya mengantar anak didikannya bermain teater, Repertoar Gerak Lambat temanya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tingkat kesusahannya lebih tinggi, kata abang.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dibidang teater, ia pernah mengenyam pendidikan di ISI dan ASDRAFI.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Setahu saya, dua-duanya tidak lulus.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(51, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;Abang kayak cenayang aja&lt;/i&gt;, ucapku kepadanya suatu saat.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bagaimana tidak, ia tahu betul satu kebiasaanku kalau lagi sendu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Saya, meskipun sangat ekstrovert, tidak pernah bercerita mengenai hal ini kepada orang lain.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Entah darimana ia mengetahui rahasia itu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ia banyak mengetahui sesuatu tentang seseorang.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Inilah yang membuat saya tertarik untuk membaca orang dari laku, sekecil apapun itu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Menyelami dan membuka orang.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ada seorang kawan yang mengira ia dukun, sehingga ketika kehilangan sebuah ponsel, ia datang kepada abang, menanya kabar ponselnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Abang pun menolak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(51, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Kecintaan pada keluarga juga memberi sebuah pembelajaran buat saya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pernah suatu ketika, ia lekas-lekas ingin pulang kerumah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Waktu menunjuk pada pukul sebelas malam.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ketika itu saya dan si Je sehabis melihat abang melatih anak didiknya maen teater dan mampir di Cik di tiro. Ia agak disiplin ketika melatih teater.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;Kasihan istri dan anakku&lt;/i&gt;, tukasnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ia lantas menambahkan, walaupun perumahan, sekitar rumahnya masih senyap. Di rumah hanya ada mbak Umi dan Lazu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Abang juga mengajak saya dan si Je pulang.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;Ayo bareng pulangnya, anak perempuan nggak takut apa pulang malam-malam?,&lt;/i&gt; ujarnya. Tawa saya dan si Je pun menggelegar.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Aduh abang, ini masih sore.., tukas dalam hati.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kami pulang, abang di belakang saya dan si Je.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Karena terbiasa naik motor dengan kecepatan tinggi dimalam hari, saya lupa ada abang.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;Wah, wah, wah, ngebutnya..., motorku motor tua, &lt;/i&gt;kata abang sambil ngos-ngosan dan rambut yang melambai-lambai, merujuk pada motor shogunnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(51, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Sehari sebelum kematian bang uyunk, istrinya sudah mempunyai firasat.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kata mas Pandu, mbak Umi mimpi giginya tanggal satu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sedemikian eratnya pasangan itu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dahulu, abang mengajak mbak Umi menikah dengan cara yang aneh.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Saat itu abang ingin pergi ke Jakarta (kalau saya tidak salah ingat) naik kereta, ia membilang, mbak Umi mau jadi istrinya nggak? Dan jawabannya harus saat itu juga.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan sampai kini, mautlah yang memisahkan hubungan itu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dengan Lazu sebagai salah satu pengikat keduanya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Abang orang hebat, pantas saja memilih perempuan yang hebat pula.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(51, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Sering saya mengejek kulitnya yang tidak bisa dibilang putih.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ia membilang, jangan hanya memandang orang dari fisiknya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Saya baru sadar kenapa abang serius sekali saat mengatakannya, padahal saya berkata hanya dalam konteks bercanda.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ia tipe-tipe orang yang mengayomi. &lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(51, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Itulah bang Uyunk.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Abang kita tercinta, kata mbak Weka.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sampai saat ini, belum pernah ada orang yang membicarakan kejelekannya kepada saya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sungguh, ia istimewa bagi orang-orang yang mengenalnya.&lt;span style=""&gt;  Pun saya yang hanya kenal selintas-selintas.   &lt;/span&gt;Semoga ia bahagia disana.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Amien.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan semoga rasa sesal bisa menjadi pembelajaran buat saya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Merasalah mempunyai orang-orang disekitarmu, sebelum mereka benar-benar pergi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(51, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Bang Uyunk, Your Spirit Carries On...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5152849839925182464-6698806816328782438?l=syahranni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syahranni.blogspot.com/feeds/6698806816328782438/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5152849839925182464&amp;postID=6698806816328782438' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/6698806816328782438'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/6698806816328782438'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syahranni.blogspot.com/2007/08/bang-uyunk-your-spirit-carries-on.html' title='Bang Uyunk, Your Spirit Carries on.'/><author><name>syahranny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00165064793382180466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/TPz1fPbQ-wI/AAAAAAAAADY/O5T1cZ6d-vQ/S220/72524_1440494264835_1607411690_30932271_7342771_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5152849839925182464.post-3116154795319767160</id><published>2007-08-13T04:15:00.000-07:00</published><updated>2007-08-15T17:16:34.019-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sajak'/><title type='text'>Emak</title><content type='html'>&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Sebentar, ada yang tertinggal.&lt;br /&gt;Ah, kita lupa meratapi hari, Mak&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Kita lupa berpura-pura menjerang air&lt;br /&gt;Dan berlagak makan enak&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Kita juga lupa, bapak tadi pamit kemana&lt;br /&gt;Maksudku, ke gua garba yang mana lagi,&lt;br /&gt;Ia coba sedekahkan mani-maninya&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Tapi Mak, semoga hari ini aku tak lupa&lt;br /&gt;Membaca tuhan,&lt;br /&gt;Pada air muka-mu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-size:85%;" &gt;Sedang berusaha membuat puisi sederhana yang tidak liris dan tidak pula mendayu-dayu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Gara-gara membuka kembali Pacar Senja-nya Jokpin, nih.&lt;/span&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5152849839925182464-3116154795319767160?l=syahranni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syahranni.blogspot.com/feeds/3116154795319767160/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5152849839925182464&amp;postID=3116154795319767160' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/3116154795319767160'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/3116154795319767160'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syahranni.blogspot.com/2007/08/emak.html' title='Emak'/><author><name>syahranny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00165064793382180466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/TPz1fPbQ-wI/AAAAAAAAADY/O5T1cZ6d-vQ/S220/72524_1440494264835_1607411690_30932271_7342771_n.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5152849839925182464.post-5403954158096544699</id><published>2007-08-09T17:44:00.000-07:00</published><updated>2007-08-15T17:15:28.893-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Harakat Hari'/><title type='text'>habituari butuh, antara seksualitas dan pembiasaan</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;  Keep Virgin, be Healthy&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Iklan layanan masyarakat itu terpampang pada layar televisi di pojok kamar.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pada bagian akhir, seperti sebagai penandas.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Menceritakan tentang seorang perempuan belasan tahun yang sedang menangis menelepon kekasihnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Memberitakan kehamilannya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sebuah hamil yang tidak terencana dengan baik kiranya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Saya membilang, itu klise.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bukan, bukan iklannya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Melainkan kejadiannya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Iklannya sendiri menurut saya cukup ‘tidak biasa’.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bagaimana tidak, iklan kondom dengan ‘cewek suka yang pake helm’, menjadi sebuah pembiasaan bagi masyarakat untuk menerima sebuah kebiasaan baru.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Budaya seks bebas.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tetapi jangan lantas menuduh sok moralis karena menulis tentang ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sekali lagi, mari bercermin dari tulisan sendiri.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Saya percaya kekuatan kata-kata.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Tidak pernah ada penghakiman bahwa mereka yang melakukan seks bebas sebagai gaya hidup itu sebagai sebuah salah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ada keyakinan, masing-masing manusia yang melakukannya sudah masuk dalam taraf dewasa karena mempunyai insting untuk menyalurkan libidonya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jadi, hak mereka untuk melakukan atau tidak melakukan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Yang sangat menganggu pikiran akhir-akhir ini adalah beberapa pengakuan kawan-kawan lelaki.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kebiasaan lebih dekat dengan kawan dari kaum adam daripada kaum hawa membuat saya lebih mengerti mereka.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tidak pernah ada sekat antara kami.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tidur bersama-sama, dan kadang terbangun kaget melihat didepan ada wajah tak berdosa sedang tidur beberapa inci didepan wajah kita.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Membiasakan diri mendengarkan omongan jorok mereka, membiasakan diri melihat kebiasaan buang air didepan mata. Mengerutu sebal saat mereka menggoda dengan hanya memakai celana dalam (hal yang sudah terjadi dari SMP, sampai saat ini kuliah), dan mendengarkan saat mereka bercerita tentang Miyabi, sang aktris porno kegemaran.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Seperti sudah dianggap sebagai lelaki tulen.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mungkin karena ekstrovert, mereka pun sangat terbuka.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Bahkan dalam masalah seksualitas pun.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sebagai contoh, beberapa hari lalu, salah seorang kawan yang sudah menikah selama beberapa tahun pernah mengkisahkan pengalamannya bertemu dengan wanita hypersex.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;Wah, capek meladeninya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dia minta berulang-ulang kali.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Padahal aku harus ngumpulin tenaga dulu&lt;/i&gt;, ujarnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Di lain waktu, seorang teman bercerita tentang tidak enaknya memakai kondom.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Atau cerita-cerita lain, yang kalau diceritakan mungkin yang membaca kebelet kekamar mandi pengen onani atau masturbasi (atau, kangen pacar untuk dinikmati?). &lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ah maaf, selalu tanpa basa-basi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Dan yang sangat membuat keki adalah kisah salah seorang sahabat, dan pengakuannya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kebanyakan lelaki, saya maksudkan &lt;i style=""&gt;in general&lt;/i&gt;, bukan mengeneralisasikan, setelah mendapat keperawanan seorang perempuan lantas kemudian ditinggalkan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tipe-tipe ‘Penjahat Kelamin’ mahasiswa Yogyakarta.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pernah saya melihat dan mendengar raungan salah seorang pacar sahabat saya ini yang diputusnya hanya dengan alasan : bosan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan ia pernah memerkosanya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Perempuan ini masih duduk di sekolah menengah, dan memakai jilbab.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Saya selalu mengingat tangis itu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jangan bilang suka sama suka.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mayoritas perempuan, ketika berhubungan pertama kali pasti merasa amat berdosa, tidak berharga dan menyesal.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tetapi banyak juga yang lantas ketagihan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ada yang beralasan sudah kecebur, &lt;i style=""&gt;nyebur &lt;/i&gt;aja sekalian. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Sumbernya akurat lho, tidak mengada-ada.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Bisa jadi free sex memang sudah menjadi &lt;i style=""&gt;common culture&lt;/i&gt;.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tak jarang beberapa teman lelaki mengajak untuk melakukan sebuah persetubuhan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tapi tentunya mereka yang bukan teman dekat atau sahabat, karena mereka pasti mengetahui bagaimana saya beserta pikiran yang terusung.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kalau berbicara tentang ini, pikiran tak ayal jatuh pada sebuah malam.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Seseorang yang dalam hidup pernah sangat amat disuka, pernah berniat untuk menistakan saya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Maka hancur leburlah saya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Beruntungnya, saat itu kesadaran dalam voltase yang sangat tinggi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sehingga hal yang biasa, namun tidak bisa saya “biasakan” itu tidak terjadi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Seharusnya perempuan bisa dan berkuasa untuk berkata “tidak”. Dengan tidak menafikan hasrat seksualitas lelaki memang sangat tinggi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan saya pun juga bukan jenis orang yang mengagung-agungkan keperawanan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tapi maaf, sampai saat ini saya masih menghargai orang tua dan calon suami kelak.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Merasa pula masih bertuhan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;(Maaf tuhan, membawa-bawa namamu lagi).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Nge-gap orang yang sedang &lt;i style=""&gt;making love&lt;/i&gt; pun tidak sekali dua kali.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Ada yang maen dikamar mandi (busyet kalo yang ini sampai satu jam..), kamar kost atau tempat-tempat strategis lainnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bahkan menurut salah satu pegawai bagian rumah tangga fakultas Ekonomi UII, setiap menyedot WC pasti ditemukan banyak kondom bekas.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Iip Wijayanto pernah mengadakan survei yang hasilnya menyatakan bahwa 97% mahasiswi Jogja tidak perawan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tidak menyangkal tidak pula membenarkan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Agak ragu juga melihat angkanya sebesar itu, kalau melihat teman2 perempuan sekitar, masih banyak juga yang tetap berprinsip menjaga keperawanan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Sekali lagi inilah pilihan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tuhan dalam kitabnya seringkali memberikan pilihan, agar manusia mau berpikir.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sebagai permisalan, kamu mendapat surga jika kamu melakukan ini, dan mendapat neraka jika melakukan itu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tidak menekankan kata “harus”.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan hingga saat ini, saya memilih jalan ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Entah besok, lusa, atau nanti.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Toh manusia selalu berubah dengan dinamis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Ngomong-ngomong lelaki atau perempuan yang pernah berhubungan badan dengan lebih dari dua orang, lantas menikah, jika ia menemukan kekurangan seksualitas pasangannya, apakah ini salah satu pendorong perselingkuhan juga?&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Oya, cewek-cewek banyak juga yang suka nonton bokep lho.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Banyak juga yang koleksinya lengkap.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Wuih...&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;apakah saya memang ketinggalan jaman....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5152849839925182464-5403954158096544699?l=syahranni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syahranni.blogspot.com/feeds/5403954158096544699/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5152849839925182464&amp;postID=5403954158096544699' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/5403954158096544699'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/5403954158096544699'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syahranni.blogspot.com/2007/08/common-culture-i-say.html' title='habituari butuh, antara seksualitas dan pembiasaan'/><author><name>syahranny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00165064793382180466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/TPz1fPbQ-wI/AAAAAAAAADY/O5T1cZ6d-vQ/S220/72524_1440494264835_1607411690_30932271_7342771_n.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5152849839925182464.post-1768707424024408742</id><published>2007-08-04T19:37:00.000-07:00</published><updated>2008-02-10T22:21:07.179-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Harakat Hari'/><title type='text'>Lantas Latah Menjadi Islam</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Maaf sebelumnya, karena mengumbar kecintaan pada Tuhan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Menulis juga karena ingin bercermin dari tulisan-tulisan sendiri.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Saya bukan penganut Muhammadiyah, NU ataupun Ahmadiyah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bukan Sunni pun Syiah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tidak Islam kiri dan Islam kanan. Bukan abangan, bukan pula putihan. Bukan golongan liberal atau golongan radikal.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Saya bukan apa-apa.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mudah-mudahan inilah yang disebut Islam.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kalaupun termasuk golongan Ahlus Sunnah, biarlah Tuhan yang memasukkan kedalamnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tidak ada keberanian untuk meng-klaim diri seorang Ahlus Sunah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Memangnya siapa saya?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Sebagai manusia yang selalu bergerak dalam mencari Ada; Deo; Tuhan; Allah, saya ingin mengimaninya (semoga) secara berkesadaran.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ingin ber-islam bukan hanya karena warisan buangan, melainkan benar-benar berkesadaran sebagai islam.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Menerima mentah-mentah ajaran islam untuk kemudian mengkajinya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dari sini, jangan sekali-kali menghakimi : bahwa langkah itu terbalik.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sungguh, saya merasa mempunyai aturan sendiri yang mungkin tidak terpahami oleh orang lain.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kalau seorang kawan men-klonklusikan : saya seorang eksistensialis, saya akui.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Berbicara tentang eksistensialisme, sekarang sedang tertarik dengan tiga paham yang melandasi pemikiran Ali Syari`ati. Mistisisme, Sosialisme, Eksistensialisme.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pada mulanya agak kurang tertarik dengan Syari`ati, mengenai pemikiran dia bahwa orang harus kaya terlebih dahulu agar dapat ber-Islam dengan baik, cenderung tidak setuju dengannya dalam masalah ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Eksistensialisme Syari`ati sangat berbeda dengan Sartre, saya juga sedang belajar mengenainya,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Syariati lebih condong &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;pada ketuhanan, sedang Sartre tidak. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Memandang agama sebagai jalan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Biarlah disebut konvensional bahkan feodal.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Maaf, saya juga bukan seorang sekuler.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hanya bisa memahami agama sejauh yang diketahui.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Entah mengapa, tuhan membelajari saya melalui dua hal: sikap dan buku.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Awalnya adalah sikap orang tua dalam beragama.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mereka tidak sekalipun mendikte mengenai agama.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mereka ingin saya berkesadaran.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sungguh, mereka guru agama yang mengajari tanpa doktrin, tanpa kata.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan kegemaran ayah ibu terhadap bacaan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Dua buah pijakan yang kuat untuk melangkah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Melalui buku pula saya semakin merasa ber-Islam.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Terlebih saat masa SMA, buku-buku intelektual&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Muslim Mesir dan Iran selalu ada di tas.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Agak kurang tertarik dengan cendikiawan Arab, Irak, pun Indonesia.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hasan al Banna dengan Ikhwanul Musliminnya juga sedikit banyak telah mematri di otak.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hingga saat ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Saya memandang dia sebagai manusia yang tahu kata : keberimbangan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Antara hablumminaallah dan hablumminannas.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Vertikal dan horisontal.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tak melulu melaksanakan ritual penyembahan, Islam bukan hanya sekedar itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Mengapa secara berkesadaran memilih Islam sebagai agama yang tertera-kan di KTP?&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Semoga bukan hanya kebetulan karena berayah-beribu muslim, sehingga lantas latah menjadi Islam.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sungguh, saya ingin banyak mengenal agama lain.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sayangnya, sampai saat ini belum mempunyai kawan seorang Yahudi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sedikit ingin mengetahui langsung agama ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mencoba mengenal agama lain dengan berteman dekat dengan kawan yang beda agama, membaca ajaran mereka seolah-olah itu adalah sebuah kebenaran, memahami kalau seandainya saya adalah mereka, adalah beberapa cara belajar agama lain.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Walau jalan berteman itu adakalanya tidak merefleksikan keseluruhan agama, menyangkut subyek individunya sendiri.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Mungkin Tuhan tahu benar bahwa saya lebih baik hidup di Jawa, yang mayoritas Islam.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sepuluh hari di Bali, benar-benar tinggal di kost anak Bali yang beragama Hindu, aduh, benar-benar tidak kuat.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Makan harus berhati-hati halal atau haramnya, masalah najis dan kebersihan, tempat ibadah dan rasa tertekan menjadi minoritas sangat terasa di Bali.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Membayangkan, bilamana menjadi minoritas di Jawa.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sungguh sangat tidak menyenangkan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Saya selalu ingin menempatkan diri pada posisi orang lain dalam memperlakukan orang, termasuk mengandaikan diri menjadi minoritas.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pluralisme dengan batasan merupakan satu titik pencapaian.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Mengartikan Islam bukan hal yang mudah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bagi saya, sampai saat ini, Islam adalah yang dirasa paling dapat mengakomodasi kebutuhan pencarian terhadap entitas bernama : Ada. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Berani ber-Islam adalah berani mengimani keseluruhan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bukan hanya sebagian.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Walaupun fase hidup pernah mengantar pada keadaan menjadi seorang jilbaber, dan sekarang berpakaian yang memperlihatkan sebagian kulit, tidak ada penyangkalan bahwa jilbab diperlukan sebagai pelindung.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Penyangkalan akan lebih mementahkan keagamaan seseorang dengan melakukan pembenaran dan pencarian alibi, ini menurut ilmu psikologi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tapi inilah bukti kesempurnaan manusia, ada nafsu untuk membangkang.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan jika orang lain tidak setuju akan poligami, saya tidak masalah dengan hal ini, dengan banyak catatan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jadi, buat apa mengakui Muhammad sebagai Utusan Tuhan kalau mengingkari poligaminya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Menganggap poligami sebagai ‘hanya patut dilakukan Muhammad karena ia bisa mewujudkan bagaimana itu adil dengan dekat’.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Muhammad masih manusia toh?&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan kita juga manusia.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Saya malah memandang poligami Muhammad sebagai sebuah kesempurnaan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bukankah manusia itu selalu punya dua sisi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ah, kalau Muhammad juga dianggap Tuhan seperti Isa dianggap sebagai Tuhan, bilamana jadinya ya? Tidak bisa membayangkan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Berbicara mengenai Muhammad, saya sedang dalam fase mencoba untuk lebih dapat mengenalnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Entah mengapa, kecintaaan terhadapnya masih terasa amat sangat kurang. Selama ini, hanya doktrin guru-guru agama yang mencoba masuk di pikiran.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sabda Muhammad sedikit banyak telah dipelajari.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tapi frekuensinya tidak sebanyak seperti saat membelajari ketauhidan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Semoga kita yang mengaku beragama, merasa betul mempunyai agama.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sehingga pilihan atas ke-beragama-an kita bisa dipertanggungjawabkan sebagai sebuah bentuk kedewasaan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Saya ingin mementahkan pendapat bahwa seorang atheis adalah yang paling banyak memikirkan tuhan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tidak hanya atheis, seorang theis juga.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Semua orang sebenarnya banyak memikirkan tuhan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dengan cara yang berlainan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pemabuk saat memegang vodka, pelacur saat bersenggama, misalnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan inilah cara saya, dengan kesederhanaan saya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Semoga makna keberimbangan betul-betul bisa dimaknai di dataran teoritis, untuk kemudian dilaksanakan pada ranah praksis.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5152849839925182464-1768707424024408742?l=syahranni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syahranni.blogspot.com/feeds/1768707424024408742/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5152849839925182464&amp;postID=1768707424024408742' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/1768707424024408742'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/1768707424024408742'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syahranni.blogspot.com/2007/08/lantas-latah-menjadi-islam.html' title='Lantas Latah Menjadi Islam'/><author><name>syahranny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00165064793382180466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/TPz1fPbQ-wI/AAAAAAAAADY/O5T1cZ6d-vQ/S220/72524_1440494264835_1607411690_30932271_7342771_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5152849839925182464.post-8199890535019041457</id><published>2007-08-04T19:34:00.000-07:00</published><updated>2007-08-04T19:36:52.821-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Harakat Hari'/><title type='text'>Ritual Naik Gunung</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;          &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Mahameru berikan damainya&lt;br /&gt;Didalam mercu Arcapada...&lt;br /&gt;Mahameru sebuah legenda tersisa&lt;br /&gt;Puncak abadi para dewa..&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Lagu Dewa 19 mengalun pelan dari speaker komputer.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ah, saya rindu masa lalu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Saya ingat, dahulu ada sebuah ritual yang tidak bisa tidak harus terpenuhi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Naik gunung.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kegemaran yang memiliki suatu romansa tersendiri.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bermula dari keikutsertaan menjadi anggota pecinta alam sekolah, Stigmapa.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan mencoba meneruskan pendidikan ke-alam-an dengan menjadi anggota Mapala Unisi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Tidak bisa tidak, dari semua organisasi yang saya ikuti, pengaruh organisasi pecinta alam banyak memberi andil dalam hidup.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bukan berarti saya mengenyampingkan yang lain.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tetapi menjadi seorang pecinta alam membutuhkan konsekuensi yang tidak sedikit.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pengorbanan inilah yang selalu saya coba kenang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Masa SMU mungkin masa dimana frekuensi ritual mendaki sangat tinggi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dalam satu bulan bisa lebih dari dua kali menyambangi gunung-gunung di sekitar Kota Magelang.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Inilah kekhasan kota Magelang, dilingkari oleh gunung-gunung.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Yaitu gunung Merbabu, Sindoro, Sumbing, Telomoyo, Andong, Merapi dan pegunungan Menoreh.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ditengahnya, ada bukit Tidar, yang dipercaya sebagai pusat pulau Jawa.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dari kesemuanya, favorit saya adalah Gunung Sindoro.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tetapi yang sering dikunjungi adalah Gunung Merbabu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Alasannya sederhana, sewaktu SMU tentunya uang saku tidak akan cukup mengakomodasi hobi ini, saya bersama teman-temanpun mengakalinya dengan mendaki Merbabu yang dengan uang limabelas ribu perak sudah memenuhi hasrat akan sebuah kedekatan dengan alam karena jaraknya tidak terlalu jauh dari pusat kota.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Gunung Sindoro, bersama Gunung Sumbing, sering disebut sebagai gunung kembar.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jadi bukan hanya payudara saja yang terkonotasi dengan sebutan gunung kembar.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Di Sindoro yang terletak antara kabupaten Temanggung dan Wonosobo inilah, ada suatu perulangan dan pembaharuan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Saya merasa benar-benar menjadi manusia baru setelah pulang dari gunung ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Merenung di pos dua atau pos tiga merupakan habituari yang tidak bisa tidak harus diluangkan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Melihat Sumbing didepan, Merapi dan merbabu di kejauhan, awan berserak dibawah, langit dini hari yang memukau dan kesederhanaan Sindoro dengan gersangnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ada sesuatu yang tidak bisa terjabarkan dengan kata-kata.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Entah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mencintai Sindoro, memaknainya sebagai ruang pembelajaran.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Saya lantas teringat, sudah dua tahun lebih tidak mendaki gunung.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Gunung terakhir yang terjamah adalah Lawu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bersama anak-anak Mapala.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tugu puncak Lawu selalu mengendap di pikiran, fotonya pun sengaja saya pasang di dinding.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sebagai pengingat, bahwa ada panggilan yang akan selalu memanggil.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sebelum Lawu, beberapa hari sebelumnya saya mendaki Sumbing bersama kawan-kawan teknik elektro.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Saya menyukai perjalanan ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Energi saya terpompa penuh.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dari tujuh orang, tiga diantaranya ambuk karena tidak kuat.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Demi melihat keinginan saya untuk terus sampai ke puncak sebelum fajar, perjalanan tetap dilakukan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mungkin juga karena mereka malu melihat saya yang perempuan sendiri dalam rombongan perjalanan itu masih tetap kekeuh ingin &lt;i style=""&gt;muncak&lt;/i&gt;.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tetapi karena beban yang dibawa melebihi kapasitas kekuatan tubuh, beberapa diantaranya menyarankan untuk meneruskan keesokan harinya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Digunung tentu ego harus sedikit dikesampingkan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Akhirnya tenda pun didirikan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Saya sengaja tidur diluar sendirian.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ingin merasakan dingin, dingin yang sampai ke sumsum.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Esoknya, ucapan selamat ulang tahun datang pada saya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ya itulah kado terindah saya di tahun ke-19.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Perayaan ulang tahun&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ini sama seperti saat ulang tahun ke-17 saya yang dirayakan di Sindoro.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ketika itu naik bersama Andy, Pedro dan Andec. Saat pendakian di Sindoro inilah, alam menampakkan keelokkannya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sungguh, itulah keindahan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Di gubuk tempat kami berteduh, terlihat merapi mengeluarkan lavanya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Subuh pun terawali dengan sujud yang terasa dalam.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mungkin Andy yang seorang Kristiani juga ber-puji tuhan atas keelokkan itu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mengutip kata seorang bijak, bahwa di ketinggian gununglah, kedekatan kita dengan tuhan bisa semakin nyata.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Saya akui itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dan kini, mungkin saya sudah tidak kuat lagi mendaki sampai puncak.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kegiatan selama ini lebih banyak berkutat pada membaca, membaca, membaca dan menulis.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Berenang dan bilyard pun jarang diakukan lagi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Penyakit banyak berdatangan, semakin sering insomnia.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mungkin tubuh saya sudah berontak ingin mendaki lagi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Malam ini, pukul satu dini hari, saya merindui gunung.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hidup terasa belum berimbang.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kapan saya bisa mengulang romantisme itu lagi, sebelum berpulang?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Mendaki melintas bukit...&lt;br /&gt;Berjalan lebih menahan berat beban&lt;br /&gt;Bertahan didalam dingin&lt;br /&gt;Berselimut kabut Ranu Kumbolo&lt;br /&gt;Menatap jalan setapak&lt;br /&gt;Bertanya-tanya sampai kapankan berakhir....&lt;br /&gt;(Mahameru, Dewa 19)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5152849839925182464-8199890535019041457?l=syahranni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syahranni.blogspot.com/feeds/8199890535019041457/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5152849839925182464&amp;postID=8199890535019041457' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/8199890535019041457'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/8199890535019041457'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syahranni.blogspot.com/2007/08/ritual-naik-gunung.html' title='Ritual Naik Gunung'/><author><name>syahranny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00165064793382180466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/TPz1fPbQ-wI/AAAAAAAAADY/O5T1cZ6d-vQ/S220/72524_1440494264835_1607411690_30932271_7342771_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5152849839925182464.post-778174246994868293</id><published>2007-08-04T19:17:00.000-07:00</published><updated>2008-12-10T01:49:43.681-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Harakat Hari'/><title type='text'>Pada Suatu Hari, Untuk selamanya!!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/RrU2q8E9LxI/AAAAAAAAABo/oK9BkYvgGAA/s1600-h/tugu.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/RrU2q8E9LxI/AAAAAAAAABo/oK9BkYvgGAA/s320/tugu.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5095038664748904210" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;  &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 46.75pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Djenar Maesa Ayu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Penulis buku dan pemain film Koper itu beberapa jengkal di depan saya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Selain itu, ada pula Garin Nugroho, sutradara dan penggagas Jogja NETPAC Asian Film Festival, acara yang sedang saya nikmati. Juga terlihat St. Sunardi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Salah satu akademisi kampus Sanata Dharma, yang beberapa hari lalu profilnya nampang di harian Kompas.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dia adalah ketua dewan juri festival ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Selain mereka, ada juga beberapa juri dari negara-negara lain.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Garin nampak mondar-mandir dan berbincang serius dengan beberapa orang yang memakai kaos merah dan co card berwarna senada.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Di punggung orang-orang tersebut, yang saya yakin itu pasti panitia, tertulis dengan amat sangat jelas : volunteer.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sukarelawan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Alias tidak dibayar.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Djenar sendiri sedang santai mengobrol dengan beberapa orang dibawah payung besar sambil menikmati kudapan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Memakai tank top bergaris-garis hitam putih, dan kacamata berkaca gelap yang nangkring di atas kepala. Gaya berjalan, menatap dan berbicara Djenar menginggatkan saya pada tulisan-tulisan yang ia buat.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Lugas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Di meja sebelahnya, St Sunardi rupanya sedang berusaha menghabiskan jatah makan dari panitia.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Di kardus makannya, tercetak nama sebuah resto elit dan ekslusif di Kota Djokdja.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Uban di rambut dan kacamata berbingkai tebal yang di kenakan membuatnya nampak lebih khas untuk dikenali.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Cendikiawan Katholik itu diberitakan pernah mendalami islamologi dan bahasa Arab di Mesir selama beberapa tahun.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Menyukai filsafat malah selepas dari Sekolah Tinggi Ilmu Filsafat Driyarkara.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sedikit janggal memang.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tapi mungkin memang begitulah kiranya, sepertinya harus menjadi orang aneh untuk menjadi sedikit tidak aneh.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Tak berapa lama, dari pengeras suara terdengar suara seorang panitia yang mengumumkan bahwa para penonton sudah bisa memasuki ruangan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Orang-orang yang masih di pelataran depan salah satu gedung Taman Budaya pun bersigegas masuk.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Saya pun ikut beranjak.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bukan, bukan badan saya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hanya pikiran yang berpulang pada beberapa menit sebelum saya melihat Garin, Djenar dan St Sunardi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                                                                          &lt;/span&gt;                                        ***&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;“Maaf Mbak, tiketnya sudah habis”, ujar penjaga bagian ticketing itu sambil meringis melihat saya meringis.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hanya bisa menggaruk-garuk kepala dan membalik badan berujar ke Indiah, kawan seperjuangan nonton, membilang persis apa yang dibilang mbak-mbak ticketing itu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Perjuangan melawan panas dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;malas dari kost di Jalan Kaliurang menuju Djokdja kota berakhir pada kekecewaan : tiket film Tiga Hari Untuk Selamanya sudah sold out!!&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Ya sudah, aku mau nonton orang saja, kamu mau kan nemenin aku? tukas saya pada Indiah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ia mengangguk pasrah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ia tentu sudah maklum pada kegemaran yang satu ini. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Lantas kami pun mencari posisi strategis untuk kegiatan “menonton orang”.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kegiatan yang menyenangkan untuk meningkatkan sensitifitas membaca laku, tanpa penghakiman.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sepertinya memang tidak berjodoh untuk menonton film besutan Riri Riza tersebut.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bagaimana tidak, sewaktu pemutaran di salah satu bioskop yang mempunyai jaringan terbesar, salah seorang adik sedang berlibur di Kota Djokdja.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Otomatis, tidak bisa meninggalkannya sendirian di kost sedang saya asyik menonton.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Di ajak pun, umurnya baru 13 Tahun.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan saya berkesadaran penuh melihat range umur film ini harus berusia 17 Tahun ke atas.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Walaupun lebih tinggi sepuluh cm, tapi sebagai kakak, mengerti betul kadar kedewasaannya belum bisa membedakan antara fiksi dan yang benar-benar fiksi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dan kini, saya terdampar di bawah pohon besar di depan gedung yang seharusnya saya sudah berada didalamnya menikmati perjalanan Jakarta-Djokdja, di film tersebut.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Di bagian depan ada satu stand penjualan buku.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan gairah pun menjadi normal kembali.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tapi tunggu dulu, disitu hanya ada beberapa buku populer model chicklit dan teenlit.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Uhhh.., bukannya alergi, tetapi hanya sedikit kecewa.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Setelah ditunda selama satu jam penonton film Tiga Hari Untuk Selamanya memasuki ruangan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Yah, tidak bisa “menonton orang” lagi..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Demi melihat poster film Kala, saya pun mengajak Indiah untuk melihat film garapan Joko Anwar itu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tiket seharga limaribu perak sudah saya kantongi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hanya saja harus menunggu dua jam lagi untuk menyaksikannya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Malas rasanya untuk kembali ke UII cik ditiro, apalagi ke kost dijalan Kaliurang.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Selain panas, Djokdja di siang hari juga mulai menjengkelkan keramaian transportasinya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Saya lantas teringat pada kakak yang sekarang menjadi perempuan urban di metropolitan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dalam telepon dan pesan pendeknya, tak jarang ia bercerita kalau ia sehabis jatuh, nyemplung di selokan, kesenggol mobil, nyenggol mobil, hampir di tabrak mobil sambil tertawa.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ah, sudah biasa, tukasnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tetapi buat saya, ke-biasa-an itu bisa mempengaruhi kesehatan pikiran.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Merambah romantisme kota ini memang mengasyikkan pada waktu sore sampai malam hari. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dan saya, beserta Indiah tentunya, lantas menelusuri Pasar Shoping yang letaknya disebelah Taman Budaya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Di tempat ini tersedia banyak koleksi buku.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ada juga makalah, skripsi, majalah dan kitab-kitab.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bekas maupun baru.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Selain disini, tempat mencari buku yang murah meriah ada di jalan Terban.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kalau tidak ya, waktu bazaar buku.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Acara yang sering di adakan di Djokdja.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Inilah daya tarik kota ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sangat dinamis dari segi manapun.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dari shoping, kami lantas menyeberang menuju Swalayan Progo.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mencari sebuah kado untuk seorang kawan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Indiah beberapa kali menginggatkan ketika saya ingin membeli suatu barang yang tidak begitu perlu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Menyingkirkan sikap gemar berbelanja memang tidak bisa serta merta diubah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Pukul 15.15.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kami lantas menuju Taman Budaya lagi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ternyata ada Zendy dan Abrar disana.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Berempat, kami pun menonton film Kala.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Film ini &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;menarik dengan literatur yang diluar kebiasaan film Indonesia.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dibungkus dengan sentuhan cerita mengenai jurnalistik, kepolisian, dan yang menarik, ramalan Jayabaya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sayangnya ada nuansa horor dengan memunculkan mahluk yang &lt;i style=""&gt;un-description&lt;/i&gt;.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan klimaksnya adalah, ketika para penonton mengetahui bahwa Sang Ratu Adil yang selama ini ditunggu-tunggu ternyata adalah : seorang Gay!!&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ada juga adegan persetubuhan yang tidak vulgar antara Fahri Albar dan Shanty, sebagai pemeran.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Usai menonton, kami pun kembali ke basecamp, LPM HIMMAH.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dan saya pun, semakin mencintai kota ini.  Satu hari, untuk Selamanya..!!!!!&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5152849839925182464-778174246994868293?l=syahranni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syahranni.blogspot.com/feeds/778174246994868293/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5152849839925182464&amp;postID=778174246994868293' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/778174246994868293'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/778174246994868293'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syahranni.blogspot.com/2007/08/pada-suatu-hari-untuk-selamanya.html' title='Pada Suatu Hari, Untuk selamanya!!!'/><author><name>syahranny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00165064793382180466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/TPz1fPbQ-wI/AAAAAAAAADY/O5T1cZ6d-vQ/S220/72524_1440494264835_1607411690_30932271_7342771_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/RrU2q8E9LxI/AAAAAAAAABo/oK9BkYvgGAA/s72-c/tugu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5152849839925182464.post-6039778726832050164</id><published>2007-08-03T17:30:00.000-07:00</published><updated>2007-08-03T17:34:07.610-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kalam Kata'/><title type='text'>ENTREPRENEUR'S CREDO</title><content type='html'>&lt;p&gt;Excerpt from Common Sense, written in 1776 by Thomas Paine.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 14.5pt;"&gt;ENTREPRENEUR'S CREDO&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;I do not choose to be a common man,&lt;br /&gt;It is my right to be uncommon ... if I can,&lt;br /&gt;I seek opportunity ... not security.&lt;br /&gt;I do not wish to be a kept citizen.&lt;br /&gt;Humbled and dulled by having the&lt;br /&gt;State look after me.&lt;br /&gt;I want to take the calculated risk;&lt;br /&gt;To dream and to build.&lt;br /&gt;To fail and to succeed.&lt;br /&gt;I refuse to barter incentive for a dole;&lt;br /&gt;I prefer the challenges of life&lt;br /&gt;To the guaranteed existence;&lt;br /&gt;The thrill of fulfillment&lt;br /&gt;To the stale calm of Utopia.&lt;br /&gt;I will not trade freedom for beneficence&lt;br /&gt;Nor my dignity for a handout&lt;br /&gt;I will never cower before any master&lt;br /&gt;Nor bend to any threat.&lt;br /&gt;It is my heritage to stand erect.&lt;br /&gt;Proud and unafraid;&lt;br /&gt;To think and act for myself,&lt;br /&gt;To enjoy the benefit of my creations&lt;br /&gt;And to face the world boldly and say:&lt;br /&gt;This, with God's help, I have done&lt;br /&gt;All this is what it means&lt;br /&gt;To be an Entrepreneur.&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Saya mendapatkan kredo ini dari  kawan saya, Kriskuarto Tutuko (bomboh) mantan ketua Mapala UI.  Berguna untuk orang yang tertarik pada dunia enterpreunership dan orang teknik Industri seperti saya.  Mari ciptakan lapangan kerja!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5152849839925182464-6039778726832050164?l=syahranni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syahranni.blogspot.com/feeds/6039778726832050164/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5152849839925182464&amp;postID=6039778726832050164' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/6039778726832050164'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/6039778726832050164'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syahranni.blogspot.com/2007/08/entrepreneurs-credo.html' title='ENTREPRENEUR&apos;S CREDO'/><author><name>syahranny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00165064793382180466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/TPz1fPbQ-wI/AAAAAAAAADY/O5T1cZ6d-vQ/S220/72524_1440494264835_1607411690_30932271_7342771_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5152849839925182464.post-8174387028654220799</id><published>2007-08-03T17:25:00.000-07:00</published><updated>2008-12-10T01:49:43.827-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jurnalisme'/><title type='text'>Serinai Kidung Sang Pengabdi</title><content type='html'>&lt;a style="color: rgb(102, 0, 0);" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/RrPIK8E9LuI/AAAAAAAAABQ/zruY1xFXvUY/s1600-h/abdi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/RrPIK8E9LuI/AAAAAAAAABQ/zruY1xFXvUY/s320/abdi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5094635693737324258" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;      &lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-size:78%;" &gt;  Foto By : kiky kurniawan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Potret pengabdian tanpa pamrih para abdi dalem juru kunci keraton di tengah hiruk pikuk kehidupan yang serba pragmatis. Adakah penghargaannya?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  SUASANA lengang pagi itu. Hanya ada beberapa orang sedang beristirahat di teras masjid. Gapura Paduraksa menjadi tugu penyambut kehadiran para pengunjung kompleks pemakaman Kotagede.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;”Masuk gapura kedua ini, lurus &lt;i&gt;aja&lt;/i&gt; Mbak,” tukas seorang ibu, memberi tahu dimana saya dapat bertemu para abdi dalem juru kunci.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dua buah bangunan berdinding kayu tampak dipenuhi beberapa orang yang mengenakan baju beskap dan kain. Di tempat inilah para juru kunci melaksanakan tugasnya sehari-hari sebagai abdi dalem keraton.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pada dinding bangunan tertempel beberapa foto kegiatan para juru kunci dan peraturan di Makam Kotagede.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Beberapa juru kunci terlihat sedang membersihkan pelataran tanpa menggunakan alas kaki.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;“Honggo Budoyo,” ujarnya ketika memperkenalkan diri.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Lelaki berumur 51 tahun ini merupakan salah satu juru kunci di makam tersebut`.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hari itu ia yang bertugas menerima tamu dan mencatat para peziarah yang mengunjungi makam.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Diatas meja tugasnya, tergeletak buku tamu, kotak amal serta rokok kretek ber-&lt;i style=""&gt;merk&lt;/i&gt; Lodjie.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Beberapa juru kunci lainnya terlihat sedang berbincang-bincang santai dibelakang tempat duduk kami.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Sama halnya dengan komplek di Makam Imogiri dan Makam Kotagede, juru kunci keraton pun dibedakan menjadi juru kunci Surakarta&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan Yogyakarta.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Honggo sendiri merupakan abdi dalem juru kunci Surakarta. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Di makam Kotagede ini, juru kunci Yokyakarta berjumlah 40 orang dan Surakarta 15 orang.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mayoritas juru kunci merupakan masyarakat yang bertempat tinggal didaerah sekitar makam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Honggo kemudian menuturkan ihwal ia menjadi juru kunci di makam tersebut.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;“Bapak saya yang menyuruh.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Katanya, karena saya sudah menikah.” ujarnya. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Tapi Ia tak langsung mengiyakan perintah ayahnya itu. Baru beberapa tahun setelah menikah, ia mau mengikuti proses magang sebagai abdi dalem. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Sebelum menjadi abdi dalem, memang ada peraturan untuk menjalani kegiatan magang terlebih dahulu. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Setelah melewati masa magang selama tiga tahun, Honggo kemudian diangkat sebagai abdi dalem tetap. Ia lalu diberi kekancingan, yaitu sejenis surat pengangkatan jabatan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Waktu magang para juru kunci tidak tentu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;“Ada yang tiga, lima tahun, bahkan ada yang sampai 12 tahun,”&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tukas Honggo sambil sesekali terbatuk.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Oleh ayahnya, ia dibekali wejangan untuk bekerja dengan baik, serta tidak mengecewakan ketua. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Sampai sekarang,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ia berusaha mematuhi perkataan ayahandanya tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Walaupun sudah mengabdi selama 22 tahun, pangkat Honggo sebagai abdi dalem masih seorang jajar. Ia menuturkan bahwa urutan jabatan abdi dalem Keraton Surakarta bermula dari seorang jajar, lurah muda, lurah tua, mantri, penewu, raden tumenggung kemudian yang terakhir adalah KRT atau Kanjeng Raden Tumenggung. Sedangkan untuk Keraton Yokyakarta yaitu jajar enom, jajar sepuh, lurah, mantri, penewu, wedana, riyo, bupati anem, bupati, bupati kiwo dan yang tertinggi adalah nayoko.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Abdi dalem juru kunci makam Kotagede sendiri dibawah naungan pimpinan yang berada di Makam Imogiri.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Juru kunci Surakarta&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dipimpin oleh KPH Suryo Negoro, sedang Yogyakarta dipimpin oleh KRT Hastono Nagoro. Mereka inilah yang berhak mengangkat dan memecat seorang abdi dalem juru kunci.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Ketika ditanya mengenai suka duka kehidupan seorang juru kunci keraton, Honggo dengan cepat menukas, “ Wah, kalau dukanya itu nggak ada, hatinya itu selalu senang.”&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ia kemudian menambahkan, “Pokoknya hidupnya tenteram.”&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Selama wawancara, Honggo yang tamatan Sekolah Dasar ini memang kerap mengatakan bahwa ia hanya mencari ketentraman batin sebagai abdi dalem.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Tidak ada kriteria khusus atau prasyarat tertentu untuk menjadi abdi dalem juru kunci kedua makam keraton ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Orang luar pun dapat masuk asalkan bisa lulus seleksi selama magang.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Waktu pembukaan pendaftaran menjadi juru kunci, menurut Honggo tidak menentu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Selang beberapa waktu kemudian, beberapa juru kunci terlihat meninggalkan pelataran makam dengan terburu-buru.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Honggo menjelaskan bahwa mereka abdi dalem juru kunci Yokyakarta yang sedang dipanggil pihak keraton untuk menerima jatah beras.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jatah beras tersebut, baik dari Keraton Yokyakarta atau Surakarta, menurutnya tidak tiap bulan didapat.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hanya pada waktu tertentu yang ditetapkan oleh keraton.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Ketika disinggung masalah gaji, Ia menuturkan bahwa bukan gaji, tapi &lt;i style=""&gt;blanjan&lt;/i&gt;, atau uang belanja.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;“Kalau gaji berpuluh-puluh ribu, mbak,” ujarnya sambil tertawa.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ia menambahkan bahwa gaji seorang abdi dalem Surakarta berkisar 50-500 ribu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ini tergantung pada jabatan abdi dalem tersebut.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Honggo, yang masih seorang jajar, digaji Rp. 55.000 per bulan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sedang abdi dalem jajar Keraton Yogyakarta, lanjut Honggo, hanya Rp. 4.700 per bulan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dari belakang, rekannya sesama juru kunci ikut menambahkan, “Dibulatkan saja&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mbak, jadi Rp.5000,”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Sebelum menjadi juru kunci, Honggo mempunyai kerja sambilan sebagai pengrajin perak Kotagede.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;“Sekarang saya nganggur, sudah tua,” ucapnya sambil menerawang.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ia mengaku tidak tertarik berpindah ke pekerjaan lain.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Honggo juga mengungkapkan harapannya untuk bisa menjadi abdi dalem juru kunci&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sampai akhir hayatnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Itupun, katanya, jika tidak ada halangan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Istri dan dua orang anak Honggo tidak merasa keberatan dengan pekerjaannya sekarang.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mereka merasa bangga ayahnya menjadi abdi dalem keraton.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kedua anak Honggo tidak ada yang bisa meneruskan pekerjaannya karena keduanya adalah anak perempuan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Untuk membantu keuangan keluarga, istrinya lantas menjadi penjahit di rumah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Ditengah-tengah pembicaraan kami, datang seorang lelaki yang ingin berziarah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Honggo pun pamit sebentar untuk melayani tamu tersebut.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ia terlihat terampil membantu sang tamu mengenakan pakaian peranakan Jawa.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Memang ada aturan pemakaian busana untuk memasuki makam keraton di Kotagede dan Imogiri.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Peziarah lelaki wajib mengenakan beskap, kain dan blankon, sedangkan peziarah wanita memakai kemben dan kain.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Peraturan lain yaitu pelarangan pemakaian perhiasan dan membawa kamera. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Peziarah perempuan dalam memakai kemben biasa dibantu oleh istri abdi dalem. Peziarah tersebut kemudian diantar menuju makam oleh juru kunci lainnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Pekerjaan sehari-hari juru kunci selain melayani dan mengantar peziarah ke makam adalah membersihkan seluruh komplek makam.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bunga dari para peziarah yang berada diatas pusara dibersihkan setiap hari Kamis.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Setiap bulan Maulud, para juru kunci juga mempunyai kegiatan menguras Sendang Seliran yang berada di komplek makam tersebut.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sendang Seliran sendiri terdiri dua buah sendang, yaitu Sendang Seliran Kakung milik Keraton Surakarta dan Sendang Seliran Putri&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang dimiliki Keraton Yokyakarta.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Pekerjaan sebagai juru kunci dimulai pada pukul delapan pagi sampai jam delapan pagi lagi pada &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;keesokan harinya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Juru kunci Yogyakarta bertugas giliran setiap enam hari sekali.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sedangkan juru kunci Surakarta, bertugas tiap lima hari sekali.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ada pembagian khusus dalam membawa kunci makam.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Setiap limabelas hari sekali kunci berpindah tangan dari juru kunci Yogyakarta ke juru kunci Surakarta, dan sebaliknya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Jam kerja juru kunci sendiri tidak terlalu mengikat.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jika salah seorang juru kunci mempunyai keperluan mendesak, ia bisa minta ijin kepada rekannya sesama juru kunci. “Misalnya saja saya mau &lt;i style=""&gt;mantenan&lt;/i&gt;, tinggal ngomong sama teman disini berangkat jam berapa,” kata Honggo.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Berjaga selama 24 jam sehari rupanya tidak menjadi alasan untuk mengeluh.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Para tamu yang kerapkali datang pada malam hari tetap mereka layani.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Honggo sebisa mungkin menahan pegal, karena terlalu lama duduk, jika banyak peziarah yang datang.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jika tidak, ia pun bisa merebahkan diri di ruangan juru kunci.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Honggo beserta juru kunci lainnya tidak membedakan setiap tamu yang datang.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kaya atau miskin, diterimanya dengan senang hati.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ia lalu menceritakan tentang pejabat-pejabat yang pernah berziarah di makam tersebut.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;“Pak Harto kalau kesini langsung masuk ruang dalam situ, menghindari kerumunan,” kata Honggo mengenang sang mantan presiden sambil menunjuk ruangan di sebelah kami.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Kekerabatan antar juru kunci pun terbilang sangat kuat.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Iuran per orang sering dilakukan jika ada salah seorang dari mereka yang masuk rumah sakit atau terkena musibah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tak hanya itu, abdi dalem Surakarta setiap malam Jumat Pon mengadakan tahlilan di masjid.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Abdi dalem Yokyakarta sendiri, setiap malam Grebeg bulan Maulud dan tanggal 27 Rejeb Penanggalan Jawa, juga mengadakan tahlilan bersama.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kedua acara tersebut bertujuan untuk memperingati Maulid Nabi dan Isra Mi`raj.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Kedekatan antara para abdi dalem juru kunci dengan rajanya, yakni Sultan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hamengkubuwono X dari Yokyakarta&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan Sunan Paku Buwono XIII dari Surakarta&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;terkesan tidak terlalu dekat.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hal ini disebabkan adanya peraturan bahwa raja setelah diangkat tidak boleh mengunjungi makam.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tetapi sehari sebelum penobatan, calon raja wajib berziarah ke makam Kotagede dan makam Imogiri.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Honggo sendiri mengaku tidak banyak tahu mengenai asal muasal peraturan-peraturan yang diterapkan dimakam tersebut.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Usia rupanya tidak membatasi seseorang menjadi seorang abdi dalem juru kunci.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Di makam Kotagede juru kunci paling muda berusia 36 tahun dan yang tertua 90 tahun-an.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;“Yang paling tua ini sekarangudah nggak aktif, tapi tetap jadi abdi dalem,” tukas Honggo. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Hastono Wahyudi, juru kunci paling muda, hanya tersenyum ketika saya menanyakan apakah gajinya sebagai abdi dalem dari Yokyakarta dapat mencukupi hidupnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Jabatan sebagai juru kunci makam keraton memang mayoritas turun-temurun dari para orang tua.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mereka biasanya menginginkan anaknya meneruskan pekerjaan mereka sebagai abdi dalem.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hal ini pula yang membuat &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Godho Rasiko mau menggantikan ayahnya menjadi juru kunci makam kotagede.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;“ Tapi disini cuma kerja sambilan mbak, saya juga kerja membantu praktek dokter spesialis kandungan,” tukasnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dalam menjadi juru kunci, ia hanya berniat mengabdi pada keraton.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Godho merupakan juru kunci yang baru diangkat beberapa hari pasca gempa 27 Mei &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;silam.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bersama lima calon juru kunci lainnya, ia dilantik oleh KRT Suryo Negoro di tenda pengungsian Imogiri.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Seperti Honggo, keluarganya tidak keberatan ia menjadi abdi dalem yang penghasilannya kecil.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Salah seorang anaknya bahkan sedang menempuh kuliah di salah satu universitas swasta di Yogyakarta. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Saat itu Godho sedang berjaga di Pendapa Sapit Urang.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Di pendapa ini terpampang lukisan Panembahan Senopati dan Kyai Ageng Pamanahan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dari tempat tersebut, para peziarah diantar menuju bangunan inti makam.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;“Sebenarnya ini tempat juru kunci yang senior.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tapi karena semua pergi mengambil beras, jadi saya yang jaga,” ungkap Godho.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Ketika hari beranjak siang, saya berpamitan pada juru kunci makam Kotagede untuk menuju makam Imogiri. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Sebelumnya tak lupa saya menengok Sendang Seliran yang terkenal dengan lele putihnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sendang tersebut biasa digunakan keluarga abdi dalem juru kunci untuk keperluan sehari-hari.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Di lereng atas sendang, beberapa pekerja sedang memperbaiki bangunan makam yang rusak terkena gempa.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Makam Imogiri atau yang lebih terkenal dengan Pajimatan Imogiri, terletak 17 kilometer dari pusat Kota Yogyakarta.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dari Kotagede, saya memerlukan waktu sekitar 20 menit dengan mengendarai sepeda motor.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Disisi-sisi jalan menuju Imogiri, mata tertumpu pada keganasan bencana gempa yang meluluh-lantakkan wilayah ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Tiba disana, saya diantar seorang pemandu menuju kompleks makam.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Di beranda masjid, saya bertemu dengan salah seorang juru kunci yang saat itu menjadi imam masjid.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Namanya Daldiri R.Mangun Pamudjo.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kami pun berbincang-bincang di bangunan pendapa depan masjid.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Disisi kanan pendapa, terdapat tangga trap sewu menuju makam.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dinamakan trap sewu karena jumlah anak tangganya yang banyak, yakni 345 buah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Lelaki yang akrab disapa Daldiri ini, sudah 43 tahun mengabdi sebagai juru kunci.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pangkatnya sendiri sudah naik menjadi seorang mantri. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Berpuluh tahun bekerja menjadi juru kunci tidak membuatnya jenuh terhadap pekerjaan ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Niat yang bulat sudah ia tandaskan dari awal bekerja.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Seperti juru kunci lainnya, Daldiri juga mengikuti jejak ayahnya dalam meniti pekerjaan ini. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Kepada anak-anaknya, sang ayah menganjurkan agar ada sisi lanjutan ke generasi penerus.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tapi tidak semua saudaranya menjadi abdi dalem.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;“Adik saya, Prof. DR. Joko Sasmito, malah menjadi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dosen di UGM,” ujarnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ia sendiri mengaku hanya lulusan Sekolah Teknik Menengah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Ia pun kemudian menjalani magang di Makam Imogiri.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Beberapa tahun setelah magang, ia mengaku didatangi macan putih.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Macan &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;yang disebut Kyai Kopek itu dipercayai sebagai jelmaan Sultan Agung.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Oleh Bupati Makam Imogiri ia kemudian dikukuhkan sebagai abdi dalem juru kunci.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bupati tersebut meyakini kedatangan Kyai Kopek sebagai tanda bahwa dirinya sudah pantas diangkat jadi juru kunci.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Dari awal bekerja, yakni tahun 1963,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Daldiri hanya digaji sebanyak Rp. 1.250,-.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Seiring bertambahnya tahun, gajinya juga naik demi sedikit.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;“Tapi pertambahannya cuma berapa persen,” imbuhnya tanpa kesan mengeluh.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tanggal pemberian gaji pun tidak menentu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dahulu, pada pemerintahan Sunan Paku Buwana XII gaji selalu diberikan tanggal enam atau tujuh awal bulan, tapi kini tidak lagi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Senada dengan juru kunci lainnya yang saya temui, Ia juga mencari ketentraman sebagai abdi dalem.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tradisi mengabdi sendiri diyakini menjadi refleksi budaya Jawa yang menempatkan keraton sebagai sentral kehidupan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sehingga, para abdi dalem mencari ketentraman hidup dari sentral kehidupan itu sendiri.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Gaji atau &lt;i style=""&gt;blanjan&lt;/i&gt;, tidak menjadi orientasi hidup mereka.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Yang membahagiakan menjadi juru kunci menurut Daldiri, jika bisa berjabat tangan dengan para pejabat dan orang-orang terkenal.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hal lain ialah kalau dapat bertemu dan bertegur sapa dengan para peziarah yang datang.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Hubungan antara juru kunci dan peziarah pun kerap berlanjut diluar urusan ziarah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Beberapa dari mereka bahkan masih ada yang mengiriminya sejumlah uang untuk menopang biaya hidup.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pada awal mula ia menjadi juru kunci, ia sedikit mengalami kesulitan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Menurut penuturannya, makam Imogiri kala itu masih berupa hutan yang sangat gelap, baik siang ataupun malam hari.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Untuk&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;penerangan, ia hanya menggunakan &lt;i style=""&gt;mancung&lt;/i&gt;.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;Mancung&lt;/i&gt; adalah pucuk pohon kelapa.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bagian pohon itu kemudian dibelah-belah, dikeringkan kemudian dinyalakan sebagai obor.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sebelum ada listrik, alat penerangan berganti-ganti dari &lt;i style=""&gt;mancung&lt;/i&gt;, &lt;i style=""&gt;ting&lt;/i&gt;, &lt;i style=""&gt;sentir&lt;/i&gt; serta &lt;i style=""&gt;teplok&lt;/i&gt;.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Saat menggunakan &lt;i style=""&gt;ting&lt;/i&gt;, Daldiri harus mengambil minyak di dekat terminal Imogiri per setengah gayung.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Di waktu itu memang ada peraturan maksimal pengambilan minyak hanya setengah gayung.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ia pun harus rela bolak-balik mengambil minyak itu jika habis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Untuk menambah penghasilan, ia juga mempunyai kerja sampingan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;“Kalo nggak kerja disini, ya saya sering kepasar jualan jam atau sepeda,” tukasnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Barang-barang tersebut, didapatnya dari teman-temannya sesama juru kunci.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ia biasanya berjualan di Pasar Imogiri.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;“Sekarang pasarnya hancur ya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kena gempa,” ucapnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Walaupun digaji sedikit dari Keraton, Daldiri beserta juru kunci lain biasanya &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;juga mendapat uang dari para peziarah yang berbelas kasih.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;“Ya kadang limaribu, sepuluh ribu, kadang kalau pejabat limapuluh ribu,” ungkapnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;“Seikhlas yang ngasih,” imbuhnya lagi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tetapi pernah terjadi, dalam jangka waktu yang relatif lama, ia mengalami kekurangan uang.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sehari, ujarnya, ia hanya punya uang Rp.250,-.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Uang itupun digunakan untuk membeli satu bungkus nasi sehari.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;“Minumnya minta penjualnya,” katanya sambil tersenyum mengenang masa-masa pahit.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Daldiri ketika saya temui terlihat mengenakan baju batik.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ia mengatakan karena sehabis shalat, jadi belum memakai pakaian dinas juru kunci.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Lebih lanjut lagi, ia kemudian menjelaskan bahwa pakaian dinas abdi dalem Surakarta terdiri dari 12 pasang pakaian.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Masing-masing pakaian dipakai jika ada acara atau kedatangan orang tertentu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pakaian warna putih dikenakan kalau Presiden yang datang dan pakaian hijau dipakai jika yang datang berkunjung adalah seorang menteri. Pakaian untuk kunjungan ABRI, pejabat lain, ataupun untuk kegiatan tertentu pun dibedakan. Pakaian tersebut didapatkannya dari keraton.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Berbeda dengan Surakarta, abdi dalem Yokyakarta hanya mempunyai satu stel pakaian dinas juru kunci.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pakaian yang berwarna lurik hitam atau biru tersebut, dibeli sendiri oleh masing-masing juru kunci.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Bekerja di makam rupanya tidak membuat Daldiri menjadi menghamba pada hal-hal yang mistis.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;“Pedoman saya hanya Al Quran dan Al Hadits!,” ucapnya mantap.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ia mengatakan bahwa memang banyak peziarah yang mencari berkah di tempat tersebut.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kalau bertemu dengan peziarah seperti itu, ia hanya bisa memberi saran agar jangan berbuat syirik.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Beberapa diantara peziarah banyak juga yang minta didoakan oleh juru kunci.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Biasanya mereka didoakan agar menjadi orang sukses.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Peziarah seperti ini yang biasanya loyal memberi uang kepada para juru kunci.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Para artis, kata Daldiri, banyak juga yang minta penglaris di tempat ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Beberapa tahun setelah menjadi abdi dalem, ia berusaha mengajak anak-anak sekitar untuk belajar mengaji di masjid makam Imogiri.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sampai sekarang, ia masih dipercaya menjadi salah satu takmir disitu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Masjid itu sendiri didirikan bersamaan dengan komplek pemakaman pada tahun 1632 M.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Semua tubuh bangunannya masih asli.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tak terkecuali jam besar yang berdentang tiap jam sekali.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Ketika di tengah wawancara ada dua turis asing yang terlihat kebingungan, Daldiri kemudian menyapa mereka.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bahasa Inggrisnya terlihat fasih. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Ia kemudian menyilahkan turis tersebut untuk naik keatas komplek makam.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Kenaikan pangkat abdi dalem juru kunci Yokyakarta terjadi setiap lima tahun sekali.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Peraturan ini muncul sejak Sultan Hamengkubuwono X.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sedangkan abdi dalem juru kunci dari Surakarta tidak menentu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tergantung pada kebijakan sang bupati, sebagai pimpinan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pemecatan dan skorsing pun, tambah Daldiri, merupakan kewenangan penuh bupati.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sopan santun dalam menjawab, cara sungkem dan menginjak pendopo, merupakan beberapa contoh penilaian kepada seorang juru kunci.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;“Saya berhati-hati kalau berbicara pada bupati.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Saya kan bekerja udah lama, jadi udah tahun sikonnya,” ucap Daldiri.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tapi beberapa rekannya ada yang sudah terkena skors, bahkan dipecat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sayangnya, ia tak bisa meneruskan pekerjaan sebagai juru kunci pada keturunannya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Daldiri memilih hidup melajang.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sisi lanjutan sebagai juru kunci dari ayahnya pun tidak bisa dipenuhi olehnya.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Ia hanya mengharap kesehatan badannya agar bisa terus bekerja sebagai juru kunci.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Saat terjadi gempa dua bulan yang lalu, ia sedang berada dimasjid makam.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Juru kunci lainnya yang sedang bertugas, bergegas menuju rumah mereka yang roboh.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Karena tidak berkeluarga, ia lantas disuruh pimpinannya untuk menjaga makam seorang diri.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Gempa susulan yang kerapkali datang, diacuhkannya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Karena gempa itu pula, banyak bangunan makam yang hancur.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Beruntung, rumahnya yang hanya berjarak sepuluh meter dari komplek makam, tidak rusak parah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Karena gempa juga, makam Imogiri dan Makam Kotagede relatif sepi pengunjung dibanding hari biasanya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hal ini tentu berimbas pada pendapatan penjual makanan sekitar makam, pemandu dan penjaga parkir yang mayoritas keluarga dari juru kunci.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Meski sehari-hari bergelut di pemakaman, ini tidak menjadikan lelaki berusia 64 tahun ini buta terhadap dunia luar.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dalam pembicaraannya, Daldiri kerap menyinggung mengenai masalah politik.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ia mengaku sangat mengagumi Amien Rais, yang menurutnya, mampu menumbangkan rezim Soeharto.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ia juga membicarakan perebutan tahta di Keraton Surakarta antara Hangabehi dan Tedjowulan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sebagai abdi dalem, ia tentunya mendukung Raja yang ada di lingkup keraton, dalam hal ini Hangabehi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Walau begitu, ia juga mengemukakan kritiknya ke pada Sang Raja.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Karena pengabdian yang tinggi, Daldiri masih bertahan menjadi juru kunci makam keraton di usianya yang sudah berkepala enam ini. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pengabdian pulalah yang membuat Giyanto mau menjadi seorang abdi dalem juru kunci.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Lelaki yang bergelar Mas Ngabehi Jogokaryo ini, sudah 17 tahun menekuni pekerjaan sebagai juru kunci.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;“Orang yang pekerjaannya menjaga,” tukas Giyanto menjelaskan makna dari gelar tersebut.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pangkatnya sendiri sejajar dengan Daldiri, yaitu mantri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Seperti layaknya para juru kunci yang lain, kesehariannya membersihkan makam dan melayani peziarah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Lelaki yang juga bekerja sebagai buruh tani ini, tinggal di Desa Ukirsari, Imogiri.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Anak sulung Giyanto juga mengikuti jejaknya sebagai abdi dalem juru kunci.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Anaknya sendirilah yang berkeinginan menjadi seorang juru kunci.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;“Sekarang dia baru satu tahun magang,” ucap Giyanto.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ia sendiri sebenarnya menginginkan anaknya langsung diangkat tanpa proses magang.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Di Makam Imogiri kegiatan rutin juru kunci setiap tahun adalah Nguras Kong atau enceh.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pelaksanaannya pada bulan Syuro hari Selasa kliwon atau Jumat Kliwon.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Prosesi pengurasan gentong tempat berwudhu ini dilakukan oleh keluarga keraton, para juru kunci, baru masyarakat awam.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Air dalam enceh tersebut dipercaya dapat memberi kebaikan dalam kehidupan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Menurut penuturan Giyanto, para peziarah yang datang jarang melanggar peraturan yang diterapkan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Selama menjadi juru kunci, hanya satu peristiwa yang membuatnya tidak berkenan dihati.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Beberapa tahun silam, ada seorang pemuda yang datang berziarah ke makam.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Setelah membagikan uang pada juru kunci, ia kemudian lari-lari diatas pagar makam dan tiduran di atap makam.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;“Tingkah lakunya kayak orang gila,” ujar Giyanto.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pemuda tersebut juga memecah kaca-kaca di makam Hamengkubuwono IX.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Oleh para juru kunci dan masyarakat sekitar, lelaki ini kemudian ditangkap dan dipukuli.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Anehnya, darah yang keluar bisa hilang dalam sekali usapan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Para juru kunci kemudian bersikap biasa saja terhadap peristiwa tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Meskipun jumlah juru kunci Makam Imogiri dan Kotagede lebih dari seratus orang, mereka tidak mempunyai paguyuban juru kunci makam keraton secara resmi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Walaupun begitu, rasa memiliki terhadap keraton telah mengikat para juru kunci kedalam persaudaraan yang kokoh.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Filosofi orang Jawa, &lt;i style=""&gt;Nrimo ing Pandum&lt;/i&gt;, atau menerima apa adanya, rupanya dipegang erat oleh para juru kunci.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mereka tidak pernah menyesal atas kehidupan yang mereka tempuh.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pekerjaan yang ingin mereka jalani sampai akhir hayat ini, menjadi gambaran falsafah hidup mereka.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Nilai keprojoan atau kedudukan sebagai abdi dalem keraton&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bisa jadi merupakan salah satu alasan seseorang bekerja di&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;komplek –komplek makam keraton tersebut.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Tapi nilai pengorbanan dan pengabdian, itu hal yang sulit ditemukan di sela-sela kehidupan Kota Yogyakarta, setidaknya pada masa ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Selesai melihat bangunan makam yang rusak, saya pun pulang.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Menuruni tiap anak tangga trap sewu makam Imogiri.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Menelaah kembali cermin kecil tempat merefleksikan kehidupan : sebagai juru kunci.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;Ngomong-ngomong sudah setahun lebih tulisan ini saya buat.  Banyak kekurangan di sana-sini.  Masih kurang jeli dalam penggambaran dan harus lebih merinci hal yang tidak biasa. Gaya penulisan pun terkesan semau saya.  Tapi saya sangat menghargai proses.  Silahkan dikritik.  Saya akan amat sangat menghargainya&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5152849839925182464-8174387028654220799?l=syahranni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syahranni.blogspot.com/feeds/8174387028654220799/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5152849839925182464&amp;postID=8174387028654220799' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/8174387028654220799'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/8174387028654220799'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syahranni.blogspot.com/2007/08/serinai-kidung-sang-pengabdi.html' title='Serinai Kidung Sang Pengabdi'/><author><name>syahranny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00165064793382180466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/TPz1fPbQ-wI/AAAAAAAAADY/O5T1cZ6d-vQ/S220/72524_1440494264835_1607411690_30932271_7342771_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/RrPIK8E9LuI/AAAAAAAAABQ/zruY1xFXvUY/s72-c/abdi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5152849839925182464.post-2845115097238886999</id><published>2007-08-03T17:22:00.001-07:00</published><updated>2007-08-03T17:22:56.716-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sajak'/><title type='text'>Tanpa Mati</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;&lt;a href="http://lindapkembang.blogspot.com/2007/06/tanpa-mati.html"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Tuhan...,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Ingin sekali meleburkan diri,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Ingin sekali bersua Al masih&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Ingin sekali rengkuh keterhayatan langit&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;&lt;br /&gt;tapi...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;ku mohon....,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Tanpa mati.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5152849839925182464-2845115097238886999?l=syahranni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syahranni.blogspot.com/feeds/2845115097238886999/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5152849839925182464&amp;postID=2845115097238886999' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/2845115097238886999'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/2845115097238886999'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syahranni.blogspot.com/2007/08/tanpa-mati.html' title='Tanpa Mati'/><author><name>syahranny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00165064793382180466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/TPz1fPbQ-wI/AAAAAAAAADY/O5T1cZ6d-vQ/S220/72524_1440494264835_1607411690_30932271_7342771_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5152849839925182464.post-402926726907904119</id><published>2007-08-03T17:20:00.001-07:00</published><updated>2007-08-04T19:27:48.713-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sajak'/><title type='text'>Pulang</title><content type='html'>&lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";color:black;"  lang="IN"&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Kuutarakan padamu sesore itu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Sebuah aforis mengenai peta berahi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Coba bingkai marut perkelaminan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Aku hanya ingin pulang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Mengelanyut manja pada puisi yang berserak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Berkelakar kena kesejajaran,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Atas frasa yang kita telusuri adanya&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Aku ingin pulang,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Berbincang gamang sedepa bentang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Tentang sebuah narasi kehilangan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Ah, aku ingin pulang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Bukan berkalang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Bukan berpulang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5152849839925182464-402926726907904119?l=syahranni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syahranni.blogspot.com/feeds/402926726907904119/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5152849839925182464&amp;postID=402926726907904119' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/402926726907904119'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/402926726907904119'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syahranni.blogspot.com/2007/08/pulang.html' title='Pulang'/><author><name>syahranny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00165064793382180466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/TPz1fPbQ-wI/AAAAAAAAADY/O5T1cZ6d-vQ/S220/72524_1440494264835_1607411690_30932271_7342771_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5152849839925182464.post-7275898039396407265</id><published>2007-08-03T17:20:00.000-07:00</published><updated>2007-08-04T20:05:48.947-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sajak'/><title type='text'>Lelaki di Bawah Pohon Ara</title><content type='html'>&lt;h3&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;a href="http://lindapkembang.blogspot.com/2007/06/lelaki-di-bawah-pohon-ara.html"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;color:black;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Kau masih disana; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;di bawah pohon Ara.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;br /&gt;Aku begitu menikmati kemasyukanmu &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Pemapar sajak-sajak merah benaman koma &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Penghayat sang Ada di kedalaman rancu,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Memburai untuk dedahkan harakat lalu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Ah, lelakon apalagi yang sedang kau mainkan, sayang?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Mengeja sayup menjadi kebisingan yang bungkam&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Mencipta keterdiaman, diam yang bisu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Selinap senyap di titi waktu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;br /&gt;Aku menemuimu, di batas lengkung rona&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;mencecap embun yang coba tawarkan rasa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Seruak sepanjang lonceng benoa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;br /&gt;Dan kau Lelaki, masih disana; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Termangu di bawah pohon Ara&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5152849839925182464-7275898039396407265?l=syahranni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syahranni.blogspot.com/feeds/7275898039396407265/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5152849839925182464&amp;postID=7275898039396407265' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/7275898039396407265'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/7275898039396407265'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syahranni.blogspot.com/2007/08/lelaki-di-bawah-pohon-ara.html' title='Lelaki di Bawah Pohon Ara'/><author><name>syahranny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00165064793382180466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/TPz1fPbQ-wI/AAAAAAAAADY/O5T1cZ6d-vQ/S220/72524_1440494264835_1607411690_30932271_7342771_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5152849839925182464.post-1612907818889554663</id><published>2007-08-03T17:19:00.004-07:00</published><updated>2008-12-10T01:49:43.985-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sajak'/><title type='text'>Maaf, Kelaminku Bukan Untukmu.</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/RrPIo8E9LvI/AAAAAAAAABY/Iar-8eZuY-E/s1600-h/350.GIF"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 227px; height: 295px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/RrPIo8E9LvI/AAAAAAAAABY/Iar-8eZuY-E/s320/350.GIF" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5094636209133399794" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span  lang="IN" style="color:black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Semalam, dingin benar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Demikian kita membilang&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Semalam, kita sudah didepan losmen kaliurang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Dan aku bilang, aku tak mau&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Bukannya takut, apalagi malu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Sudah kubilang, aku bukan mereka&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Sudah kukata, aku berbeda&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Bangsat tampanku, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Inilah caraku,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;inilah asketis yang terusung&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Tetapi maaf, kelaminku bukan untukmu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bangsat Tampanku.., Terima kasih.  Darimu bisa ku terapkan 'Esensia dan 'Eksistensia.  Maaf telah menyeretmu ke "labolatorium" ku..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5152849839925182464-1612907818889554663?l=syahranni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syahranni.blogspot.com/feeds/1612907818889554663/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5152849839925182464&amp;postID=1612907818889554663' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/1612907818889554663'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/1612907818889554663'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syahranni.blogspot.com/2007/08/maaf-kelaminku-bukan-untukmu.html' title='Maaf, Kelaminku Bukan Untukmu.'/><author><name>syahranny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00165064793382180466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/TPz1fPbQ-wI/AAAAAAAAADY/O5T1cZ6d-vQ/S220/72524_1440494264835_1607411690_30932271_7342771_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/RrPIo8E9LvI/AAAAAAAAABY/Iar-8eZuY-E/s72-c/350.GIF' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5152849839925182464.post-2054081241061013183</id><published>2007-08-03T17:19:00.003-07:00</published><updated>2007-08-04T20:06:49.404-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sajak'/><title type='text'>Kisah Persetubuhan Yang Malang</title><content type='html'>&lt;h3&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;a href="http://lindapkembang.blogspot.com/2007/04/kisah-persetubuhan-yang-malang_7259.html"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;color:black;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Bangunlah Bang,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;anakmu mengoceh lindap kembang &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;sudah ceracau ambang&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;aih, abang..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;si arak abangan, si kere jalang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;tercium untuk kubuang, lanang..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;bangunlah, bang,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;ladang golgota urai palang dan ilalang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;mengelangut rambang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;atas sebuah kisah persetubuhan yang malang..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5152849839925182464-2054081241061013183?l=syahranni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syahranni.blogspot.com/feeds/2054081241061013183/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5152849839925182464&amp;postID=2054081241061013183' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/2054081241061013183'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/2054081241061013183'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syahranni.blogspot.com/2007/08/kisah-persetubuhan-yang-malang.html' title='Kisah Persetubuhan Yang Malang'/><author><name>syahranny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00165064793382180466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/TPz1fPbQ-wI/AAAAAAAAADY/O5T1cZ6d-vQ/S220/72524_1440494264835_1607411690_30932271_7342771_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5152849839925182464.post-4282361079679673580</id><published>2007-08-03T17:19:00.001-07:00</published><updated>2008-12-10T01:49:44.168-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sajak'/><title type='text'>Wanita yang Bergelut dengan Alam Pikirnya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/RrPLCME9LwI/AAAAAAAAABg/nQPXwys1TJI/s1600-h/perempuan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/RrPLCME9LwI/AAAAAAAAABg/nQPXwys1TJI/s320/perempuan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5094638841948352258" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;a href="http://lindapkembang.blogspot.com/2007/04/kisah-persetubuhan-yang-malang_12.html"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Di ujung canting,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Dalam cawan kedewasaan perempuan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Mengaduk hangat uap pasrah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Bergelut pun, kini beralih menjadi sebuah beku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Samar-samar, bahkan tidak membayang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Alibi merah tak lagi membenarkan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Mencoba merinai dalam dikotomi searah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Dan mungkin bersenyawa bersama requiem nafas&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Itulah kamu, dalam pantulan,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Dini itu, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Kamu bilang, aku perempuan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Kamu bilang : jangan panggil aku wanita&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Lalu aku bilang, apa bedanya?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Apa beda jika dikari tak lagi senjatamu?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Apa beda jika kau bukan lagi rumput liarku, Sayang?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5152849839925182464-4282361079679673580?l=syahranni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syahranni.blogspot.com/feeds/4282361079679673580/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5152849839925182464&amp;postID=4282361079679673580' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/4282361079679673580'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/4282361079679673580'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syahranni.blogspot.com/2007/08/wanita-yang-bergelut-dengan-alam.html' title='Wanita yang Bergelut dengan Alam Pikirnya'/><author><name>syahranny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00165064793382180466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/TPz1fPbQ-wI/AAAAAAAAADY/O5T1cZ6d-vQ/S220/72524_1440494264835_1607411690_30932271_7342771_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/RrPLCME9LwI/AAAAAAAAABg/nQPXwys1TJI/s72-c/perempuan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5152849839925182464.post-7408000953915832292</id><published>2007-08-03T17:18:00.002-07:00</published><updated>2007-08-03T17:19:07.088-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sajak'/><title type='text'>emotif</title><content type='html'>&lt;h2&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; color: black; font-style: normal;" lang="IN"&gt;&lt;a href="http://lindapkembang.blogspot.com/2007/04/emotif.html"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; color: black;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Serupa berbilang garis,&lt;br /&gt;berbilang titik, koma dan tepian&lt;br /&gt;telah bersenyawa bersama puing, engkau&lt;br /&gt;Mengerus huruf,&lt;br /&gt;Mengais gigir angan kotak,&lt;br /&gt;Dan pada akhirnya...,&lt;br /&gt;Manusia ini kolaps pada kata menyerah..&lt;br /&gt; &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;br /&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Menimpa tepian koyak,&lt;br /&gt;Yang tak mudah untukku menuai.&lt;br /&gt;Atas pembanding batas,&lt;br /&gt;Mungkin itu bukan aku, ibumu..&lt;br /&gt; &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;br /&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;27 Mei, nak..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;tidurlah bersua pangku tuhan dalam harimu..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5152849839925182464-7408000953915832292?l=syahranni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syahranni.blogspot.com/feeds/7408000953915832292/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5152849839925182464&amp;postID=7408000953915832292' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/7408000953915832292'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/7408000953915832292'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syahranni.blogspot.com/2007/08/emotif.html' title='emotif'/><author><name>syahranny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00165064793382180466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/TPz1fPbQ-wI/AAAAAAAAADY/O5T1cZ6d-vQ/S220/72524_1440494264835_1607411690_30932271_7342771_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5152849839925182464.post-3363025971501696996</id><published>2007-08-03T17:18:00.001-07:00</published><updated>2007-08-06T03:30:00.529-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sajak'/><title type='text'>kerinduan, tanpa syarat, tanpa beban..</title><content type='html'>&lt;h3 style="font-weight: normal; font-family: lucida grande;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;a href="http://lindapkembang.blogspot.com/2007/04/kerinduan-tanpa-syarat-tanpa-beban.html"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;  &lt;span style="font-family: lucida grande;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;color:black;"   lang="IN" &gt;Coba kutiti ukir mata.&lt;br /&gt;Mata sayu yang menatapku padu.&lt;br /&gt;Padan di jora. Sorai yang jontai.&lt;br /&gt;Angin gunung kuncup mimpi.&lt;br /&gt;Angin gunung yang kuyakin kelak kan mencium mataku.&lt;br /&gt;Termohon atas beda.&lt;br /&gt;Kau selatan dan aku utara, Bung.&lt;br /&gt;Sua yang sepi. Adalah hari terakhir aku melihatmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerinduan, lurus dan mendalam.&lt;br /&gt;Pun itu. Bukan cinta, Bung.&lt;br /&gt;Ini rindu. Sekali lagi, ini rindu.&lt;br /&gt;Pengap tapi membebaskan.&lt;br /&gt;Layaknya terali parodi.&lt;br /&gt;Aha, kita memang tengah berparodi.&lt;br /&gt;Lanskap burai wajah topeng.&lt;br /&gt;Carut marut coba benahi.&lt;br /&gt;Kupikir bukit golgota dan padang mahsyar untai satu kidung.&lt;br /&gt;Tak senandung. Ujar parau.&lt;br /&gt;Lelaki di tribun kiri, tuai dari cawan suci.&lt;br /&gt;Ah, malam ini kumengelantur lagi.&lt;br /&gt;kota itu semoga tidak mengubahmu..&lt;br /&gt;tau kah kau, kurindu….&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;color:black;"   lang="IN" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5152849839925182464-3363025971501696996?l=syahranni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syahranni.blogspot.com/feeds/3363025971501696996/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5152849839925182464&amp;postID=3363025971501696996' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/3363025971501696996'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/3363025971501696996'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syahranni.blogspot.com/2007/08/kerinduan-tanpa-syarat-tanpa-beban.html' title='kerinduan, tanpa syarat, tanpa beban..'/><author><name>syahranny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00165064793382180466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/TPz1fPbQ-wI/AAAAAAAAADY/O5T1cZ6d-vQ/S220/72524_1440494264835_1607411690_30932271_7342771_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5152849839925182464.post-5725853648121052015</id><published>2007-08-03T17:17:00.002-07:00</published><updated>2007-08-06T03:30:49.799-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sajak'/><title type='text'>Lelaki yang merindui malam</title><content type='html'>&lt;h3&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;a href="http://lindapkembang.blogspot.com/2007/05/lelaki-yang-merindui-malam.html"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;  &lt;h3&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-weight: normal;color:black;"  lang="IN"&gt;: Sastrarum Nugroho Mahinda&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;aku sangat menyukai malam, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;dan aku sangat mencintaimu, malaikatku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;tuturmu ketika itu, sedikit parau&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;ihwal sebab malam mengupas belah kenangan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;mengkhayal kekal sorai batang hari,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;awal mula sendu beruntai urai untukmu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;malam ini, kuingat kau&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;kuingat malam-malam yang telah kita telanjangi pekatnya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;kuingat pula lepas tawa-tawa kemenangan kita&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Tapi ah, aku malu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Sebab pada malam pula tabir kupakai,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Sebab pada malam pula topeng kupakai,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Aku palsu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5152849839925182464-5725853648121052015?l=syahranni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syahranni.blogspot.com/feeds/5725853648121052015/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5152849839925182464&amp;postID=5725853648121052015' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/5725853648121052015'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/5725853648121052015'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syahranni.blogspot.com/2007/08/lelaki-yang-merindui-malam.html' title='Lelaki yang merindui malam'/><author><name>syahranny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00165064793382180466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/TPz1fPbQ-wI/AAAAAAAAADY/O5T1cZ6d-vQ/S220/72524_1440494264835_1607411690_30932271_7342771_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5152849839925182464.post-2711076784819006878</id><published>2007-08-03T17:17:00.001-07:00</published><updated>2007-08-03T17:17:40.423-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sajak'/><title type='text'>Mandul</title><content type='html'>&lt;h3&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;&lt;a href="http://lindapkembang.blogspot.com/2007/05/mandul.html"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Terbaik, bukan lekukan garis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Dalam titi sebuah hitam hegemoni &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Sang bodoh yang berkitar, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Cermin yang tak lagi memantul,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Mandul.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Menipisnya usang,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Dianggapnya sebagai tawa kemajuan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Aku marah, aku gelisah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Tak lagi lantang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Tak lagi mengoceh merah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Rupanya mahasiswaku bisu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Dan, mandul.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5152849839925182464-2711076784819006878?l=syahranni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syahranni.blogspot.com/feeds/2711076784819006878/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5152849839925182464&amp;postID=2711076784819006878' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/2711076784819006878'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/2711076784819006878'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syahranni.blogspot.com/2007/08/mandul.html' title='Mandul'/><author><name>syahranny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00165064793382180466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/TPz1fPbQ-wI/AAAAAAAAADY/O5T1cZ6d-vQ/S220/72524_1440494264835_1607411690_30932271_7342771_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5152849839925182464.post-890301378895484303</id><published>2007-08-03T17:09:00.000-07:00</published><updated>2007-08-06T03:26:35.998-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sajak'/><title type='text'>Genduk</title><content type='html'>&lt;h3&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;a href="http://lindapkembang.blogspot.com/2007/05/genduk.html"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="IN" &gt;Nduk,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="IN" &gt;Kuajari kau mengeja harakat hari,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="IN" &gt;Biar nanti aku bisa melihatmu menari&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="IN" &gt;Untuk kemudian pergi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="IN" &gt;Ayo Nduk, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="IN" &gt;Mari kumainkan nada gitar sumbang,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="IN" &gt;Dan lantunkan pukau suaramu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="IN" &gt;Untuk kenang, bahwa aku pernah mempunyaimu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="IN" &gt;Nduk genduk,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="IN" &gt;Kuajari kau mengudap peri&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="IN" &gt;Jika hari begitu sombong,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="IN" &gt;Dan kau pun tegak oleh sokong&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="IN" &gt;Nduk-ku,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" lang="IN" &gt;Perempuan merah-ku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Lihatlah, merah putih telah me-merah!!&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5152849839925182464-890301378895484303?l=syahranni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syahranni.blogspot.com/feeds/890301378895484303/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5152849839925182464&amp;postID=890301378895484303' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/890301378895484303'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/890301378895484303'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syahranni.blogspot.com/2007/08/genduk.html' title='Genduk'/><author><name>syahranny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00165064793382180466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/TPz1fPbQ-wI/AAAAAAAAADY/O5T1cZ6d-vQ/S220/72524_1440494264835_1607411690_30932271_7342771_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5152849839925182464.post-1996911070732462699</id><published>2007-08-03T17:08:00.000-07:00</published><updated>2008-12-10T01:49:44.453-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jurnalisme'/><title type='text'>MENGUAK CACAT AMDAL ( amdal 1)</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/RrPD_cE9LsI/AAAAAAAAABA/aceUraKCt5g/s1600-h/amdal.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/RrPD_cE9LsI/AAAAAAAAABA/aceUraKCt5g/s320/amdal.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5094631098122317506" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;                                                                  &lt;span style="font-size:78%;"&gt;                       Foto By : Syahrainy Aisyah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:100%;"&gt;Bermula dari Amerika Serikat, tahun 1969. &lt;i style=""&gt;The National Enviromental Policy Act of 1969 &lt;/i&gt;(NEPA 1969) diperkenalkan sebagai sebuah instrumen untuk mengendalikan dampak segala macam kegiatan yang bisa merusak kelestarian lingkungan. Bentuknya peraturan. Dalam perkembangan selanjutnya, peraturan ini diadopsi oleh banyak negara.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:100%;"&gt;Tahun 1982, Indonesia mengeluarkan undang-undang (UU) lingkungan hidup. Dari sinilah masyarakat Indonesia mengenal istilah analisis mengenai dampak lingkungan (amdal). UU ini diatur lebih lanjut dalam peraturan pemerintah (PP) Nomor 9 Tahun 1986, yang kemudian diganti PP Nomor 51 Tahun 1993, dan terakhir diganti lagi dalam PP Nomor 27 Tahun 1999.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:100%;"&gt;Pemerintah membentuk Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Hidup (Bapedal) melalui Keputusan Presiden Nomor 77 Tahun 1994 untuk melengkapi pelaksanaan peraturan tersebut. Ada tingkat pusat dan daerah, meskipun keduanya tidak memiliki hubungan hierarki struktural. Bapedal pusat kini berada di bawah Kementerian Lingkungan Hidup.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:100%;"&gt;Badan-badan itu menjadi benteng pembela kepentingan ekologi atau lingkungan. Pada praktiknya, kepentingan yang hakikatnya adalah kepentingan bersama dan bersifat jangka panjang itu sering terkalahkan oleh kepentingan praktis materialis yang disebut kepentingan ekonomi. Studi amdal menjadi formalitas saja. Seperti disebutkan dalam website &lt;i style=""&gt;Sinar Harapan&lt;/i&gt;, sebanyak sepuluh ribu hasil studi amdal di Indonesia teronggok menjadi kertas dokumen tak terlaksanakan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:100%;"&gt;Di Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ), sebuah propinsi yang derap pembangunannya deras terasa, pelaksanaan amdal menuai banyak kritik dari para pemerhati lingkungan. Dugaan manipulasi amdal maupun praktek kolusi pun menyeruak tatkala banyak proyek pembangunan dijalankan sebelum izin amdalnya lolos. Pun proses analisis banyak dokumen amdal dikerjakan asal-asalan atau hanya mengandalkan hasil pekerjaan pihak lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:100%;"&gt;Bermacam proyek seperti mal, rumah sakit, jalan raya, taman nasional, asrama mahasiswa, dan masih banyak lainnya dihujat oleh para pemerhati lingkungan ketika Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL) dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL)-nya dinilai tidak benar. Dampaknya, berbagai persoalan lingkungan tak terelakkan lagi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:100%;"&gt;Bapedal daerah (Bapedalda) terkesan lemah menyikapi hal ini. ”Fungsi kami sebatas himbauan moral,” begitu pembelaan Sudarmaji, ketua Bapedalda DIJ. Kewenangan pengambilan keputusan tetap ada di tangan pemerintah, baik pusat maupun daerah. Sayangnya, peraturan yang mengatur sanksi hukum terhadap para pelanggar peraturan lingkungan pun cukup ringan, sebatas sanksi administratif. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:100%;"&gt;Terkait dengan pembangunan dan otonomi daerah, keberpihakan pada lingkungan tetap dinomorduakan. Seperti revitalisasi amdal yang tersirat tujuan untuk memuluskan laju investasi, bukannya semakin memperketat kemungkinan pelanggaran linkungan. Bahkan pernyataan ini dikeluarkan oleh pejabat Kementerian Lingkungan Hidup yang notabene adalah salah satu benteng pertahanan kelestarian lingkungan sendiri.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:100%;"&gt;Walhasil, pembangunan proyek terus dijalankan meski persoalan dampak lingkungannya belum terpikirkan. Lantas kemanakah keberpihakan pemerintah, baik pusat maupun daerah, sebagai pengambil keputusan? Semua pihak tak seharusnya menutup mata karena sebenarnya masalah ekologi adalah untuk kepentingan masa depan umat manusia sendiri. Namun inilah dunia amdal. Sebuah penghilangan hak atas lingkungan hidup, bermula dari suatu dokumen bernama amdal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5152849839925182464-1996911070732462699?l=syahranni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syahranni.blogspot.com/feeds/1996911070732462699/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5152849839925182464&amp;postID=1996911070732462699' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/1996911070732462699'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/1996911070732462699'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syahranni.blogspot.com/2007/08/menguak-cacat-amdal-amdal-1.html' title='MENGUAK CACAT AMDAL ( amdal 1)'/><author><name>syahranny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00165064793382180466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/TPz1fPbQ-wI/AAAAAAAAADY/O5T1cZ6d-vQ/S220/72524_1440494264835_1607411690_30932271_7342771_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/RrPD_cE9LsI/AAAAAAAAABA/aceUraKCt5g/s72-c/amdal.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5152849839925182464.post-2509072450839692313</id><published>2007-08-03T17:04:00.000-07:00</published><updated>2007-08-03T17:16:42.304-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jurnalisme'/><title type='text'>ALKISAH SEBUAH DOKUMEN (Amdal 2)</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";color:black;"  lang="IN"&gt;Proses pengerjaan dokumen amdal yang penuh manipulasi menuai banyak kritik dari para pemerhati lingkungan. Pun kurangnya sosialisasi membuat masyarakat yang seharusnya menjadi pemantau pelaksanaan tidak tahu menahu tentang dokumen tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";color:black;"  lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;MENOLEH ke belakang, pada awal tahun 1987 kita mulai mengenal istilah pembangunan yang berkelanjutan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pembangunan ini berkonsep pada pemenuhan kebutuhan manusia sekarang, tanpa mengurangi potensi pemenuhan kebutuhan yang akan datang. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Diperkenalkan oleh &lt;i style=""&gt;World Commission on Enviroment and Development&lt;/i&gt;, komisi dunia yang menangani lingkungan hidup dan pembangunan milik Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), lantas banyak negara yang kemudian mengadopsinya, termasuk Indonesia.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Pembangunan berkelanjutan ini sangat mempercayai bahwa ada beberapa tahun lagi menjelang datangnya abad baru dengan kondisi bumi yang serba baru pula.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Selama menunggu datangnya abad tersebut, warga dunia harus menghadapi tantangan untuk menyelesaikan berbagai krisis, salah satunya adalah krisis lingkungan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Konsep pembangunan berkelanjutan ini&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ini setidaknya menjadi landasan pemerintah dalam menerbitkan peraturan tentang analisis mengenai dampak lingkungan (amdal). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Di Indonesia, amdal pertama kali dikenal dalam Pasal 16 UU Lingkungan Hidup Nomor 4 Tahun 1982 yang berbunyi ”Setiap rencana yang diperkirakan mempunyai dampak penting terhadap lingkungan wajib dilengkapi dengan &lt;i style=""&gt;analisis mengenai dampak lingkungan&lt;/i&gt; yang pelaksanaannya diatur dengan peraturan pemerintah.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Namun hingga kurun seperempat abad kemudian, wawasan amdal hanya diketahui oleh segelintir orang saja di negri ini. “Ah, apa itu?&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;saya cuma orang kecil, &lt;i style=""&gt;nggak&lt;/i&gt; begitu paham dengan yang seperti itu,” tutur Ahmad, seorang pedagang minuman di sekitar kampus Universitas Gajah Mada (UGM). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Tidak semua masyarakat tahu tentang amdal. Bahkan, mahasiswa yang notabene kaum intelektual pun tidak semua mengetahuinya. Tengoklah Ajul, mahasiswa Teknik Sipil UII.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Ia berujar, “Kurang &lt;i style=""&gt;tau&lt;/i&gt;, semacam peraturan atau apa?&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Berkaitan dengan izin mendirikan bangunan ya?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Jawaban Ajul hampir sama dengan kebanyakan orang yang saya temui.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sebagian besar mengaku tidak terlalu banyak tahu mengenai amdal dan hukum lingkungan di Indonesia.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Padahal keaktifan masyarakat untuk memantau pelaksanaan amdal amat diperlukan. “Sekarang kan intinya pada konsep pembangunan berkelanjutan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Nah, pembangunan berkelanjutan itu untuk generasi mendatang.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Generasi mendatang kan juga masyarakat sendiri, untuk itulah kita perlu melibatkan masyarakat,” kata Sudarmaji, ketua Badan Pengendalian Dampak &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Lingkungan Hidup Daerah (Bapedalda) Propinsi DIJ.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;”Sayangnya,” lanjut dia, ”pemahaman berkelanjutan berwawasan lingkungan belum ada.” Dalam rencana strategi (renstra) Bapedalda tahun 2004-2008, disebutkan juga visi Bapedalda, yakni lestarinya fungsi lingkungan hidup dalam pembangunan berkelanjutan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Namun haruskah masyarakat yang disalahkan atas ketidaktahuannya?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Pasal 3 Keputusan Kepala Bapedalda mengenai keterlibatan masyarakat, menyebutkan beberapa poin hak-hak masyarakat dalam proses amdal.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Diantaranya ialah mendapat informasi mengenai dokumen amdal, proses penilaian, dan keputusan hasil penilaian amdal. Jadi pengetahuan tentang amdal itu adalah hak masyarakat yang harus dipenuhi instansi terkait, bukan kewajiban.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Memberikan saran, pendapat, dan tanggapan atas rencana usaha juga hak yang bisa diperoleh masyarakat.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tata cara keterlibatan masyarakat diatur&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan rinci.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Masukan-masukan yang disampaikan dalam sidang penilaian didokumentasikan oleh komisi penilai amdal (KPA).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Partisipasi masyarakat ini tak hanya menguntungkan masyarakat tetapi juga bagi pemrakarsa amdal.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sikap terbuka yang ditunjukkan oleh warga akan mempermudah pemrakarsa dalam fase penyusunan amdal.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sumber informasi mengenai keadaan lingkungan akan terakses dengan baik, termasuk di dalamnya adalah aspek sosial-ekonomi dan juga aspek sosial-budaya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Ryo, mahasiswa Fakultas Ekonomi UGM, mengatakan, “Seandainya masyarakat tahu mengenai sosialisasi itu pasti mereka banyak menggugat.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sementara masyarakat juga kelihatan acuh tak acuh.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kalaupun ingin mengugat, mereka bingung harus bagaimana dan kemana.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Jika masyarakat awam banyak bersifat pasif, lain halnya dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) atau organisasi pemerhati lingkungan semacam Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), Wana Mandira, Lingkar Lingkup Indonesia, dan organisasi lain yang juga merupakan patner Bapedalda. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Walhi misalnya, banyak melakukan advokasi pada pembangunan yang bermasalah dengan lingkungan ataupun pelanggaran amdal.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Penekanan-penekanan dilakukan kepada pihak yang bermasalah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Partisipasi dan tekanan LSM ini ada pengaruhnya.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Proses pembangunan dirasa lebih berhati-hati.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Contohnya, ada pembangunan yang tidak jadi dibangun karena proses amdalnya tidak selesai.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Seperti rencana pembangunan mal di dekat sebuah rumah makan waralaba pada kawasan Kota Baru Jogjakarta misalnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Rencana ini terhenti di tengah jalan karena terganjal kondisi dekat dengan sebuah sekolah menengah dan memang sebagian besar wilayahnya bukan untuk kawasan industri.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Mal &lt;i style=""&gt;Marvin Revees&lt;/i&gt; yang ada di wilayah Kabupaten Sleman pun tidak jadi dilanjutkan pembangunannya karena proses amdalnya juga tidak berjalan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;DALAM menginformasikan adanya suatu kegiatan yang memulai proses penyusunan amdal, Bapedalda dan pemrakarsa wajib menginformasikan ke khalayak luas.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Spesifikasi media dan tampilan pengumuman diatur jelas dalam Surat Keputusan yang diterbitkan oleh Gubernur mengenai amdal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Pasal 4 &lt;span style=""&gt;Keputusan Kepala Bapedalda &lt;/span&gt;memaparkan kewajiban Kepala Bapedalda sebagai wakil dari unsur pemerintahan,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sedangkan kewajiban pemrakarsa diatur pada pasal 5.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ukuran dan standar huruf, bahasa yang digunakan, serta waktu pengerjaan tertera jelas dalam pasal-pasal ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Poin-poin yang harus diumumkan diantaranya adalah nama dan alamat pemrakarsa, lokasi, jenis kegiatan, dan dampak lingkungan yang akan terjadi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;“Bapedalda sudah menyosialisasikan pada papan pengumuman di Bapedalda, surat kabar, di lokasi pembangunan, dan media lain,” tukas Sudarmadji.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Namun hal ini masih dipertanyakan oleh Suparlan, Direktur Eksekutif Walhi Jogjakarta. “Kadang iklan di media&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;massa kecil sekali ukurannya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Apakah itu sudah bisa dijadikan justifikasi memenuhi syarat informasi ke publik?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Pada dasarnya, tidak hanya sekedar konteks menginformasikan kepada masyarakat, tetapi bagaimana konteks &lt;i style=""&gt;content&lt;/i&gt; dari pembangunan itu sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;ADALAH negara Amerika Serikat yang pertama kalinya memperkenalkan amdal.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;The National Enviromental Policy Act of 1969&lt;/i&gt;, disingkat NEPA 1969, menjadi peraturan yang diadopsi oleh banyak negara.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dalam peraturan ini ada hal menarik, yaitu unsur keterlibatan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;masyarakat dalam keseluruhan mata rantai pengambilan keputusan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;Public hearing&lt;/i&gt;, atau dengar pendapat masyarakat sangat ditekankan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Jika kita membandingkan NEPA 1969 dengan peraturan negara lain hasil adopsinya, maka akan banyak terdapat persamaan serta perbedaan yang menciptakan keunikan masing-masing.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Kanada, salah satu negara tetangga Amerika Serikat, juga mengadopsi peraturan itu meskipun dalam perkembangannnya, ada karakter-karakter unik yang kemudian muncul.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Di negara Mesir, Polandia, dan Turki,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pengaturan mengenai dampak lingkungan lebih bersifat desentralisasi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Di Asia Tenggara, Negara Philipina-lah yang merupakan negara paling maju dalam peraturan perundang-undangan mengenai lingkungan hidup.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ini bisa dilihat dengan banyaknya undang-undang yang mengatur secara lengkap dan mendetail mengenai masalah lingkungan, termasuk didalamnya mengenai amdal.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;“Di Indonesia hampir 84 persen dokumen amdal belum memenuhi syarat,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;16 persen berkriteria baik, tapi belum memenuhi syarat ideal,” tukas Harry Supriyono, salah satu pakar amdal dari Pusat Studi Lingkungan Hidup (PSLH) UGM mengenai kualitas dokumen amdal. “Banyak yang masih sebatas &lt;i style=""&gt;amdal-amdalan&lt;/i&gt;,” imbuhnya lagi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Komentar yang tak jauh beda juga dilontarkan oleh Zairin Harahap, dosen hukum lingkungan Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia serta ketua Lembaga Kajian dan Bantuan Hukum (LKBH) UII. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;“Banyak amdal fotokopi, amdal fiktif,” ungkapnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Lebih lanjut ia mengemukakan, saat ini masih banyak terjadi peniruan dokumen amdal.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hanya dengan mengubah tempat, tanggal dan angka, maka pemrakarsa dapat memperoleh dokumen amdal dengan mudahnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;“Ini juga yang menjadi salah satu kelemahan regulasi kita,” tutur Zairin. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Tidak adanya kriteria dan indikator penilaian, menjadikan proses penilaian dokemen ini menjadi subyektif.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Padahal kajian amdal bersifat obyektif, bukan subyektif karena tunduk pada metodologi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Penyusunan dokumen amdal memang harus dilakukan secara sistematis, ilmiah, dan berurutan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sejak tahun 1970 sampai saat ini sudah banyak metode digunakan dalam penyusunan dokumen ini. Metode yang banyak digunakan adalah metode &lt;i style=""&gt;Leopold&lt;/i&gt;, &lt;i style=""&gt;Moore&lt;/i&gt; dan &lt;i style=""&gt;Sorenson&lt;/i&gt;. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Metode Leopold juga dikenal dengan matriks Leopold.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Matriks yang diperkenalkan adalah matriks yang terdiri dari dari 100 macam aktifitas dari suatu proyek dengan 88 komponen lingkungan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Metode inilah yang banyak dipakai oleh para penyusun amdal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Kenapa harus menggunakan metode? Hal ini disebabkan banyaknya manfaat yang akan diperoleh bagi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;para penyusun dokumen amdal.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Diantaranya adalah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tidak ada komponen lingkungan penting yang terlewatkan dalam penganalisaan dan mempermudah pengumpulan serta evaluasi data.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Dengan menggunakan metode, maka dokumen amdal memuat disiplin ilmu yang saling terintegrasi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Lemahnya mutu dokumen amdal ini bisa jadi karena kualitas konsultan dan pengerjaan yang tidak serius.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Bahkan dalam website &lt;i style=""&gt;Sinar Harian&lt;/i&gt;, disebutkan bahwa sebanyak sepuluh ribu hasil studi amdal hanya menjadi kertas dokumen.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dokumen-dokumen ini tanpa ada pelaksanaan di lapangan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;DI JOGJAKARTA, amdal menjadi bahasan yang cukup menyita perhatian. Gencarnya pendirian bangunan dan mal-mal dalam kurun waktu dua tahun ini,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bisa jadi menjadi ihwal&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;utamanya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Jika kita menilik pada PP Nomor 27 Tahun 1999, disebutkan bahwa amdal adalah kajian mengenai dampak besar atau penting suatu usaha dan atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup, yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan atau kegiatan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Sudarmaji menambahkan pengertian tersebut, ”Singkatnya, amdal merupakan kajian dari semua kegiatan yang diperkirakan mempunyai dampak penting dan besar bagi lingkungan,” ujarnya. Sebagai instrumen preventif, amdal dibuat pada tahap paling dini dalam suatu rencana kegiatan pembangunan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Suparlan mengatakan, “Di Jogja saat ini ada sekitar 30 kegiatan yang bermasalah dengan lingkungan. Dari jumlah tersebut sebagian besar, pembangunannya sudah dilaksanakan walaupun amdalnya belum keluar.” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Merunut pada tahapan yang harus dilalui oleh pemrakarsa sebagai pembangun, akan ditemukan dua tahapan dalam pengajuan amdal.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;“Dari empat dokumen, dokumen pertama, yaitu &lt;i style=""&gt;ka-andal&lt;/i&gt; (kerangka analisis dampak lingkungan-&lt;i style=""&gt;red&lt;/i&gt;) diajukan pada tahap pertama. Selanjutnya &lt;i style=""&gt;andal&lt;/i&gt;, RKL dan RPL diajukan pada tahap kedua,” papar Zairin Harahap. RKL adalah Rencana Pengelolaan Lingkungan, sedangkan RPL adalah Rencana Pemantauan Lingkungan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Jika andal merupakan telaah cermat dan mendalam mengenai dampak besar dan penting suatu usaha atau kegiatan, maka ka-andal adalah ruang lingkup kajian analisis mengenai dampak lingkungan hidup, yang merupakan hasil dari pelingkupan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Pelingkupan, atau &lt;i style=""&gt;scooping&lt;/i&gt;, dalam buku berjudul ”&lt;i&gt;Analisa Mengenai Dampak Lingkungan&lt;/i&gt;” terbitan &lt;i&gt;Gadjah Mada University Press&lt;/i&gt;, disebutkan sebagai salah satu proses untuk menetapkan dampak penting dari suatu kegiatan terhadap lingkungan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Tujuan pelingkupan sudah barang tentu untuk efisiensi biaya dan tenaga.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dalam pelaksanaan amdal, pelingkupan telah digunakan sejak awal dari langkah dini penyusunan ka-andal.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Keahlian dan pengalaman yang cukup dalam pelaksanaan &lt;i style=""&gt;scooping&lt;/i&gt;, sangat menentukan hasil yang didapat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Beanland dan Duinker, pada tahun 1983 memperkenalkan dua jenis pelingkupan, yaitu skoping sosial dan skoping ekologis.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kemudian dilengkapi oleh Sontag, dengan skoping kebijaksanaan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan perencanaan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Skoping jenis terakhir ini,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bersifat penyampaian pendapat kepada untuk menetapkan kebijakan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;RKL dalam tata urutan penyususnan amdal ialah upaya penanganan dampak besar dan penting terhadap lingkungan hidup yang ditimbulkan akibat dari rencana usaha atau kegiatan, dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;RPL didefisnisikan sebagai upaya pemantauan komponen lingkungan hidup yang terkena dampak besar dan penting akibat dari rencana usaha atau kegiatan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Tata urutan lebih lanjut, kata Zairin, dokumen ini kemudian diajukan ke instansi terkait, dalam hal ini misalnya Gubernur DIJ.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Setelah itu, dokumen diserahkan pada KPA.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Ada empat prinsip dasar pelaksanaan amdal.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kesetaraan posisi pihak-pihak yang terlibat, transparansi dalam pengambilan keputusan, penyelesaian masalah dengan adil, serta kerjasama antar pihak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Dalam PP Nomor 51 Tahun 1993, ditetapkan empat jenis studi amdal, yaitu amdal proyek, terpadu atau multisektoral, kawasan, dan regional. Perbedaan masing-masing amdal tersebut berkisar pada lokasi, keterkaitan, perencanaan, dan lintas sektoral.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Empat kelompok parameter yang diuji dalam studi amdal meliputi fisik-kimia, biologi (flora dan fauna), sosial (budaya, ekonomi, pertahanan-keamanan), serta kesehatan masyarakat.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Aspek fisik-kimia contohnya ialah iklim, kualitas udara dan kebisingan, demografi, fisiografi, serta ruang lahan dan tanah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Selain amdal ada juga UKL (Upaya Pengelolaan Lingkungan) dan UPL (Upaya Pemantauan Lingkungan), sebagai instrumen untuk lingkup dampak yang lebih kecil. UKL-UPL ini adalah upaya dalam pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup oleh penanggung jawab yang tidak wajib amdal.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kewajiban UKL-UPL ini dikhususkan untuk kegiatan yang dampaknya mudah dikelola dengan teknologi sederhana.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Contohnya seperti SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum), perumahan-perumahan dalam jumlah tertentu, atau pusat perbelanjaan. Jika penyusunan amdal cukup rumit dan memakan waktu yang lama, lain halnya dengan prosedur UKL-UPL. Cukup hanya dengan mengisi formulir yang telah disediakan, izin akan keluar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Menurut Sudarmaji, pelanggaran oleh pemrakarsa banyak terjadi pada proses penapisan dan pelingkupan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Penapisan adalah salah satu tahap dalam penyusunan amdal.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;i&gt;Screening&lt;/i&gt;, atau penapisan, adalah proses seleksi kegiatan wajib amdal,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang menentukan apakah suatu rencana kegiatan wajib amdal atau tidak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Pelanggaran dilakukan dengan mengubah angka dan besarnya suatu parameter penapisan, atau ukuran pelingkupan, sehingga yang seharusnya wajib amdal bisa lolos dari kewajiban ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Untuk meningkatan pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup, Kementerian Lingkungan Hidup juga mengadakan salah satu progam yang dinamakan PROPER, yaitu Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Prinsip dari pelaksanaan program ini adalah dengan mendorong penataan perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup melalui citra atau reputasi perusahaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Peringkat PROPER terdiri dari lima tingkatan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tingkatan ini disimbolkan dengan warna.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Warnanya berkisar dari hitam sampai emas. Warna emas inilah yang dianggap telah melakukan pengelolaan lingkungan lebih dari standar.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Untuk perusahaan yang taat, mendapat peringkat warna biru.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Di Jogjakarta, berdasarkan data dari KLH periode 2004-2005, terdapat tiga perusahaan yang mendapat peringkat biru.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Namun kenyataan di lapangan tidak selalu mencerminkan peringkat tersebut. Di Pabrik Gula Madukismo milik PT Madu Baru misalnya, limbah buangan pabrik ini telah nyata mencemari sungai. Juga polusi asap yang menyebabkan layangan somasi dari masyarakat Bugisan, kelurahan Patangpuluhan, Jogjakarta. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;ADALAH kebijaksanaan dari Pemerintah Daerah Jogjakarta untuk memberikan sanksi administratif bagi mereka yang melanggar amdal.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Zairin Harahap sendiri masih bertanya-tanya mengenai dasar hukum dalam menjatuhkan sanksi administratif.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sanksi ini biasanya berupa penghentian pembangunan untuk sementara sampai semua dokumen amdal tidak bermasalah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;PP tidak mengatur mengenai sanksi pidana.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dalam hukum negara Indonesia, yang boleh mengatur sanksi pidana adalah undang-undang dan peraturan daerah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;PP Nomor 27&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tahun 1999 sendiri adalah perintah dari UU Lingkungan Hidup, sehingga kalau peraturan mengenai amdal memakai undang-undang peraturan ini menjadi tidak legal karena bersumber dari perintah undang-undang sedangkan amdal sendiri merupakan peraturan teknis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Namun dari sisi proses, kemungkinan terjadinya kolusi dalam persetujuan amdal sangat besar.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ini dapat dilihat pada Pasal 20 PP Nomor 27 Tahun 1999. Dalam pasal tersebut dinyatakan, bahwa jika dalam waktu 75 hari instansi yang berwenang tidak mengeluarkan keputusan kelayakan lingkungan hidup suatu rencana usaha, maka usaha tersebut dinilai layak lingkungan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kolusi dapat terjadi bila instansi kemudian tidak menerbitkan keputusannya, otomatis rencana usaha dapat melenggang dengan mulus.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Budi Darma,&lt;span style=""&gt; sekretaris PSLH UGM,&lt;/span&gt; mengomentari masalah hukum amdal ini dengan kalimat singkat, “Peraturannya baik, ‘orang-orang’nya yang tidak baik.” Ia tidak memperinci, siapakah orang-orang yang dimaksud.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Suparlan juga mengemukakan hal yang sama. Komitmen pemerintah dalam memberikan ketegasan sanksi dirasa masih kurang, walaupun komitmen dalam penegakan hukum lingkungan sudah ada. Ia berasumsi bahwa ketidaktegasan ini muncul karena masih ada ketakutan dari pihak tertentu, misalnya jika seseorang hendak menghentikan suatu proyek yang melanggar hukum lingkungan mungkin pengaruhnya ada pada jabatan mereka.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Juga karena belum adanya manajemen penegakan hukum lingkungan satu atap.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kini wacana mengenai penegakan hukum satu atap ini sedang dikoordinasikan pelaksanaan operasionalnya. Ini mengkaitkan penegakan hukum lingkungan terpadu antara Gubernur Propinsi DIY, Kejaksaan Tinggi, kepolisian daerah (Polda), dan Pusat Pengelolaan Lingkungan Hidup Regional (PPLHR) Jawa.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Nota kesepakatan sudah ditanda tangani oleh PPLHR Jawa dengan Bapedalda DIY.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dengan penanganan satu atap, akan ada satu persepsi antar instansi terkait untuk memberikan sanksi pada para pencemar lingkungan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;AMDAL memang memberatkan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Setidaknya inilah yang sering dirasakan oleh para pemrakarsa.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sudarmadji juga sependapat dengan hal ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Walaupun ia&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mengatakan, beban yang ditanggung oleh pemrakarsa juga sebenarnya untuk membantu mereka sendiri.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Kemudian dia memperlihatkan sebuah dokumen amdal proyek jalan raya &lt;i style=""&gt;jalur lintas selatan &lt;/i&gt;di Jogjakarta. Tebal dokumen tersebut&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;memang tidak bisa dibilang tipis, sekitar sepuluh sentimeter.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pengerjaan yang rumit dan prosedur yang lama juga merupakan sisi lain amdal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Salah satu pemrakarsa yang mengeluhkan hal ini adalah Hari Prasetya, pemrakarsa pembangunan mal &lt;i style=""&gt;Saphir Square&lt;/i&gt;.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ia mengeluhkan masalah waktu yang cukup lama untuk memproses dokumen amdal. ”Sebaiknya lebih dipersingkat,” mintanya. Namun Hari masih menganggap wajar prosedur tersebut, walau memang dirasa banyak yang harus dikaji.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Terlepas dari kerumitan pembuatannya, manfaat amdal bagi pemrakarsa sebenarnya sangat banyak. Contohnya adalah sebagai alat efisiensi jika terjadi kerusakan dan juga kepastian hukum.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Biaya pembuatan amdal memang mahal, tapi timbal balik dari uang yang dikeluarkan juga lebih menguntungkan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Biaya untuk pengolahan limbah juga akan berkurang. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Zairin mencontohkan kasus semburan lumpur pada bekas pengeboran minyak milik PT Lapindo Brantas di Sidoarjo, Jawa Timur.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Perusahaan tersebut rupanya juga tidak memiliki amdal.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bayangkan, berapa besar biaya yang harus ditanggung perusahaan tersebut untuk mengatasi semburan lumpur jika dibandingkan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan biaya pembuatan amdal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Pihak ketiga yang mendanai, semisal bank, juga akan mendapat jaminan bahwa usaha yang akan dibangun tidak akan merusak lingkungan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ini berarti ada jaminan dari sisi pengembalian modal.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tak jarang, pemrakarsa sering potong kompas karena beban waktu yang memang lama.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Polemik mengenai amdal mengulirkan persoalan ini pada jalan revitalisasi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Akhir tahun 2003, Kementrian Lingkungan Hidup meluncurkan tahapan baru dari proses pembaharuan amdal. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Bank Dunia ikut ambil bagian dalam rencana tersebut.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Lembaga ini memberi bantuan dalam riset yang berfokus pada adaptasi peraturan lingkungan terhadap desentralisasi yang berubah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Sudarmadji tidak tahu-menahu mengapa dan apa kepentingan Bank Dunia dibalik bantuan tersebut. Ia mengatakan, dulu pemerintah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pernah mengevaluasi kekurangan, kelebihan, dan pelanggarannya, sehingga sampai pada satu kesimpulan, revitalisasi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Lelaki berkacamata ini menilai, amdal revitalisasi bertujuan untuk menyederhanakan peraturan amdal sebelumnya agar tidak membebani pemrakarsa dan lebih terfokus. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;“Jadi, revitalisasi bertujuan membuat &lt;i style=""&gt;image&lt;/i&gt; amdal itu sederhana, tidak menghambat, tapi tetap diperlukan,” tukasnya. Namun Zairin Harahap berpendapat bahwa revitalisasi hanya masalah deregulasi perizinan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Salah satu pendorong revitalisasi amdal yang lain adalah mereformasi mekanisme keterlibatan publik sehingga partisipasi masyarakat dapat lebih terakomodasi. &lt;span style=""&gt;Partisipasi masyarakat terhadap keberadaan amdal menjadi faktor yang harus diperhatikan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ketidaktahuan dan sikap masa bodoh bisa jadi akan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menjadi bumerang bagi masyarakat sendiri.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Suparlan mengatakan, dalam sidang amdal tak jarang masyarakat yang terkena dampak hanya diwakili oleh segelintir orang. “Terkadang hanya diwakili oleh aparat pemerintah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Diasumsikan bahwa aparatur desa itu sudah mewakili seluruh aspirasi masyarakat,” imbuhnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Pengaduan masyarakat bahkan diatur secara mendetail dengan keputusan Gubernur dan keputusan Kepala Bapedalda.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ada dua deskripsi masyarakat, yaitu masyarakat yang terkena dampak dan masyarakat pemerhati.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Masyarakat yang terkena dampak adalah warga sekitar yang merasakan secara langsung dampak pencemaran lingkungan dari suatu kegiatan, sedangkan masyarakat pemerhati adalah masyarakat yang tidak terkena dampak langsung, namun mempunyai kepedulian terhadap dampak yang ditimbulkan dari suatu rencana usaha.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;LSM adalah salah satu contoh masyarakat yang paling frontal dalam menyuarakan suaranya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;MENJAMURNYA pembangunan infrastruktur juga berpengaruh pada maraknya jasa konsultan amdal. Dalam penyusunan amdal, pemrakarsa dapat meminta jasa konsultan amdal.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Penyusun dokumen ini harus memiliki sertifikat.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ketentuan standar minimal cakupan materi diatur dalam Keputusan Kepala Bapedal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;“Konsultan-konsultan amdal kebanyakan pinjaman,” tukas Budi Darma, sekretaris PSLH UGM. Ia juga seringkali diminta oleh KPA menjadi tim teknis amdal.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Budi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mengatakan, konsultan amdal mayoritas berasal dari perguruan tinggi yang mempunyai jam terbang tinggi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;”Imbasnya,” tambah Budi, ”para konsultan ini dipastikan tidak &lt;i style=""&gt;fulltimer&lt;/i&gt; dalam mengerjakan dokumen amdal.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Budi yang juga dosen Teknik Lingkungan UGM ini mengaku sering diminta menjadi konsultan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Waktu yang terbatas menjadikan alasan mengapa Ia menolak tawaran itu. Walaupun begitu, Ia menilai pelaksanaan amdal di Jogjakarta cukup bagus dibanding daerah lain.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;“Di sini agak ketat dalam pengujian amdal,” ujarnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Menurut Daud Silalahi, Guru Besar Universitas Padjajaran yang juga menulis buku mengenai amdal, seperti dikutip dari harian &lt;i style=""&gt;Pikiran Rakyat&lt;/i&gt; terbitan 3 Februari 2005, pakar yang menjadi konsultan amdal harus teruji tiga komponen kualifikasi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tiga komponen tersebut adalah pendidikan, pengalaman, dan pengakuan dari pakar-pakar yang lain.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Serta faktor yang sangat penting adalah masalah sikap independensi yang dimiliki oleh sang pakar. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;“Moralitas peneliti dan pakar menjadi salah satu aspek yang menentukan,” ujarnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Sedangkan Zairin mengungkapkan bahwa konsultan amdal yang ada selama ini hanya terdiri dari orang-orang dari displin ilmu yang sangat terbatas.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Seharusnya konsultan amdal&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;terkait dengan semua komponen lingkungan yang terkena dampak.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Lebih lanjut ia memaparkan, “Orang membuka jasa konsultan karena formalitas, bukan karena kelengkapan ahli yang ada. Jadi misal kita lihat, penyusun amdal itu kadang hanya tujuh orang.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Ia pesimis minimnya orang yang menyusun dokumen amdal akan bisa menganalisis dampak dengan baik. “Itupun, kebanyakan orang-orang (dari disiplin ilmu) sosial, sehingga kalau ada kaitannya dengan tanah,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kadang &lt;i style=""&gt;nggak&lt;/i&gt; ada orang geologi atau orang pertanian di situ,” imbuhnya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Mudahnya proses pendirian jasa konsultan, menjadi faktor utama kualifikasi konsultan yang masih rendah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Menurut dosen yang dikenal dekat dengan mahasiswa ini, regulasi yang ada sekarang haruslah diubah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Artinya orang yang berniat mendirikan kantor atau jasa konsultan amdal mestinya mulai diperketat.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jumlah ahli dan kualifikasi orangnya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;juga menjadi pertimbangan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Latar belakang displin ilmu menjadi prasyarat penting.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;“Kalau sekarang kan &lt;i style=""&gt;enggak&lt;/i&gt;, cukup ikut kursus amdal A dan B, comot orang sana-sini nanti ngurus ijin, bisa buka jasa konsultan amdal.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Nah ini kan lemah sekali,” tukasnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;KLH menerbitkan buletin bernama &lt;i style=""&gt;Infoamdal&lt;/i&gt;. Masing-masing instansi lingkungan di daerah mendapat satu buah buletin tersebut. Melalui buletin ini, diharapkan studi antar daerah mengenai dampak lingkungan akan menjadi bahan pembelajaran bagi daerah-daerah yang lain.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tercermin bahwa tidak semua daerah bisa menyelenggarakan pengendalian dampak lingkungan dengan baik. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Bulan Oktober 2005, ada sebuah studi atas praktek amdal yang baik di beberapa propinsi Indonesia.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Studi ini diikuti oleh perwakilan dari beberapa instansi lingkungan di Indonesia. &lt;i style=""&gt;Pilot project&lt;/i&gt; atau studi awal tentang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;amdal pun sudah diadakan di Jawa Barat dan Kalimantan Timur, terkait dengan otonomi daerah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Kini kursus amdal banyak diselenggarakan oleh PSLH perguruan-perguruan tinggi.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Di Jogjakarta, kursus amdal yang paling banyak diminati adalah kursus yang diselenggarakan oleh PSLH UGM. Pusat studi ini&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;telah ada sejak tahun 1984, dua tahun setelah UU Lingkungan Hidup lahir.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Sasaran dari kursus amdal adalah orang-orang dari institusi lingkungan daerah, instansi teknis, swasta, perguruan tinggi, ataupun LSM.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jenis pelatihan-pelatihan lingkungan hidup&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;di sini sangat beragam.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dalam selebaran yang didapat dari kantor PSLH UGM, disebutkan ada 12 jenis pelatihan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ada persyaratan-persyaratan tersendiri untuk dapat mengikuti pelatihan-pelatihan ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sebagian besar mengharuskan para peserta minimal&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;lulusan sarjana atau diploma.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Pelatihan yang banyak diikuti adalah pelatihan dasar pengelolaan lingkungan terpadu, penyusunan amdal tipe B, serta penilaian amdal tipe C. Pelatihan dasar pengelolaan lingkungan terpadu adalah penganti dari kursus amdal A.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Waktu pelatihan berkisar antara kurang lebih sepuluh hari.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pelatihan amdal tipe B, memerlukan waktu yang cukup lama, yaitu 35 hari.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Biaya yang harus dikeluarkan bagi para peserta rupanya tidak sedikit.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Antara 4,5 juta sampai lebih dari 11 juta rupiah. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Dengan mengantongi sertifikat dari kursus amdal ini,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sebagian persyaratan untuk mendirikan jasa konsultan amdal sudah terpenuhi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;BANYAK pihak yang mempertanyakan kembali fungsi amdal, namun hanya sedikit pembicaraan mengenai solusi yang berpotensi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Mengingat umur UU Lingkungan Hidup yang sudah mencapai seperempat abad, semestinya pemerintah tidak perlu mengulang-ulang kesalahan yang sama dalam proses amdal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;Perubahan serta penurunan kualitas lingkungan dewasa ini menjadi gerakan pasti yang mengancam kehidupan seluruh manusia. Jika bukan manusia sendiri yang bertindak, siapa lagi?&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Wingdings;color:black;"   lang="IN"&gt;q&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5152849839925182464-2509072450839692313?l=syahranni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syahranni.blogspot.com/feeds/2509072450839692313/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5152849839925182464&amp;postID=2509072450839692313' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/2509072450839692313'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/2509072450839692313'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syahranni.blogspot.com/2007/08/alkisah-sebuah-dokumen.html' title='ALKISAH SEBUAH DOKUMEN (Amdal 2)'/><author><name>syahranny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00165064793382180466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/TPz1fPbQ-wI/AAAAAAAAADY/O5T1cZ6d-vQ/S220/72524_1440494264835_1607411690_30932271_7342771_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5152849839925182464.post-8074756114416659083</id><published>2007-08-03T17:02:00.000-07:00</published><updated>2007-08-03T17:04:59.973-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jurnalisme'/><title type='text'>BAGAI MACAN TAK BERTARING (Amdal 3)</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;&lt;br /&gt;Beberapa badan milik pemerintah yang menjadi benteng pertahanan kelestarian lingkungan bergerak dengan keterbatasan wewenang. Keberpihaknnya pun dipertanyakan.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;    KANTOR Bapedalda Propinsi DIJ terletak di Jalan Tentara Rakyat Mataram Nomor 53.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Masyarakat dapat mengajukan saran, pendapat, maupun tanggapan dalam proses amdal di sana.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pembentukan Bapedalda diperkuat oleh Keputusan Menteri Dalam Negeri dan Otonomi Daerah, mengenai organisasi badan pengendalian dampak lingkungan daerah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Kedudukan Bapedalda adalah sebagai unsur penunjang daerah, dan lembaga ini bertanggungjawab kepada kepala daerah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Kepala Bapedalda Propinsi DIJ membawahi tiga bidang, sembilan sub bidang, sekertaris, dan kelompok&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;jabatan fungsional. Di propinsi DIJ sendiri masing-masing kabupaten atau kota memiliki Kantor Pengendalian Dampak Lingkungan (KPDL) sendiri. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Bapedalda Propinsi tidak ada hubungan hierarki dengan Bapedal pusat, yang kini telah bergabung dengan Kementrian Lingkungan Hidup. Kewenangan perencanaan pengelolaan lingkungan hidup daerah diserahkan seluruhnya pada masing masing daerah, termasuk di dalamnya adalah masalah pendanaan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;ADALAH komisi penilai amdal (KPA) dimana unsur Bapedalda menjadi ketua dan anggotanya, yang melakukan penialaian atas kelayakan amdal suatu proyek atau kegiatan.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Pembiayaan dalam penyelenggaraan kerja KPA ini dibebankan pada anggaran Bapedalda, juga biaya jika terjadi konflik lingkungan.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Pembentukan KPA diatur dalam Keputusan Gubernur DIJ nomor 111 tahun 2002.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tujuan pembentukannya sendiri, adalah untuk membantu gubernur dalam memberi pertimbangan dari dampak suatu kegiatan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Data yang diperoleh dari Kementrian Lingkungan Hidup menyebutkan bahwa hanya ada 119 kabupaten atau kota yang memiliki KPA.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ini berarti, hanya sekitar seperempat dari keseluruhan jumlah kabupaten atau kota di Indonesia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Anggota dari komisi ini terbagi atas komisi tetap dan tidak tetap.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ketua Bapedalda, wakil-wakil dari&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Pusat Studi Lingkungan Hidup (PSLH), serta dinas propinsi dan kabupaten tergolong pada anggota tetap.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sedangkan anggota tidak tetap diantaranya ialah instansi terkait, masyarakat, dan organisasi lingkungan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Disebutkan oleh Zairin Harahap, ketua LKBH UII, bahwa anggota komisi amdal banyak yang tidak didasarkan pada kepakaran.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;“Tetapi karena &lt;i style=""&gt;ex officio&lt;/i&gt;, karena jabatan, padahal orang yang menjabat itu belum tentu ahli dibidangnya” ungkapnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Dijelaskan dalam pasal 12 Keputusan Kepala Bapedalda mengenai penyelengaraan rapat komisi penilai, rapat terbagi dua, yaitu rapat periodik dan rapat khusus.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Rapat perioik dilaksanakan sekurang-kurangnya tiga bulan sekali, dan rapat khusus diadakan jika dipandang perlu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tidak ada penjabaran lebih lanjut mengenai rapat khusus ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Para akademisi perguruan tinggi atau para ahli yang terlibat dalam komisi penilai berpengaruh pada posisi kelayakan kegiatan amdal.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Independensi dalam menilai dokumen amdal kemudian banyak dipertanyakan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hal ini dikarenakan para akademisi ini sebagian besar juga menjadi konsultan penyusun dokumen amdal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Dalam pemberitaan di harian &lt;i style=""&gt;Pikiran Rakyat&lt;/i&gt; terbitan 3 Februari 2005, Daud Silalahi yang Guru Besar Universitas Padjajaran &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;menghubungkan hal ini dengan masalah CV atau c&lt;i style=""&gt;urriculum vitae&lt;/i&gt; komisi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Proses seleksi para anggota komisi penilai harus dilakukan dengan ketat dan dinilai oleh pihak yang berkompeten.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Deputi Menteri Lingkungan Hidup Bidang Tata Lingkungan, Arie D.D Djoekardi, pada suatu artikel di situs Dirjen Bina Pembangunan,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mengatakan bahwa KPA belum bekerja secara profesional. Penyusunan dokumen amdal banyak dilakukan bukan oleh orang yang benar-benar ahli di bidangnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;"Misalnya saja bila kerangka amdal yang dibuat mengamanatkan perlunya studi lingkungan alam, maka studi itu tidak dilakukan oleh ahli lingkungan alam. Kadang studi itu hanya dilakukan oleh ahli lingkungan sosial yang pernah mengikuti kursus amdal. Kapasitas personal dan kelembagaan KPA masih rendah,” ujarnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Rencana perbaikan amdal pun juga akan mengatur masalah pedoman perilaku bagi komisi penilai.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;SELAIN komisi penilai dan konsultan, yang terlibat dalam sidang komisi adalah tim teknis.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Menurut Budi Darma, sekretaris PSLH UGM, kerja tim teknis adalah membantu KPA untuk menilai dokumen amdal yang masuk dengan memberikan pertimbangan-pertimbangan teknis. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Persyaratan menjadi tim teknis adalah telah memiliki sertifikat penyusun dan penilai amdal yang diselenggarakan oleh PSLH bekerja sama dengan Bapedalda atau yang memiliki keahlian setara.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Komisi penilai dibantu oleh staf sekertariat. Staf berkedudukan di bawah sekertaris komisi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tugas staf sekertariat adalah menyelenggarakan tugas-tugas kesekertariatan dan menyajikan saran, pendapat dan tanggapan dari masyarakat kepada komisi penilai.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Pemantauan merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan dalam pengelolaan lingkungan hidup.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Fungsinya jelas, untuk mengetahui apakah pendugaan dampak sesuai dalam dokumen amdal dan pengelolaan berjalan sebagai mana mestinya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Dalam RPL inilah seluruh upaya pemantauan semua komponen lingkungan hidup yang terkena dampak dituangkan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ruang lingkup RPL terdiri atas jenis dampak, faktor lingkungan yang dipantau, tolok ukur dampak, lokasi, serta periode pemantauan.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;Semuanya tergantung pada jenis kegiatan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Tugas yang diemban instansi lingkungan hidup, Bapedalda umpamanya, antara lain adalah pemantau dampak lingkungan. Melalui fungsi ini, diharapkan Bapedalda dapat mencegah terjadinya perluasan dampak suatu kegiatan terhadap masyarakat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Dalam pembinaan pemantauan dan pengelolaan lingkungan, beban biaya tidak ditimpakan pada Bapedalda.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pemrakarsa sebagai instansi yang membidangi kegiatanlah yang berkewajiban membayar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Tak jarang, konflik terjadi antara pemrakarsa dan masyarakat dalam permasalahan lingkungan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pada saat itulah Bapedalda turun langsung ke lapangan. &lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;“Kalau kami perkirakan konfliknya banyak, ternyata hanya menghabiskan uang sedikit, maka kami kembalikan uangnya ke propinsi,” papar Sudarmadji, ketua Bapedalda DIJ. Di tangannya, sebagian wewenang mengenai pengendalian dampak lingkungan hidup berada.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Membawahi sekitar 80 orang staf, ia melaksanakan tugas dan fungsi Bapedalda seperti yang tertera dalam Peraturan Daerah Propinsi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;DIJ Nomor 2 Tahun 2004.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sumber anggarannya sendiri diperoleh dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah serta Nasional.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;“Kami memfasilitasi dua pihak yang bermasalah,” kata Sudarmadji.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;“Walau tidak gampang memenuhi kebutuhan semua keinginan masyarakat, tapi apa yang saya tangkap harus saya dengar,” imbuhnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Sebagai pemantau, Bapedalda juga bekerja sama dengan dinas-dinas yang lain, misalnya pemeriksaan labolatorium lingkungan dilakukan di Balai Teknik Pengujian Lingkungan (BTPL) milik Dinas Kesehatan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;“Kami punya alat-alat di sana.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tapi &lt;i&gt;nggak &lt;/i&gt;punya tempat. Ya kerjasama lagi,” papar Sudarmaji.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Di Jogjakarta, hanya ada beberapa labolatorium yang memenuhi persyaratan teknis sebagai labolatorium lingkungan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Diantaranya adalah Labolatorium Balai Hiperkes dan Keselamatan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi serta Labolatorium Kimia Analitik BATAN.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Dalam kaitannya sebagai kepala badan lingkungan tertinggi di Jogjakarta, Sudarmaji mengaku sangat memerlukan kontrol dari semua elemen masyarakat, tak terkecuali bantuan dari LSM dan mahasiswa pecinta alam dalam fungsi pemantauan lingkungan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Ia menghargai keaktifan yang dilakukan organisasi-organisasi tersebut.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Visi dan misinya pun dirasa sejalan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Perbedaannya pada cara. Cara mereka menyuarakan cukup keras.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Berbeda dengan Bapedalda yang harus bisa ngemong dimana-mana,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan mempunyai hubungan yang mesra dengan semua pihak. Bermain cantik, istilah Sudarmaji. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;“Tapi jangan sampai bermain cantik itu terbawa arus.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Saya punya garis harus melangkah kemana,” tegasnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Namun suara miring datang dari Walhi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bapedalda dan Dinas Lingkungan Kota Jogjakarta dinilai tidak tegas dalam menindak pelanggaran amdal. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;”Masih banyak kesungkanan dalam lembaga ini,” komentar Suparlan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Menurut penilaiannya, lembaga-lembaga lingkungan masih mempunyai kebinggungan dalam pembahasan amdal.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jika lembaga lingkungan saja masih bingung, bagaimana dengan masyarakat?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;“Kalau ada apa-apa jangan salahkan kami,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kami ini moral perangnya,” sanggah Sudarmaji. Bapedalda menurutnya hanya semacam memberi rekomendasi untuk studi amdal, tidak berhak menerbitkan ijin dan mengadili pelanggaran. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Apakah perlu adanya reformasi kelembagaan lingkungan hidup? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Zairin menjawab, semestinya Kementrian Lingkungan Hidup menjadi Departemen Lingkungan Hidup.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Menteri Lingkungan Hidup adalah menteri negara yang hanya bisa melaksanakan koordinasi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dengan menjadi sebuah departemen, tentu akan mempunyai kewenangan yang lebih besar.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Namun membentuk departemen pun, membutuhkan dana negara yang tidak sedikit.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;“Mungkin memang masalah lingkungan itu dianggap sebelah mata,” ujarnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Kekurangan sumber daya manusia yang berkualitas juga masalah tersendiri bagi Bapedalda. Dalam rencana strategik Bapedalda, poin ini menjadi urutan pertama.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kompentensi, kemampuan, dan profesionalitas aparat badan harus ditingkatkan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Indikator keberhasilannya adalah sarana prasarana terpenuhi dan prestasi kerja meningkat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Bentuk instansi pun menjadi persoalan. Menurut Harry Supriyono, pakar amdal PSLH UGM, jika instansi lingkungan di kabupaten masih berbentuk kantor, bukan lembaga, posisi ini kurang kuat.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mestinya sejajar dengan dinas.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Karena jika hanya sebagai kantor, pegawainya hanya pada eselon tiga.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Padahal sebagai instansi lingkungan harus bisa terintegrasi dengan sektor yang lain.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;“Bagaimana bisa disegani institusi lain jika para pegawai eselonnya ada di bawah para pegawai institusi lain tersebut?&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Instansi lingkungan istilahnya &lt;i style=""&gt;kalah awu&lt;/i&gt;,” kata Harry.&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Wingdings; color: black;" lang="IN"&gt;q&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5152849839925182464-8074756114416659083?l=syahranni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syahranni.blogspot.com/feeds/8074756114416659083/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5152849839925182464&amp;postID=8074756114416659083' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/8074756114416659083'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/8074756114416659083'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syahranni.blogspot.com/2007/08/bagai-macan-tak-bertaring-amdal-3.html' title='BAGAI MACAN TAK BERTARING (Amdal 3)'/><author><name>syahranny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00165064793382180466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/TPz1fPbQ-wI/AAAAAAAAADY/O5T1cZ6d-vQ/S220/72524_1440494264835_1607411690_30932271_7342771_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5152849839925182464.post-7811832275478064231</id><published>2007-08-03T16:59:00.000-07:00</published><updated>2007-08-03T17:04:51.831-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jurnalisme'/><title type='text'>MAJU TAK GENTAR, PROYEK JALAN TERUS (Amdal 4)</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Rekaman beberapa proyek di Jogjakarta yang bermasalah terkait amdal. Hanya segelintir dari banyaknya permasalahan serupa di negeri ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;PERCEPATAN pembangunan rupanya memang sedang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;digalakkan oleh pemerintah Propinsi DIJ. Dalam pemberitaan harian &lt;i style=""&gt;Kompas&lt;/i&gt; terbitan 12 Februari 2005, disebutkan bahwa Bank Dunia akan memberikan bantuan kepada pemerintah propinsi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Bantuan tersebut berupa &lt;i style=""&gt;block grant&lt;/i&gt; dan pinjaman lunak sebesar hampir mencapai angka tiga trilyun rupiah. Dana tersebut digunakan untuk pembangunan transportasi, pertanian, industri, pariwisata dan infrastruktur yang berwawasan regional.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Ini terkait dengan penerapan otonomi daerah. Konsep otonomi daerah sudah bergulir sewindu yang lalu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;PP Nomor 27 Tahun 1999 dirasa telah mengakomodir konsep ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Otonomi daerah dibangun atas pelimpahan sebagian wewenang pusat kepada daerah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Menurut Zairin Harahap, ketua PSLH UII, PP Nomor 27 Tahun 1999 tidak sepenuhnya dijalankan oleh pemerintah dengan maksimal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;“Contoh mudahnya, masalah limbah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dalam PP sudah dijelaskan bahwa secara berkala, usaha harus memberikan laporan tentang kegiatan usahanya, itu banyak yang tidak berjalan,” tuturnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Karena PP tersebut tidak mengatur masalah sanksi administratif, maka masalah-masalah ini menjadi mandul.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ketidaktahuan masyarakat terhadap kewajiban pelaporan secara berkala atas suatu usaha ini, kemudian dimanfaatkan oleh para pemrakarsa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Hingga akhirnya bergulirlah persoalan seperti pencemaran. ”Pada saat mencemari inilah, para pelanggar amdal baru bisa dijerat hukuman,” tuturnya. Menurutnya sanksi administratif pun bersifat represif, harus ada perbuatan yang melanggar hukum dahulu baru dapat diberi sanksi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Kewajiban yang diemban daerah otonom berdasar pada pasal 10 UU Nomor 22 Tahun 1999.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Disitu jelas tercantum bahwa daerah berwenang mengelola sumberdaya yang dimilikinya dan bertanggungjawab atas kelestarian lingkungan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Di peraturan yang lain, Pasal 3 PP Nomor 25 Tahun 2000, cakupan wewenang daerah dalam hal lingkungan adalah pada fungsi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pengendalian, pengelolaan, pelestarian, serta pengawasan terhadap lingkungan hidup lintas kabupaten atau kota.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Tugas lain yaitu penilaian amdal yang lokasinya meliputi lebih dari satu kabupaten atau kota. Kewenangan propinsi tentunya menjadi lebih terbatas, hanya pada proses yang lintas wilayah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Koordinasi antar daerah menjadi penting. Permasalahan yang kemudian muncul dengan adanya otonomi daerah adalah kurangmya sumberdaya manusia dan peralatan di masing-masing daerah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Keuntungannya, daerah lebih sensitif dalam menangani masalah lingkungan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Walaupun begitu, permasalahan lingkungan hidup belum menjadi isu sentral dari pelaksanaan otonomi daerah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hal ini bisa kita lihat pada melemahnya fungsi amdal sebagai filter dan pemantau.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Di lain sisi, amdal tentu akan berhadapan dengan konsekuensi pelaksanaan otonomi daerah yang lain.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Contoh konkret adalah orientasi ekonomi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Tapi benarkah amdal memang tidak bisa lepas dari kepentingan ekonomi? Harry Supriyono, pakar amdal PSLH UGM, mengemukakan komentarnya. “Pertanyaannya dikembalikan, membangun untuk siapa?&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Selama ini pemerintah hanya mengejar target.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Orientasinya hanya ekonomi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sedangkan di UUD (Undang-undang Dasar 1945-&lt;i style=""&gt;red&lt;/i&gt;) disebutkan, bahwa pembangunan itu adalah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat,” katanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Pendapatan asli daerah (PAD) menjadi faktor utama.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Keberhasilan suatu wilayah tak jarang hanya dipandang dari &lt;i style=""&gt;income&lt;/i&gt; PAD dan besarnya investasi. Indikator keberhasilan daerah lewat PAD inilah yang membuat pemerintah menempuh berbagai cara. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;“Jangan gara-gara masalah ekonomi, lingkungan kita gadaikan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Supaya menarik investor-investor ke daerah, aturan tentang amdal lalu ditidurkan,” komentar Zairin Harahap.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ia berharap agar kepentingan ekonomi sejalan dengan ekologinya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Senada dengan apa yang dikatakan Zairin, Sudarmadji, ketua Bapedalda DIJ mengakui bahwa kepentingan ekologi dan kepentingan ekonomi memang tak jarang saling tarik menarik.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pembangunan diharapkan sebisa mungkin tidak diversuskan dengan lingkungan karena dua-duanya harus dijaga.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Namun komentar Asisten Fasilitasi dan Investasi Sekertaris Daerah Propinsi DIJ, Sunjoto, mengenai pembangunan mal kepada harian &lt;i style=""&gt;Kompas&lt;/i&gt; terbitan 12 Februari 2005 melemahkan harapan tersebut.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;“Pembangunan wisata seperti Tamansari hanya bisa dirasakan manfaatnya dalam jangka waktu yang sangat panjang.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kalau mal, dalam dua puluh tahun mendatang kami bisa meningkatkan PAD DIJ secara maksimal.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pendapatan itu sangat penting untuk menyokong biaya pembangunan dan dana pelaksanaan pemerintahan setelah realisasi otonomi daerah,” ucapnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Juga komentar dari Asisten Deputi Bidang Urusan Kajian Dampak Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup, Dana A. Kartakusuma terkait revitalisasi amdal, pada harian &lt;i style=""&gt;Media&lt;/i&gt; terbitan 10 November 2004.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ia mengatakan, “Harus terdapat ruang perbaikan bagi aturan amdal, termasuk agar tidak menjadikan aturan ini sebagai penghalang dan penghambat masuknya investasi.”&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Pernyataan-pernyataan di atas jelas menunjukkan kemana orientasi keberpihakan kebijakan lingkungan yang dilakukan instansi terkait. Tetap berkutat pada kepentingan ekonomi juga.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Alhasil, dominannya kepentingan ekonomi ini menjadi faktor utama permasalahan beberapa proyek terkait amdal, seperti terekam dalam catatan beberapa kasus berikut ini :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Limbah Penyamakan Kulit PT Makmur Jaya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;KASUS limbah buangan penyamakan kulit tahun 2006 lalu pernah marak diberitakan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Media-media lokal Jogjakarta banyak mengangkatnya. Kepolisian daerah Jogjakarta mengungkap modus yang dilakukan PT Makmur Jaya, sebagai pengelola, adalah dengan membuang limbah dalam bentuk cair dan padat itu di sebuah kubangan di Desa Sambirejo, Prambanan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Dari uji sampel yang dilakukan, limbah buangan itu mempunyai kandungan &lt;i style=""&gt;krom&lt;/i&gt;, unsur senyawa logam, yang sangat tinggi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Melampaui jauh dari batas standar 0,4 &lt;i&gt;part per million&lt;/i&gt; (ppm), yakni 80,4530 ppm.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Padahal dampak limbah krom sangat besar bagi manusia dan mahluk hidup lainnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jika diserap oleh tanaman, buah dan daunnya menjadi beracun.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Apabila&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dikomsumsi manusia, dalam jangka pendek zat ini bisa merusak organ-organ tubuh&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sedangkan dalam jangka panjang bisa berdampak pada rusaknya genetika.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Limbah ini dikategorikan sebagai limbah B3 (Bahan Beracun dan Berbahaya). Limbah B3 mempunyai karakteristik seperti mudah terbakar, mudah meledak, reaktif, beracun, korosif, dan dapat menyebabkan infeksi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Pada tahun 2006, Bapedalda pernah merencanakan studi kelayakan teknis rencana pengolahan limbah B3.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Rencana tersebut akhirnya tidak jadi terealisasi karena musibah gempa bumi akhir Mei 2006 silam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Kasus pabrik penyamakan kulit ini menghubungkan kita pada fungsi RKL dan RPL.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tentu dampak lingkungan memang tidak hanya pada proses pembangunan, tetapi juga dalam masa pengelolaan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Partisipasi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan kepedulian masyarakat kembali diperlukan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Rencana Pembangunan Pelabuhan Ikan Glagah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Tempat yang dicanang sebagai Pelabuhan Ikan Glagah tak jauh lokasinya dengan Pantai Glagah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hanya dipisah oleh Sungai Serang.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Terletak di wilayah Karangwuni, Kabupaten Kulonprogo. Pelabuhan ini dibangun di atas tanah milik &lt;i style=""&gt;Paku Alam Ground&lt;/i&gt; seluas 50 hektar dan sedikit tanah milik masyarakat yang sudah dibebaskan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Proses persidangan amdal pelabuhan tidak&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berjalan mulus. Sidang pertama dilakukan pada bulan September dan sidang kedua pada bulan Desember 2005.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Pada sidang pertama, ketua komisi penilai, Sudarmadji, tidak langsung mengeluarkan persetujuan dokumen amdal.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pembangunan ini dirasa masih mempunyai beberapa kekurangan teknis.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bahkan, siapa pemrakarsanya pun masih belum jelas.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Proses pembuatan pelabuhan ikan ini diprakarsai oleh Kantor Pengendalian Dampak Lingkungan Hidup Kulonprogo, seperti tertera dalam papan kegiatan pembangunan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tetapi penanggung jawab selama pembangunan berlangsung belum ada kejelasannya, apakah pembangunan itu dilakukan oleh propinsi atau kabupaten belum ada kepastiannya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Padahal dalam proses pembuatan amdal suatu rencana kegiatan harus jelas.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Pembahasan ka-andal pada sidang pertama dianggap Walhi sebagai bagian dari kebohongan publik dan formalitas belaka karena pelabuhan tersebut dalam proses pembangunan belum mempunyai amdal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Pada sidang komisi yang kedua, Suparlan dari Walhi menolak untuk menyetujui dokumen amdal.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Menurutnya mulai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dari saat itu Komisi Penilai harus tegas dalam masalah pelanggaran amdal.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Walhi memperkirakan dampak dari pembangunan pelabuhan ikan tersebut yaitu secara ekologi lingkungan pantai akan tercemar, terjadi abrasi di Pantai Glagah, serta perubahan wilayah pendaratan hewan-hewan laut dan burung-burung migran. Analisisnya lebih banyak mengacu pada analisis sosial dan lingkungan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Pelabuhan ini dibangun dengan maksud untuk meningkatkan peran sub sektor perikanan, perdagangan dan perekonomian Kulonprogo.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Harian &lt;i style=""&gt;Kompas&lt;/i&gt; terbitan 28 Mei 2003 menjabarkan alasan mengapa lokasi Pantai Glagah yang dipilih untuk pembangunan proyek tersebut. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Pantai ini dirasa mempunyai persyaratan untuk menjadi pelabuhan ikan yang besar.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Potensi ikan yang banyak, lahan yang luas tetapi tidak produktif, serta faktor kedekatan dengan jalan lintas selatan adalah beberapa faktor pendukung.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;DIJ sendiri sudah memiliki satu pelabuhan ikan, yaitu Pelabuhan Ikan Sadeng.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Letak pelabuhan ini berada di Kabupaten Gunungkidul. Hanya saja, adanya karang ditengah laut sekitar pelabuhan ini menyebabkan kapal sulit bermanuver jika tidak kenal medannya. Inilah alasan mengapa pelabuhan ikan besar tidak dilaksanakan di pelabuhan tersebut, walaupun Sadeng sudah mempunyai pemecah gelombang, tidak seperti Glagah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Pemecah gelombang dimaksudkan untuk melindungi alur pelayaran dan perairan pelabuhan terhadap gangguan gelombang dan masuknya sedimen pantai.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Kolam pelabuhan juga dibangun di Pelabuhan Ikan Glagah untuk mengurangi biaya pemecah gelombang yang menghabiskan banyak biaya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Masih dari harian &lt;i style=""&gt;Kompas&lt;/i&gt;, dana pada proses pembangunan pelabuhan ini&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pada tahun 2007 hanya sekitar tiga milyar.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tahun sebelumnya, sebesar empat milyar.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Investor proyek Pelabuhan ini adalah PT Mina Utama.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Penandatanganan &lt;i style=""&gt;Memorandum of Understanding&lt;/i&gt; (MoU) dilakukan di Gedung Pracisimo Kompleks Kepatihan Jogjakarta&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pada tahun 2002.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Saat kami meliput kesana, terlihat sudah ada pembangunan &lt;i style=""&gt;reventment&lt;/i&gt;.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Reventmen adalah bronjong kawat yang berisi batu di sepanjang sisi sungai Serang.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dua buah bangunan sudah berdiri.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Yang satu adalah bangunan yang dimaksudkan untuk tempat pelelangan ikan (TPI), sedangkan yang satu lagi digunakan oleh tim SAR.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Syamsudin, salah satu dari anggota tim SAR tersebut adalah warga setempat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dia mengungkapkan bahwa masyarakat setempat bersikap masa bodoh mengenai pembangunan proyek tersebut, walaupun pemerintah pusat terus menggalakkan pelatihan-pelatihan perikanan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Sosialisasi juga sering dilakukan agar masyarakat jangan hanya jadi penonton saja.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Di sosialisasi ini juga sudah diberitahu mengenai prosedur amdal yang tidak beres. Fredy Numbery, Menteri Kelautan pun masih sering datang ke lokasi pembangunan untuk meninjau. Tapi menurut penuturan Syamsudin masyarakat cuma manut saja.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Dalam sebuah diskusi publik di situs Kabupaten Kulonprogo, masalah ini juga menjadi sebuah perbincangan yang hangat mengugndang pro dan kontra masyarakat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Mal Saphir Square&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Jika masyarakat sekitar Pelabuhan Ikan Glagah masa bodoh, berbeda halnya dengan warga Sapen, Demangan, Jogjakarta yang wilayah mereka dipakai untuk pembangunan mal &lt;i&gt;Saphir Square &lt;/i&gt;&lt;span style=""&gt;sejak tahun 2005&lt;/span&gt;. Pembangunan ini tak hanya menuai masalah pada proses perencanaan dan pembangunan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hingga saat ini, persoalan terus bergulir. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Kasus pencemaran air sumur warga karena bocornya sistem pembuangan limbah Saphir Square, sempat menjadi santapan pembaca di media-media lokal.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bau amis pada sumur warga, tak pelak dikeluhkan oleh warga yang terkena dampak ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Beberapa LSM dan petugas dari Kantor Pengendali Dampak Lingkungan Kota Jogjakarta pun&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;lantas mendatangi sumur peresapan Saphir Square.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Sempat terjadi penolakan oleh manajemen atas kedatangan tim survei ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Adu mulut dan upaya meminta kamera yang berisi gambar-gambar terjadinya keributan dilakukan oleh pihak keamanan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Dari hasil cek kondisi, didapat bahwa air resapan tersebut sangat tidak layak.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Walhi menilai, transparansi sistem pengolahan limbah kepada publik masih kurang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Kemacetan lalu lintas di Jalan Laksda Adisutjipto menjadi dampak lain dari adanya mal Saphir Square.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Penanggulangannya tidak terlihat secara nyata. Walhi menunding, manajemen transportasi yang buruk sebagai penyebab utama.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mal ini terletak tak jauh dari mal &lt;i style=""&gt;Galeria&lt;/i&gt; dan &lt;i style=""&gt;Plaza Ambarukmo&lt;/i&gt;, yang juga padat kendaraan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Tak hanya itu, sebelum dokumen amdal disusun pun, beberapa izin telah dikeluarkan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Diantaranya adalah, izin mendirikan bangunan-bangunan (IMBB) yang dikeluarkan oleh Walikota Jogjakarta.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ini tentu bertolak belakang dengan tata urutan pengajuan dokumen amdal. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Somasi pun dilayangkan Walhi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kepada PT Saphir Jogja Super Mall, selaku pengelola. Warga Demangan juga pernah menggugat pihak&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Saphir Square.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Di Pengadilan Tata Usaha Negara DIJ mereka menuntut agar IMBB mal dicabut.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Proyek tersebut dirasa merugikan.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Namun sayang, eksepsi Walikota Jogjakarta mematahkan gugatan warga.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pemrakarsa pun akhirnya memenangkan perkara tersebut.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Biaya perkara juga ditanggung oleh warga.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Hari Prasetyo, General Manajer Saphir Square, mengatakan bahwa pihaknya sudah memenuhi persyaratan yang ditetapkan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pihaknya juga tidak menemui kendala dalam pengajuan dokumen.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Walaupun begitu,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ia tidak mengatakan secara eksplisit, apakah mal ini melanggar peraturan dalam masalah yang berhubungan dengan amdal.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Pada saat pembahasan sidang komisi amdal Saphir Square yang kedua, satu bangunan yang terletak disebelah barat telah selesai dibangun.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kiranya kita bisa menilai, apakah ini sesuai prosedur atau tidak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Kontras dengan apa yang terjadi di lapangan, Hari Prasetyo menuding, “Masalah itu kan timbul karena adanya pihak-pihak tertentu yang justru tidak taat pada ketentuan.”&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Ketika melihat kondisi bagian belakang gedung, kami melihat jarak gedung dengan pemukiman warga tak lebih dari tiga meter.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jalan yang sempit menyebabkan kemacetan sesaat jika ada mobil yang masuk.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Budi Wibawa, ketua RT 18 Sapen, menceritakan secara detail dampak yang dikeluhkan warga. Menurut pemaparannya, sikap tidak simpatik ditunjukkan dari pihak pengelola. Hingga kini belum ada tali kasih atas semua kerugian warga. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Janji pengelola mal untuk memasang lampu penerangan dan membangun pos kamling di lingkungan tersebut hanya janji belaka.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Arogansi pihak Saphir Square dinilai masih tinggi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bahkan, lanjut Budi Wibawa, pengelola tidak bersikap akomodatif.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ia berani mengadu data, kalau pihak pengelola menyatakan statemen pernah mengeluarkan uang untuk kesejahteraan warga Sapen.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Suara bising jelas terdengar saat kami berbincang. “Ini belum seberapa, Mbak,” ujarnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Keluhan lain adalah polusi debu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Khusus keluarga Budi Wibawa, jelaga dari cerobong gedung mengarah ke rumah mereka.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Kekalahan warga dalam proses persidangan, menurutnya hanya karena pengaruh lobi-lobi yang dilakukan pihak Saphir Square. “Yah, seperti biasa lah,” tukasnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ia tidak menjelaskan lebih detail mengenai lobi-lobi tersebut.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mewakili warga, Ia berharap antara kedua belah pihak bisa berdampingan secara harmonis walaupun itu tidaklah mudah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Masalah yang paling aktual di sana saat ini adalah sebuah gapura di depan jalan masuk kampung.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Gapura ini memisahkan antara bangunan Mal Saphir Square dan ruko Saphir,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;keduanya masih dalam satu pengelolaan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Pihak Saphir menuding gapura ini&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tidak memiliki surat izin mendirikan bangunan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mereka menginginkan agar gapura ini dapat dibongkar. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Permasalahan pun sampai ke pihak Camat Gondokusuman. Camat kemudian turun langsung menanganinya. Ia menganjurkan kepada warga Sapen agar gapura sebaiknya dibongkar.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Alasan yang dipakai adalah masalah estestika, yakni dirasa tidak indah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Warga, kata Budi, banyak yang tidak setuju atas rencana pembongkaran ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Meski sosialisasi banyak dilakukan oleh pihak pengelola, tapi arogansi menggulirkan rasa ketidakpuasan masyarakat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Bangunan Sekolah Polisi Negara&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;BANGUNAN Sekolah Polisi Negara (SPN) &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;terletak di Selopamioro, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Jogjakarta&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Didirikan di atas lahan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;i&gt;sultan ground&lt;/i&gt; seluas tigapuluh hektar. Jalan menuju lokasi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;masih dalam tahap pengaspalan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tak mudah untuk dapat mencapai tempat ini dari pusat Jogjakarta.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Kompleks bangunan terdiri atas dua bagian.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kompleks bagian depan terdiri atas bangunan-bangunan yang berfungsi sebagai bangunan utama dan ruang kelas.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Di belakangnya, berjarak kurang lebih limaratus kilometer, ada kompleks asrama.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Di asrama inilah kelak para siswa tinggal.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Pemrakarsa bangunan ini adalah kepolisian daerah (Polda) Jogjakarta.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pembangunan SPN tak lepas dari permasalahan amdal. Pada saat pembangunan sekolah ini sudah mencapai 75 persen, pembahasan ka-andal baru dilakukan di Bapedalda.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hasilnya belum ada keputusan apakah disetujui atau disahkan menurut hukum,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;namun peresmian SPN sudah dilakukan oleh Kapolda DIY.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Acara tersebut dilaksanakan pada akhir Desember 2006 silam.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bersamaan dengan puncak acara rehabilitasi hutan dan lahan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Secara kontras, dari data yang didapat Walhi, area bangunan berada pada area dengan dominasi kawasan lindung. Suparlan kemudian menjelaskan, bahwa lindung di sini adalah dalam konteks tata ruang kabupaten.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Data ini dirujuk Walhi dari keterangan Bappeda Bantul.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Subiyantoro, Kasubag Konstruksi Bangunan Kepolisian Daerah DIJ, meminimalisir kekhawatiran terkait dengan kawasan lindung tersebut.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ia menjelaskan bahwa SPN bersifat ramah lingkungan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bangunan fisik hanya sekitar duapuluh persen dari keseluruhan area.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sisanya, dipergunakan untuk penghijauan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Alasan yang digunakan pemrakarsa atas pelanggaran prosedural amdal adalah masalah dana.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jika tidak segera dibangun, dana dari pusat akan hangus. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;“Nah, pertimbangan kita, SPN harus segera dibangun dengan catatan amdalnya sambil jalan,” tukas Subiyantoro. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Walhi mengasumsikan bahwa pemrakarsa membangun bukan berdasar pada analisis dampak lingkungan, tapi berdasar pada uang saja.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mereka meminta pihak Polda sebagai pemrakarsa untuk&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;membuat semacam klarifikasi ke publik mengenai penyalahan prosedural amdal ini ke media massa nasional.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Klarifikasi tersebut kemudian dimuat bulan Oktober 2006 di majalah &lt;i&gt;Manggala&lt;/i&gt; yang dimiliki oleh Polri.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Majalah ini dinilai pihak pemrakarsa telah memenuhi syarat sebagai media nasional karena mendapat izin dari Menteri Penerangan kala itu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Saat kami klarifikasikan ke Polda, ternyata saat itu disana memang hanya terdapat ka-andal.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dokumen andal, RKL, dan RPL masih dalam revisi konsultan amdal. Subiyantoro menjelaskan, bahwa jauh-jauh hari sebelum pembangunan, pihak Polda meminta bantuan jasa konsultan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Setelah proses amdal berjalan dan yang menangani adalah KPDL Bantul, di luar dugaan terjadi gempa bumi 27 Mei 2006.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Proses amdal SPN pun terpaksa berhenti karena peralatan pelaksanaan operasional amdal KPDL Bantul mengalami kerusakan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pihak KPDL Bantul lalu menyerahkan penanganan amdal SPN ke Bapedalda propinsi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Saat pelaksanaan pembangunan, masih ada revisi-revisi yang harus dilengkapi oleh konsultan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;“Kita menunggu undangan Bapedalda untuk sidang komisi yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;terakhir,” ucap Subiyantoro ketika kami tanyakan kapan tenggat waktu dokumen amdal itu bisa diselesaikan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Proyek bangunan ini tidak dikerjakan oleh satu kontraktor saja.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bangunan untuk ruang kelas dibangun oleh PT Karya Rencana Sejati,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sedangkan kontraktor bangunan asrama siswa adalah PT Prambanan Dwipaka.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Sistem pengairan yang tidak baik&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;rupanya sudah memberikan dampaknya pada&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;bangunan asrama walaupun hal ini hanya merugikan pihak pemrakarsa.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Paeno, warga setempat yang sedang berada di lokasi bangunan, memperlihatkan kepada kami retak-retak yang dialami bangunan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Paeno pun menceritakan bahwa bangunan-bangunan disekitar lereng sudah banyak yang rusak karena tergerus air.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Proyek itu ternyata tidak mengikutsertakan proyek talud dan pengairan. Hanya proyek bangunan. Padahal jenis tanah di situ termasuk tanah baru sehingga sifatnya rentan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Subiyantoro mengatakan, mengenai masalah kondisi bangunan tersebut bukan tanggungjawab Polda karena masih dalam masa pemeliharaan pemborong, yakni sampai sekitar bulan Juni 2007.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Masyarakat setempat pasrah saja menurut Paeno.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Toh katanya, masyarakat bisa kecipratan untung dengan menjadi buruh cucian, dan remaja di sana bisa masuk sekolah tersebut.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Namun ia khawatir pada arus modernisasi yang akan dibawa calon siswa, seperti persoalan narkoba misalnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Eko, warga yang rumahnya hanya beberapa meter dari SPN menceritakan bahwa rencana pembangunan sekolah ini pernah ditolak di desa lain, yakni di Minggir. Tapi Ia tidak menjelaskan lebih terperinci mengenai penolakan tersebut.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Pihak Polda membantah hal ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dari penuturan Subiyantoro didapat alasan bahwa mereka&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tidak jadi membangun di Desa Minggir karena opsi biaya beli dan biaya sewa yang cukup tinggi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Akhirnya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Polda menyurati pihak keraton untuk dapat menempati lahan &lt;i&gt;Sultan Ground&lt;/i&gt; di Selopamioro.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Balasan pun diterima dari pihak keraton untuk hak pakai tanah tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Paeno dan Eko, sama-sama tidak mengetahui bahwa kawasan tersebut adalah kawasan lindung tata ruang kabupaten.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan lagi mereka tidak mengetahui apakah bangunan di desa mereka tersebut malanggar prosedural amdal atau tidak.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Walaupun katanya, sosialisasi sudah banyak dilakukan oleh pihak Polda sebagai pemrakarsa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Jalan Raya Jalur Lintas Selatan (JJLS)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Walhi menilai dampak pembangunan JJLS akan banyak berpengaruh pada keberlangsungan ekologi lingkungan. Prinsip akuntabilitas dan transparansi pelaksanaan proyek harus secara obyektif.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ketakutan datangnya investor yang akan menguasai aset-aset sumber kehidupan di sepanjang jalur lintas selatan membayangi pembangunan ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Meningkatnya volume sampah dan pencemaran di sepanjang pesisir pantai juga menjadi ancaman keberlangsungan ekologi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Sanggahan dikeluarkan oleh Sudarmadji, ketu Bapedalda DIJ.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;JJLS dirasa bisa membuka isolasi-isolasi didaerah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Calo-calo tanah pun juga termasuk dalam materi amdal.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;JJLS ini direncanakan hanya memperlebar jalan yang telah ada.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Rencana membangun terowongan di gunung karst urung dilakukan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Masalah pegunungan karst inilah yang dikuatirkan banyak pihak, termasuk Bapedalda.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Proyek transportasi ini merupakan proyek yang dicanangkan oleh pemerintah pusat yang melewati daerah-daerah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Pada akhir tahun 2006 yang lalu, proyek ini sudah mulai dikerjakan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Rutenya adalah Legundi-Klampok dan Klampok-Tlogowarok.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Biaya pembangunan ini murni berasal dari APBN,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sedangkan kontraktor pelaksananya adalah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;PT Laju Baru.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Proyek Taman Nasional Gunung Merapi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Kasus lain adalah proyek Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM). Walau jelas dalam PP Nomor 27 Tahun 1999 tertera mengenai kegiatan yang mengubah bentang lingkungan wajib mempunyai amdal, proyek taman nasional ini sama sekali tidak ada amdalnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Perubahan fungsi dari hutan lindung menjadi taman nasional mempunyai ketentuan yang jelas dalam peraturan mengenai kehutanan, serta studi analisis yang matang. Kaitannya dengan amdal tidak dilakukan oleh pemrakarsa TNGM.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Keluarnya SK Menteri Kehutanan Nomor 134 Tahun 2004 mengenai TNGM, tidak pernah melibatkan pemerintah kabupaten Sleman dan masyarakat sekitar.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Kasus ini mencuat sampai ke Mahkamah Agung.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Walhi pernah membawa kasus TNGM ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Penggugatnya adalah warga sekitar lereng gunung Merapi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sayangnya, kasus tersebut berhenti di tengah jalan karena tidak diterima.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Inilah yang menjadi kebinggungan dari pihak penggugat.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Proses persidangan di PTUN sudah sampai dalam tahap kesaksian ahli, masyarakat dan akademisi, tapi jawaban yang diberikan oleh pihak pengadilan adalah tidak diterima.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Jika jawabannya ditolak, Walhi bisa menerima karena mungkin ada yang masih kurang.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;“Tetapi kalau jawabannya tidak diterima, kan seharusnya dia tidak melakukan prosedural sampai ke proses kesaksian ahli,” tukas Suparlan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Upaya banding pun diajukan Walhi ke Mahkamah Agung.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Zairin yang juga kuasa hukum dari pihak penggugat berpendapat, masalah TNGM memang tidak tepat jika di laporkan ke PTUN.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mungkin bisa melewati &lt;i&gt;Judificial Review&lt;/i&gt;.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Judificial review ini adalah hak uji materi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Untuk menilai apakah aturan yang digunakan untuk menetapkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;TNGM itu sah menurut hukum atau tidak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Pembangunan Plaza Book UGM&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Walaupun prosedur memperoleh UKL-UPL relatif mudah, tak semua pemrakarsa bisa menepati peraturan itu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Seperti &lt;i&gt;Plaza Book &lt;/i&gt;UGM yang terletak di Jalan Kaliurang, sampai bangunan ini berdiri pun belum punya UKL-UPL.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Tak hanya masalah UKL-UPL, Plaza Book UGM juga menuai masalah dengan batas minimal roi jalan, yaitu batas jarak minimal 10 meter antara bangunan dan jalan, yang ternyata kurang dari sepuluh meter.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jalan Kaliurang pun terpaksa diturunkan statusnya, agar Plaza Book UGM tidak harus dibongkar sebagian bangunannya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Imbasnya juga kembali lagi ke masalah sosial.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Para pedagang kaki lima di sekitar UGM yang berada di sisi-sisi Jalan Kaliurang pun protes dengan penurunan status Jalan Kaliurang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;karena mereka khawatir itu akan berimbas pada pendapatan mereka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Rencana Mega Proyek Area Parkir Bawah Tanah Alun-alun Utara Jogjakarta&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Yang cukup mencengangkan adalah rencana mega proyek pembangunan area parkir bawah tanah di Alun-alun Utara.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Proyek ini digagas oleh Pemerintah Kota Jogjakarta dan Pemerintah Propinsi DIJ.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tujuannya adalah untuk mencapai tujuan akhir pedestrianisasi Malioboro dan usaha membuka sejumlah kantong parkir baru.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Meskipun mendapat tentangan dari sejumlah kalangan, saat ini studi kelayakan masih terus dilakukan oleh PT Duta Anggada Realty Tbk, investor proyek itu. Pengeboran tanah di Alun-alun Utara dan sepanjang Jalan Malioboro juga sudah dilakukan untuk diteliti tanahnya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Mantan Kepala Bapedalda, RM. Tirun Marwito menolak keras rencana pembangunan parkir bawah tanah ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Seperti yang dikutip dari harian &lt;i&gt;Kedaulatan Rakyat&lt;/i&gt;, “Saya tetap konsisten, tidak sepaham dengan rencana pembangunan pusat parkir dan pertokoan bawah tanah Alun-alun Utara.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bukan karena apa-apa, tapi semata karena dari sisi budaya, filosofi, maupun lingkungan, pemanfaatan kawasan tersebut tidak tepat,” ungkapnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Kalaupun rencana itu tetap dijalankan, ia meminta kepada pihak pemrakarsa untuk membuka ruang dialog yang seluas-luasnya. Sebab, sesuai prosedur amdal, proses dialog dengan melibatkan banyak pihak itu adalah sebuah kemutlakan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kekhawatiran yang lain menurutnya adalah masalah fungsi Alun-alun Utara sebagai tempat peresapan air raksasa di kota Jogjakarta.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sumur-sumur warga juga bisa terkena imbasnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Menanggapi ini, Sudarmadji&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berujar, “Masalah ini kan baru hanya sekedar wacana saja.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Nah, masyarakat Jogja kan kritis dalam menanggapi isu-isu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kami juga memberi masukan kepada Sri Sultan mengenai ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jadi itu salah satu cara bermain cantik.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;Suparlan juga tidak setuju akan pembangunan ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Walhi sempat mengeluarkan statemen mengenai rencana pembangunan ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Keistimewaan Jogjakarta dikhawatirkan akan hilang jika parkir itu tetap dibuat di bawah alun-alun.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Eksistensi inilah yang harus dijaga.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jika kota ini diubah menjadi kota metropolitan, justru akan memperlemah posisi Sultan sebagai Gubernur DIJ.&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Wingdings; color: black;" lang="IN"&gt;q&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: black;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5152849839925182464-7811832275478064231?l=syahranni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syahranni.blogspot.com/feeds/7811832275478064231/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5152849839925182464&amp;postID=7811832275478064231' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/7811832275478064231'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/7811832275478064231'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syahranni.blogspot.com/2007/08/maju-tak-gentar-proyek-jalan-terus.html' title='MAJU TAK GENTAR, PROYEK JALAN TERUS (Amdal 4)'/><author><name>syahranny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00165064793382180466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/TPz1fPbQ-wI/AAAAAAAAADY/O5T1cZ6d-vQ/S220/72524_1440494264835_1607411690_30932271_7342771_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5152849839925182464.post-1737440623518141925</id><published>2007-08-03T16:51:00.000-07:00</published><updated>2008-12-10T01:49:44.685-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jurnalisme'/><title type='text'>Hikayat Gila</title><content type='html'>&lt;a style="color: rgb(102, 0, 0);" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/RrPAc8E9LrI/AAAAAAAAAA4/nZChpUaaT3g/s1600-h/a+orgil+1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/RrPAc8E9LrI/AAAAAAAAAA4/nZChpUaaT3g/s320/a+orgil+1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5094627206881947314" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;                                                                                      &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(102, 0, 0);font-size:78%;" &gt;Foto By; Aditya Awan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Lelaki itu, sejarak sepuluh meter dari nyaman tempatku duduk.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Merinai dibawah air hujan yang sesekali menyapu wajah keruhnya. Hanya termangu memeluk kaki dengan sinar mata sirat ukur harakat hari.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Nanar dan kosong.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Rambutnya panjang menjuntai sorai.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sebentar-sebentar ia coba benahi plastik yang halangi tubuhnya dari rintik nakal hujan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ritual mandi yang serba kebetulan untuk orang sepertinya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Bapak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Ya, dia bapakku.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Lelaki yang duapuluh tahun lalu menimang orok merah yang kini sedang memandanginya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sua yang sepi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hembus dingin AC kafe dan hela nafas menjadi padu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Gigir angan dan ingatan tergores ke masa riang.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ada bapak, ibu dan aku.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hhh....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Uban putih coba hiasi apek rambutnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ah, rupanya kau telah menua.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Limabelas tahun bukanlah rentang ulur waktu yang pendek.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tak mengamukkah lagi kau, Pak?&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Seperti ketika aku mengantarmu ke gerbang rumah sakit jiwa di ujung utara kota Magelang itu?&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Daun pohon asem bergoyang melihat tatapanmu saat gontai langkahku&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;meninggalkanmu pergi.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Dan kau sendiri disana.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Sesekali matanya beradu dengan si pejalan kaki yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menatapnya baur.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Seorang durhakakah aku, jika membiarkanmu seperti ini? Yang membiarkan bapaknya sendiri ditertawai karena mereka menyandangkan predikat gila di berat beban bahunya. Hhh...&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kembali ku hela nafas.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Apakah harus aku berteriak kepada mereka, yang merasa tidak gila, bahwa tidak ada kata gila di kamus psikologi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bapakku hanya terkena skizofrenia!, skizofrenia!, runtukku.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Hujan berhenti.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tetapi tidak duniamu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Lelaki tua yang darahnya mengalir di aortaku itu beranjak dari kenyamanan emper berteduh.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ekor mataku mengikuti gerakannya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Merasa bebaskah kau, Pak?&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ketika aku membiarkanmu berlari di hutan manusia dan jeruji rumah rumah sakit jiwa itu tak lagi kekang inginmu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ketika hari tergoda bahagia, dan kau pun tertawa.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ataukah kini engkau merasa kaya, Pak?&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dengan atap rumah seluas tadah langit dan lantai yang tak bermuara.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Langkah kaki membawaku mendekat ke tubuh ringkih itu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kuulurkan sekotak nasi timbel kesukaannya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Makanlah, Pak.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sebab hari depan tak akan lagi kuikuti jejak kemana kau akan membawa duniamu lagi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Magnet benua di ujung Eurasia telah menarikku untuk memusarinya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Untukku memanggul judul dibelakang namaku.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan kita akan dihubungkan oleh jarak. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Ah, begitu jauhnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Dan kau pun masih tertawa.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Masih, masih di riuh duniamu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;tulisan ini merupakan narasi untuk rubrik Fotografi majalah HIMMAH tahun 2007&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5152849839925182464-1737440623518141925?l=syahranni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syahranni.blogspot.com/feeds/1737440623518141925/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5152849839925182464&amp;postID=1737440623518141925' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/1737440623518141925'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/1737440623518141925'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syahranni.blogspot.com/2007/08/hikayat-gila.html' title='Hikayat Gila'/><author><name>syahranny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00165064793382180466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/TPz1fPbQ-wI/AAAAAAAAADY/O5T1cZ6d-vQ/S220/72524_1440494264835_1607411690_30932271_7342771_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/RrPAc8E9LrI/AAAAAAAAAA4/nZChpUaaT3g/s72-c/a+orgil+1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5152849839925182464.post-1948004690180317924</id><published>2007-06-08T01:34:00.001-07:00</published><updated>2007-08-03T17:05:33.907-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Harakat Hari'/><title type='text'>Bacalah, untuk aku.</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Kematian, seperti apa?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Aku ingat sekali, pernah suatu kali menulis di buku harianku, sebuah pinta jika aku meninggal nanti.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan semoga peristiwa mati itu bukan semacam tsunami, kiamat, atau bom atom, karena kenikmatan kematianku tidak akan terasa menyejukkan lagi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Aku tak ingin mayatku dibuang ataupun tanpa kafan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Aku ingin kematian yang benar-benar dihayati.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Kematian yang syahdu. Tanpa tangis. Hanya ada ketulusan, bahwa mereka bahagia telah mengenal aku.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tapi tak mudah untuk tidak egois bagi manusia.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pun aku.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kematian yang harus dilegawa-kan untuk kebahagiaan sang mati, terbantah rasa keegoisan karena kita merasa kehilangan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sekali lagi, karena kita merasa kehilangan, bukan si mati.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Aku ingin yang men-shalatiku lebih dari tiga shaf. Aku ingin diminta maafkan atas segala salah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Aku tak ingin nisan dimakamku ada tulisan. Makam yang tanpa atap dan tak permanen. Rumahku di alam baka yang sederhana.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hanya ada rumput jepang dan satu pohon kembang kamboja.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pinta yang sederhana, semoga tuhan kabulkan inginku ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan semoga aku mati dalam keadaan kaffah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Amien.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Keterpakuan pada nubuat mati.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Malam ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5152849839925182464-1948004690180317924?l=syahranni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syahranni.blogspot.com/feeds/1948004690180317924/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5152849839925182464&amp;postID=1948004690180317924' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/1948004690180317924'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/1948004690180317924'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syahranni.blogspot.com/2007/06/bacalah-untuk-aku.html' title='Bacalah, untuk aku.'/><author><name>syahranny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00165064793382180466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/TPz1fPbQ-wI/AAAAAAAAADY/O5T1cZ6d-vQ/S220/72524_1440494264835_1607411690_30932271_7342771_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5152849839925182464.post-4648539990671884190</id><published>2007-05-29T01:04:00.000-07:00</published><updated>2007-08-03T17:05:52.119-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Harakat Hari'/><title type='text'>Sebagai Manusia Penghayat</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Aku hidup tak lain dan tak bukan adalah sebagai penghayat.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mencoba menghayati sebagai subyek dan dihayati sebagai obyek.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Cobalah untuk menyukai keterasingan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sebab dengan merasa asing, keterhayatanmu akan segala sesuatu bisa menjadi hal yang sangat-sangat menarik.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan, cobalah untuk menarik dirimu kesisi lain.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ingat sekali lagi, apakah kamu pernah melakukannya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ah, aku sangsi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Apakah memang kamu berpura-pura dalam hidupmu, itu terlihat jelas dalam suatu ragu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Buat apa diri pura?&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Aku sendiri sudah capek coba kelabui subyek hatiku.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan kamu?&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Untuk saat ini, aku mohon, hentikanlah sandiwara itu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Aku tahu, fase itu belum terlampaui.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Banyak memang, pura-pura itu menjadi kawan pengiring.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tapi, dari sekarang, enyahkanlah ia.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ia bangsat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Aku menyukai teater.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Aku menikmati teater, dan beribu tanya mengelanyut bersama mata yang memandangi pelakon-pelakon yang sedang ber-pura.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bilamanakah mereka juga memandang kehidupan seperti naskah cetak miring yang ada dalam genggaman itu?&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sebuah salut untuk mereka.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan sedikit kasihan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Kembali sebagai manusia penghayat.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hanya satu hal yang cukup urgent menjadi manusia bergenre ini : Ia berani menjadi sebuah obyek.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bukan penghakim.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Sebuah kedalaman bisa diukur dari kedangkalan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Aku mengimaninya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Menjadi manusia penghayat cukup menyenangkan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Segala sesuatu yang terlihat nyata di ranah filosofis menjadi hal-hal yang datar untuk manusia jenis ini.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Tapi bukan berarti membunuh karakter, ego dan super ego kita. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Memandang kematian, kemarahan dan keberlaluan menjadi sebuah keberdataran, indah bukan?&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Inilah bukti kebenaran kata-kata Tuhan, keberimbangan adem-ayem dalam melihat segala sesuatu, janganlah terlalu sedih ataupun terlalu gembira.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Semua ada waktunya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ah, aku terkadang menjadi salah satu orang yang amat fatalis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Aku menghayati mereka, orang-orang yang memunculkan diri dihadapanku.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Aku begitu menikmati peristiwa bocornya ban-ku dan kunikmati raut muka si tukang tambal ban yang sudah kemerut kerut.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Aku menyukai kesepian sekaligus keramaian.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Begitu kunikmati orang-orang itu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kucuri dari mereka sebuah ilmu keterhayatan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan mereka tidak tahu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5152849839925182464-4648539990671884190?l=syahranni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syahranni.blogspot.com/feeds/4648539990671884190/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5152849839925182464&amp;postID=4648539990671884190' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/4648539990671884190'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/4648539990671884190'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syahranni.blogspot.com/2007/05/sebagai-manusia-penghayat.html' title='Sebagai Manusia Penghayat'/><author><name>syahranny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00165064793382180466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/TPz1fPbQ-wI/AAAAAAAAADY/O5T1cZ6d-vQ/S220/72524_1440494264835_1607411690_30932271_7342771_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5152849839925182464.post-6097686120964141310</id><published>2007-05-29T00:59:00.000-07:00</published><updated>2007-08-03T17:05:52.119-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Harakat Hari'/><title type='text'>Kenang-kemenang Benoa</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Bantul, 27 Mei 07&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Hari ini aku ikut mengenang satu tahun gempa di salah satu pedukuhan di kecamatan Sewon, Bantul.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Semalaman begadang maen poker membuat tubuhku di subuh hari itu terasa sedikit lemas.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Untunglah perut sudah kenyang terisi sate lontong.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Melihat penduduk sudah menuju Masjid untuk shalat subuh dan berdoa bersama, aku segera bersigegas mengambil air wudhu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Segar, tapi kantuk masih mengelanyut.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tiba di masjid, aku mengambil posisi paling belakang.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kata Muhammad, shaf terakhir bagi wanita lebih utama, kuiyakan saja.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Yenni, salah satu anak-anak di pedukuhan itu, datang bersama mamaknya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kulambaikan tangan agar ia menemaniku.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Matanya masih sembab.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ah, enaknya, aku tidak merasakan enaknya tidur malam ini sepertinya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mbak, yang lain mana? Ujarnya, menanyakan kawan-kawanku yang sebagian masih tidur.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Seusai shalat, kami berdoa bersama.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tidak terasa air mataku jatuh, mengenang setahun yang lalu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Maaf Tuhan, aku cengeng.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;27 Mei 06.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Takkan aku lupa hari itu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Saat aku harus terbangun karena goncangan di tempat tidurku yang tidak bisa ditolerir.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ku kira merapi sedang muntah lahar, ternyata ada gempa bumi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Saat aku sendirian kendarai motorku menuju kaliurang karena isu tsunami, aku tahu, kukira saat itulah tuhan akan jemput aku.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan aku ingat tangisku setahun kemarin.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Seperti makan buah simalakama, naik ke atas bertemu api merapi kebawah bertemu air tsunami, yang sialnya, tsunami hanya isu orang kurang kerjaan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tapi tak apa, tuhan sedang tegur aku.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kulihat orang-orang disekitarku, mereka yang rumahnya hancur saja tidak menangis.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tapi aku tahu, trauma mereka lebih dalam daripada yang kurasa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Pukul setengah enam acara dilanjutkan dengan detik-detik gempa pukul 05.57.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Setelah itu, bersama karang taruna, aku dan teman-temanku ikut membagikan bunga dan stiker kepada para pengendara kendaraan bermotor di jalan Parangtritis di dukuh itu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Aku dan Salsa, ada di barisan depan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ku bantu tangan kecil Salsa memberikan bunga pada para pengendara.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sesekali raut mukanya nampak kecewa karena beberapa pengendara tidak mau berhenti.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ah, Salsa kecil yang selalu tersenyum, besok mungkinkah kita bertemu lagi?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Insiden kecil sempat terjadi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ada salah satu motor yang menabrak motor didepannya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Agak kusesalkan juga sih.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Karena ini aksi damai, tapi harus ada kejadian seperti itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Setelah itu berakhir, aku bersama teman-temanku kemudian pergi ke Pantai Depok.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Foto-foto naik kapal.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ah, ABR-ku .. kalian kok kurang ajar sama saya... (NB: ABR means Anak Buah Ranny....!!!)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5152849839925182464-6097686120964141310?l=syahranni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syahranni.blogspot.com/feeds/6097686120964141310/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5152849839925182464&amp;postID=6097686120964141310' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/6097686120964141310'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/6097686120964141310'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syahranni.blogspot.com/2007/05/kenang-kemenang-benoa.html' title='Kenang-kemenang Benoa'/><author><name>syahranny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00165064793382180466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/TPz1fPbQ-wI/AAAAAAAAADY/O5T1cZ6d-vQ/S220/72524_1440494264835_1607411690_30932271_7342771_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5152849839925182464.post-426083815198696656</id><published>2007-05-29T00:50:00.000-07:00</published><updated>2007-08-03T17:05:52.120-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Harakat Hari'/><title type='text'>Selamat Datang, Sepi..</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Stasiun Tugu, 20 April 2007 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Yang tersisa hanyalah rasa sepi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pyufh.. , lantunan Because of You-nya Keith Martin mengalun dari ponselku.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kakakku.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Lima menit lagi aku nyampe stasiun, Ndut, ujarnya tak lupa ia menyapaku dengan panggilan kesayangannya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Iya Tet, aku tunggu di depan loket, tukasku.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Setelah memarkir motor, aku melangkah menuju bangunan stasiun. Bangunan yang terlihat dimataku seperti bangunan stasiun Kiara Condong. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Entah kenapa aku bisa terperosok seperti ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Menginginkan seseorang yang benar-benar ‘Unintended’.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Cara merindukan seseorang dengan langkah yang aneh dan tidak wajar.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bagaimana bisa wajar kalau hanya bertemu tiga kali, aku bisa berubah haluan dari wanita yang sangat angkuh menjadi wanita semi-agresif? Bagaimana bisa disebut wajar kalau aku menginginkannya hanya karena ia lelaki yang suka menulis sepertiku pula? Sepuluh menit berlalu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ah, dimana kakakku.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mataku nyalang mencari-cari sosok sedarahku itu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Aku sudah tidak kuat lagi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sandaran tubuhku di dinding merosot.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Posisiku kini berganti menjadi jongkok, dengan tangan menopang kening dan kepala menunduk.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Itulah saat aku merasa sepi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sepi karena jeda detik terasa sangat menganggu. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Aku ingin jatuh hati dengan cara yang normal, Mas, kuingat aku pernah berujar pada salah sahabat yang juga mengenal lelaki itu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tidak seperti ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kembali aku coba menghitung bilangan hela di senja itu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Terlihat sepasang perempuan dan lelaki telah asyik masyuk berdua. Ah, dunia, aku sedang jatuh ke bawah rupanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Siapa aku, tak kuasa atas diriku sendiri, kau bilang.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan kita tak mungkin menjadi satu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bangsat tampanku, ladang Golgota dan Padang Mahsyar memang tak senandung.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan ketika aku tak mengiyakan ketika kau tawarkan kelaminmu, aku tahu, aku tidak mencintaimu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Ndut.., terdengar sapaan di telingaku.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ah, kakakku.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kamu, kenapa? Yuk masuk yuk, mas Herry udah nunggu di lobby, tuturnya heran melihat keadaanku yang memang sedikit mengkhawatirkan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Aku pun kemudian mengekor dibelakangnya menuju tempat kekasihnya berada.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Aku melihat kereta-kereta itu beranjak menuju stasiun pemberhentian selanjutnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ingatan membuangku ke masa pertama kali aku mencicipi bisingnya kereta ekonomi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bersama dua sahabatku, Zimen dan Awan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sahabat yang dalam jangka waktu yang terpisah pernah ku bertengkar hebat dengan mereka.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ah, maafkan aku.. .&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jika kuingat lagi hangatnya sandaran dan pelukan persahabatan bersama mereka, aku pun hanya bisa merasa bersalah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kereta ekonomi yang menawarkan kebisingan yang bungkam.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pikiran pun melompat kembali ke lelaki itu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dia juga di kota yang sama dengan kakakku.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Terasa kosong.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hanya itu yang tersisa.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Aku sudah letih menunggunya setahun ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Karena ikut menjadi relawan gempa, aku menemukannya diserpihan orang-orang itu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Aku tidak menyalahkan keadaan. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Tuhan selalu memberikan apa yang aku mau, tapi tidak untuk kali ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Ingin rasanya aku masuk kegerbong kereta yang membawa kakakku pergi, untuk sekedar menemuinya di kota itu, dan memeluk bangsat tampanku.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ucapan kakakku kemudian seolah menyadarkan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ndut, kalo kamu pulang duluan ga papa, ini uangnya, ujarnya sambil mengangsurkan beberapa lembar uang ratusan ribu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Aku hanya mampu mengucapkan terimakasih dan mengingatkan agar Ia berhati-hati.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Gontai aku melangkah keluar.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Orang-orang yang duduk di kursi-kursi peron melihatku dengan cara yang aneh.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tak apa, ini saat yang tepat bagi mereka untuk melihat badut sepertiku berpolah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Kini, aku berhak atas hidupku.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tersebut ia sebagai luka.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Menganga.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bahwa kau bukan segalaku.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tapi aku tahu, bahwa kau lelaki pertama yang sangat kuingini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ciumlah mata-ku sekali sahaja, bangsat tampanku..&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sebelum aku benar-benar mati..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Dan Stasiun Tugu mengejekku dengan seringainya yang tampak menakutkan...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5152849839925182464-426083815198696656?l=syahranni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syahranni.blogspot.com/feeds/426083815198696656/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5152849839925182464&amp;postID=426083815198696656' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/426083815198696656'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/426083815198696656'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syahranni.blogspot.com/2007/05/selamat-datang-sepi.html' title='Selamat Datang, Sepi..'/><author><name>syahranny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00165064793382180466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/TPz1fPbQ-wI/AAAAAAAAADY/O5T1cZ6d-vQ/S220/72524_1440494264835_1607411690_30932271_7342771_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5152849839925182464.post-1436248761615005299</id><published>2007-05-21T21:06:00.000-07:00</published><updated>2007-08-06T03:26:59.322-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kalam Kata'/><title type='text'>semua berawal dari selangkangan atau buah larangan?</title><content type='html'>&lt;div style="color: rgb(102, 0, 0);" class="entry-content"&gt; &lt;div class="entry-body"&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Tiba teringat pada seorang kawan lama yang tergemarkan ritual ritme baru, mengelinjang. Hobi yang otentik kupikir. Tak terkira, perempuan kini berani menabu apa yang tabu, merongrong apa yang terbentuk di alam pikir mereka sendiri. Kenapa perempuan harus dari tulang rusuk, tidak dari tulang tengkorak atau tulang kering sahaja? Sebab perempuan tidak dibawah atau diatas keberimbangan lelaki. Ini terkait dengan pernyataan: perempuan belum sejajar dengan lelaki. Berbalik tanya, apanya? Ini masalah pola pikir dan habituari! Sekira ini cuma penandas dari tulisan sebelumnya. Kita sudah sejajar dengan lelaki. Sekali lagi, ini cuma masalah pola pikir. Kita sudah sejajar, hanya suara pejuang sok feminis-lah yang semakin menandaskan batas, bahwa lelaki adalah sebuah kiblat imajiner relationship antar gender. Sebab perempuan memposisikan dirinya sebagai yang tertindas dan yang terbelakang. Dan beberapa diantaranya tidak mau menjadi manusia pembelajar. Terandai perempuan mau berdikari.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Di lain otak kawan perempuanku, feminis abis, dengan kalimat yang mengebu kena kesejajaran, mematri menjadi budak nafsu lelaki. Tak satu kata dengan sangat, pada poligini (kukira kawan2 bisa bedakan dengan poligami), tapi sedekah tubuh jalan terus. Kasihan sekali. Pada inilah, aku lebih menyelami sebuah pembelajaran keberimbangan. Hal yang menarik kupikir.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Terbenak, perempuan selalu menistakan diri karena takut tak terbeli (euphisme dari: ga laku), dan kekerasan fisik. Suami maen pukul, hajar balik. (he..) Maaf kalo sedikit sarkas. Kekerasan fisik kukira cuma alibi, kalo tidak merupakan alasan yang merupakan pembenaran. Aku selalu bangga, bahwa belum pernah keluar dari mulutku ini, tandasan kalau aku seorang feminis atau destroyer dari budaya patriarki. Mungkin hal ini dilatarbelakangi oleh keadaan keluargaku yang bebas aktif ya. Bebas dalam mempelajari segala sesuatu dan aktif mempertanyakan kembali. (mas wiji thukul, maaf kata-katamu ke-tutur..).  kiranya aku harus mengucap terima kasih pada orangtuaku yang mengajariku melalui sikap, dan sedikit kata.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Hari gini kalau ngomongin feminisme dari wacana patrialkal, agak basi kukira. walo hal ini takkan pernah basi. Ada hal yang lebih menarik untuk dibahas. Mengenai menstrual taboo. Di semua agama abrahamic, isu ini cukup mencuat dan menarik untuk dibahas. Apalagi kalo dikaitkan dengan buah larangan. Dan selangkangan. Hmm... . Dari pertanyaan kecil semacam kenapa perempuan dalam islam tidak boleh menjadi khatib, ke pertanyaan tentang penistaan agama yahudi terhadap perempuan yang dianggap makhluk kotor karena darah ini, dan agama katholik dan protestan terkait isu ini.&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; Di antara kutukan perempuan yang paling monumental ialah menstruasi. Teologi menstruasi ini kemudian menyatu dengan berbagai mitos yang berkembang dari mulut ke mulut (oral tradition) ke berbagai belahan bumi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Teologi mengenai menstruasi dianggap berkaitan dengan pandangan kosmopolitan terhadap tubuh wanita yang sedang menstruasi. Perilaku perempuan di alam mikrokosmos diyakini mempunyai hubungan kausalitas dengan alam makrokosmos. Peristiwa-peristiwa alam seperti bencana alam, kemarau panjang dan berkembangnya hama penyebab gagalnya panen petani dihubungkan dengan adanya yang salah dalam diri perempuan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Darah menstruasi dianggap darah tabu (menstrual taboo) dan perempuan yang sedang menstruasi menurut kepercayaan agama Yahudi harus hidup dalam gubuk khusus, suatu gubuk yang dirancang untuk tempat hunian para perempuan menstruasi atau mengasingkan diri di dalam goa-goa, tidak boleh bercampur dengan keluarganya, tidak boleh berhubungan seks, dan tidak boleh menyentuh jenis masakan tertentu. Yang lebih penting ialah tatapan mata dari mata wanita sedang menstruasi yang biasa disebut dengan "mata iblis" harus diwaspadai, karena diyakini bisa menimbulkan berbagai bencana. Perempuan harus mengenakan identitas diri sebagai isyarat tanda manakala sedang menstruasi, supaya tidak terjadi pelanggaran terhadap menstrual taboo.&lt;a name="r143"&gt;&lt;/a&gt; Dari sinilah asal-usul penggunaan kosmetik&lt;a name="r144"&gt;&lt;/a&gt; yang semula hanya diperuntukkan kepada perempuan sedang menstruasi. Barang-barang perhiasan seperti cincin, gelang, kalung, giwang, anting-anting, sandal, selop, lipstik, shadow, celak, termasuk cadar ternyata adalah menstrual creations.&lt;a name="r145"&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Upaya lain dalam mengamankan tatapan "mata iblis" ialah dengan menggunakan cadar yang dapat menghalangi tatapan mata tersebut. Kalangan antropolog berpendapat menstrual taboo inilah yang menjadi asal-usul penggunaan kerudung atau cadar. Cadar atau semacamnya bukan berawal dan diperkenalkan oleh Agama Islam dengan mengutip "ayat-ayat jilbab"&lt;a name="r146"&gt;&lt;/a&gt;dan hadits-hadits tentang aurat. Jauh sebelumnya sudah ada konsep kerudung/cadar yang diperkenalkan dalam Kitab Taurat&lt;a name="r147"&gt;&lt;/a&gt; dan Kitab Injil.&lt;a name="r148"&gt;&lt;/a&gt; Bahkan menurut Epstein, ketentuan penggunaan cadar sudah dikenal dalam Hukum Kekeluargaan Asyiria (Assyrian Code). Ada referensi lain? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pernah mendengar penelitian di amerika mengenai kehidupan feminis di negara paling tidak demokratis itu? Para feminis mengalami beberapa tekanan kejiwaan dan mereka tidak puas dengan kehidupan yang mereka perjuangkan itu, setelah mereka mendapatkannya. Come on, idealis boleh, tapi jangan di ucap sahaja. Setengah realis ga masalah kok. Bukan berarti kita tidak prinsipil. Tapi bukan berarti kita menjadi tumpul. Perempuan, mari kita berdikari.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Pukul 03.00, di ruang huruf. Damn coffemix yang kutenggak di angkringan code, bikin mata selayak malas tersua. Insomnia murahan. Dan atas ketidakbisaan ku tidur lagi setelah sujud, jadi, ku kan hanya menikmati 2,5 jam untuk ritme tidur. Hobi ganggu orang dengan miscol pun muncul. Hehehe...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 102);"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);" lang="IN"&gt;Sekali lagi, Perempuan, mari kita berdikari.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5152849839925182464-1436248761615005299?l=syahranni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syahranni.blogspot.com/feeds/1436248761615005299/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5152849839925182464&amp;postID=1436248761615005299' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/1436248761615005299'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/1436248761615005299'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syahranni.blogspot.com/2007/05/semua-berawal-dari-selangkangan-atau.html' title='semua berawal dari selangkangan atau buah larangan?'/><author><name>syahranny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00165064793382180466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/TPz1fPbQ-wI/AAAAAAAAADY/O5T1cZ6d-vQ/S220/72524_1440494264835_1607411690_30932271_7342771_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5152849839925182464.post-1264411862388508906</id><published>2007-05-21T21:04:00.000-07:00</published><updated>2007-08-03T17:05:52.120-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Harakat Hari'/><title type='text'>dilingkupi ruang dan batasan</title><content type='html'>&lt;div class="entry-content"&gt; &lt;div class="entry-body"&gt; &lt;p&gt;Memang pada dasarnya manusia hanya berkeinginan mencari kebenaran, berkaitan dengan keberadaannya di bumi.  Tetapi seringkali ini disalah-artikan menjadi mencari pembenaran.  Tidak jauh-jauh, pun saya.  Tak jarang alasan-alasan yang keluar dari mulut saya hanya untuk sebuah  pembenaran dari sikap dan keputusan yang saya ambil.  Bukan alasan itu sendiri. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mengapa ada kecenderungan manusia untuk melihat kekurangan orang lain dibandingkan dengan kekurangan diri sendiri?  Simpel saja, sebab si diri merasa telah melakukan pembenaran atas semua hal yang telah dia tempuh.  Jarang ada manusia yang melakukan hal yang dia anggap tidak dapat dibenarkan.  Saya bilang jarang, bukan berarti saya sendiri tidak melakukannya.  Saya melakukan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nah, yang menjadikan hal ini begitu rumit adalah ketika kita bertemu dengan kata pembatas dan batasan.  Ya kalo di teknik industri ya pemrograman linier... ,  batas antara pembenaran dan kebenaran itu terletak dimana terkadang kita tidak dapat mendeskripsikan hal itu dengan sebuah ilmu pasti.  Terlebih lagi jika hal ini dikaitkan dengan pluralitas kita sebagai individu dalam berpikir.  Hukum tuhan, mungkin dapat sedikit berbicara.  Tapi kenapa saya menulis “sedikit” ya?  Dan juga kenapa saya tulis “tuhan”, bukannya “Tuhan” ?  Sebab tuhan tidak butuh huruf kapital.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Inti dari prolog yang berlebih tadi ialah: manusia selalu memenuhi benaknya untuk melakukan pembenaran atas segala hal yang telah dia lakukan.  Seberapa salah pun itu.  Sebab itu memang kodrat manusia.  Dari sini terlihat sepersepuluh ke-fatalisan saya ya?  Itu menurut pendapat saya.  Boleh lah tidak setuju.  &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Epilognya:&lt;br /&gt;        Pramoedya Ananta Toer dalam Khotbah dari Jalan Hidup mengatakan, "Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian." &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jadi,seberapa ga berkualitas tulisan kamu,  seberapa kacau pikiran kamu sewaktu menulis, tulislah.  Sebab itu dapat mengambarkan diri kamu.  Siapa tau kamu dapat menilai diri kamu dari tulisan kamu sendiri tanpa harus melihatnya dari cermin mata orang lain. Istilahnya tulisan yang reflektif lah, kalo saya bilang.  Kalau saya menulis sih, karena kalau saya ngomong : kasihan yang ngedengerin, sakit kupingnya, hehehe…&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5152849839925182464-1264411862388508906?l=syahranni.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syahranni.blogspot.com/feeds/1264411862388508906/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5152849839925182464&amp;postID=1264411862388508906' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/1264411862388508906'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5152849839925182464/posts/default/1264411862388508906'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syahranni.blogspot.com/2007/05/dilingkupi-ruang-dan-batasan.html' title='dilingkupi ruang dan batasan'/><author><name>syahranny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00165064793382180466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_WLnWpFij2Uo/TPz1fPbQ-wI/AAAAAAAAADY/O5T1cZ6d-vQ/S220/72524_1440494264835_1607411690_30932271_7342771_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
